Avesiar – Jakarta
Listrik padam secara besar-besaran melanda Spanyol dan Portugal yang membuat jutaan warganya mengalami keadaan gelap gulita, dikutip daru The Guardian, Senin (28/4/2025).
Padamnya listrik pada Senin pagi tersebut melumpuhkan lalu lintas kereta api, jaringan metro, saluran telepon, lampu lalu lintas, dan mesin ATM. Belum jelas apa yang menyebabkan pemadaman listrik atau berapa banyak orang yang terdampak.
Pertemuan krisis di operator listrik nasional, Red Eléctrica, digelar pemerintah Spanyol yang dihadiri perdana menteri Pedro Sánchez dan menteri dalam negeri, keuangan, lingkungan hidup, dan transportasi.
Kemudian pertemuan kabinet darurat kedua dilakukan Sánchez di kantor pusat pemerintah di Moncloa di Madrid ketika listrik mulai berangsur pulih pada tengah hari, kata kantornya dalam pesan Telegram.
Red Eléctrica menggambarkan insiden itu sebagai “luar biasa dan benar-benar luar biasa”. Dikatakan bahwa mereka telah memulihkan listrik di beberapa bagian di utara dan selatan negara itu, tetapi butuh waktu antara enam hingga 10 jam untuk memulihkan pasokan listrik sepenuhnya.
Merespons kejadian itu, dilaporkan media Spanyol bahwa lembaga keamanan siber nasional sedang menyelidiki kemungkinan serangan siber. Dewan keamanan nasional negara itu juga bersidang pada Senin sore untuk membahas pemadaman listrik.
Sedangkan di Brussels, wakil presiden Komisi Eropa dan mantan menteri ekologi Spanyol, Teresa Ribera, menghimbau masyarakat untuk bersabar sambil menunggu listrik kembali menyala. Ia mengatakan belum ada bukti bahwa pemadaman listrik itu disengaja.
Operator kereta api Spanyol Adif mengatakan pemadaman listrik menghentikan kereta api di seluruh negeri, dengan layanan baru akan dimulai kembali setidaknya pukul 6 sore. Operator bandara Aena mengatakan “beberapa insiden” telah terjadi di bandara Spanyol. Jaringan telepon seluler terputus dan akses internet terputus.
Di Portugal, pemadaman listrik melanda ibu kota, Lisbon, dan daerah sekitarnya, serta wilayah utara dan selatan negara tersebut. Pemerintah mengatakan insiden tersebut tampaknya berasal dari masalah di luar negeri.
Di Madrid dan kota-kota lain, lampu lalu lintas berhenti berfungsi, menyebabkan kemacetan karena kendaraan melambat untuk menghindari tabrakan, sementara metro juga dihentikan. Otoritas jalan raya nasional Spanyol, DGT, menghimbau pengendara untuk sebisa mungkin menghindari penggunaan jalan raya. (ard)












Discussion about this post