Avesiar – Jakarta
Komunitas Muslim di Amerika melihat prospek jangka panjang dan masa depan yang cerah bagi para calon Muslim.
DIkutip dari The New Arab, Sabtu (12/11/2022), meskipun pemilu paruh waktu tahun ini tidak menghasilkan banyak kemenangan bagi umat Islam seperti yang dilakukan oleh dua pemilu sebelumnya, apa yang ditunjukkannya adalah kemenangan gemilang petahana di tingkat nasional serta keuntungan kecil namun stabil di tingkat negara bagian dan lokal.
“Apa yang saya pikir kita lihat adalah banyak orang mencalonkan diri untuk jabatan di tingkat bawah,” kata direktur eksekutif di Emgage-Action Mohamed Gula, sebuah kelompok advokasi Muslim, kepada The New Arab.
Dinyatakan Mohamed Gula, bahwa mereka melihat semakin banyak dari komunitas Muslim yang menang di tingkat negara bagian.
Pada tahun ini ada sekitar 150 kandidat Muslim dalam pemungutan suara pemilihan umum. Menurut Jetpac, sebuah kelompok yang melatih Muslim untuk mencalonkan diri dalam jabatan publik, jumlah tersebut adalah yang terbesar hingga saat ini. Dari angka itu, jumlah pemenang sekitar 90, memecahkan rekor sebelumnya sekitar 70 kemenangan pemilu, yang dicapai pada tahun 2020.
“Saya pikir kita melihat kedewasaan politik yang nyata di komunitas Muslim Amerika. Kami telah beralih dari tempat ketakutan atau marginalisasi ke keterlibatan aktif dalam kampanye politik, berharap suara kami akan diwakili oleh kantor-kantor yang kami ajukan secara sukarela untuk mengatakan: Anda tahu apa? Saya sendiri yang akan mencalonkan diri,” kata Robert McCaw, direktur urusan pemerintah di CAIR, yang merupakan bagian dari acara langsung.
Dia mengharapkan bahwa dalam 10 tahun orang akan berbicara tentang lebih banyak Muslim yang memegang jabatan publik, termasuk lebih banyak di tingkat nasional, karena banyak pejabat lokal dan negara bagian saat ini naik pangkat.
“Saya pikir orang-orang pada tahun 2018 dan 2019, kita melihat kisah sukses nasional yang luar biasa ini dalam ras anggota Kongres Ilhan Omar dan ras Rashida Tlaib, dan saya pikir untuk orang-orang yang tidak lokal di daerah mereka, sepertinya mereka muncul entah dari mana,” kata Missouri. (ard)













Discussion about this post