• Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT!
    • Kanal Kamu Kuat
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home World Economy

Remitansi Mesir Mencapai Rekor 33,9 Miliar Dolar Saat Perang Timur Tengah Berlangsung

by Ave Rosa
14 Oktober 2026 | 23:57 WIB
in Economy
Reading Time: 2 mins read
A A
Remitansi Mesir Mencapai Rekor 33,9 Miliar Dolar Saat Perang Timur Tengah Berlangsung

Ilustrasi. Foto: Pexels

Avesiar – Jakarta

Bank Sentral Mesir menyatakan remitansi atau pengiriman uang dari warga Mesir yang bekerja di luar negeri mencapai rekor sebesar 33,9 miliar dolar dalam delapan bulan pertama tahun 2026.

Dilansir The New Arab, Rabu (14/10/2026), angka tersebut 27,2 persen lebih tinggi dibandingkan 26,6 miliar dolar yang tercatat pada periode yang sama tahun lalu, yang berarti terjadi peningkatan sekitar 7,3 miliar dolar.

Pernyataan itu dibuktikan antara bulan Januari dan Agustus total nilai remitansi telah melampaui angka 29,6 miliar dolar yang diterima sepanjang tahun 2024 dan mendekati angka 41,5 miliar dolar yang tercatat sepanjang tahun 2025.

Nilai remitansi pada bulan Agustus saja mencapai sekitar 4,2 miliar dolar, naik 21,7 persen dari 3,5 miliar dolar pada bulan yang sama tahun lalu.

Namun, angka bulanan tersebut sekitar 300 juta dolar lebih rendah dibandingkan bulan Juli, saat arus masuk dana mencapai sekitar 4,5 miliar dolar.

Angka-angka terbaru ini melanjutkan pemulihan tajam dalam jumlah uang yang dikirimkan kembali ke tanah air oleh warga Mesir yang berada di luar negeri.

Selama delapan bulan pertama tahun 2025, remitansi meningkat sebesar 47,2 persen secara tahunan (year-on-year), dari 18,1 miliar dolar menjadi 26,6 miliar dolar.

Bacaan Terkait :

No Content Available
Load More

Peningkatan ini terjadi setelah periode di mana kelangkaan mata uang asing di Mesir serta kesenjangan besar antara nilai tukar resmi dan nilai tukar pasar paralel telah mendorong sebagian warga Mesir di luar negeri untuk menjauhi saluran perbankan formal.

Mesir beralih ke sistem nilai tukar yang lebih fleksibel pada Maret 2024, yang memungkinkan nilai mata uang pound ditentukan lebih banyak oleh mekanisme pasar.

Remitansi tersebut menurut Dana Moneter Internasional (IMF), meningkat sebesar 62 persen secara tahunan pada kuartal kedua tahun 2024 dan 85 persen pada kuartal ketiga, setelah nilai tukar di pasar resmi dan pasar paralel menyatu.

Perubahan kebijakan mata uang ini merupakan bagian dari program IMF yang lebih luas senilai 8 miliar dolar yang disepakati pada tahun 2024.

Untuk keseluruhan tahun 2025, remitansi mencapai 41,5 miliar dolar, naik 40,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Nilai totalnya mencapai 36,5 miliar dolar selama tahun fiskal 2024-2025, menurut data neraca pembayaran Bank Sentral.

Surplus remitansi tercatat sebesar 36,3 miliar dolar pada tahun fiskal tersebut, sementara defisit transaksi berjalan Mesir turun menjadi 15,4 miliar dolar.

Remitansi merupakan sumber utama devisa bagi Mesir, di samping ekspor, pariwisata, pendapatan Terusan Suez, dan investasi.

Bank Sentral tidak memberikan perincian mengenai negara asal pengiriman dana terbaru tersebut ataupun saluran yang digunakan untuk mengirimkannya. (ard)

Tags: Rekor Remitansi MesirRemitansi MesirRemitansi Saat Perang Timur Tengah
ShareTweetSendShare
Previous Post

Tekan Biaya Internet, Kemkomdigi Kaji Perluasan Jaringan Internet Tetap atau Fixed Broadband

Mungkin Anda Juga Suka :

Pasokan Minyak Global Semakin Parah, Kecuali Selat Hormuz Dibuka Kembali Sepenuhnya

Pasokan Minyak Global Semakin Parah, Kecuali Selat Hormuz Dibuka Kembali Sepenuhnya

12 Oktober 2026

...

Laporan Kongres Sebut Kerugian Militer Besar dari AS Atas Perang yang Dipaksakan Terhadap Iran

Laporan Kongres Sebut Kerugian Militer Besar dari AS Atas Perang yang Dipaksakan Terhadap Iran

7 Oktober 2026

...

Gelombang Panas Menggila, Tunisia Padamkan Listrik Bergilir untuk Hindari Pemadaman Total

Gelombang Panas Menggila, Tunisia Padamkan Listrik Bergilir untuk Hindari Pemadaman Total

19 Juli 2026

...

Warga AS Menanggung Biaya Bahan Bakar Tambahan Lebih dari  40 Miliar Dolar Setelah Sejak Ikut Israel Perang Menyerang Iran

Warga AS Menanggung Biaya Bahan Bakar Tambahan Lebih dari  40 Miliar Dolar Setelah Sejak Ikut Israel Perang Menyerang Iran

19 Mei 2026

...

Trump Mengakui Tidak Peduli dengan Ekonomi Rakyatnya, Yang Penting Iran Tidak Punya Nuklir

Trump Mengakui Tidak Peduli dengan Ekonomi Rakyatnya, Yang Penting Iran Tidak Punya Nuklir

13 Mei 2026

...

Load More

Discussion about this post

TERKINI

Remitansi Mesir Mencapai Rekor 33,9 Miliar Dolar Saat Perang Timur Tengah Berlangsung

14 Oktober 2026

Tekan Biaya Internet, Kemkomdigi Kaji Perluasan Jaringan Internet Tetap atau Fixed Broadband

14 Oktober 2026

Pesan yang Disampaikan Habib Umar bin Hafidz Saat Silaturahmi ke Kantor PBNU

13 Oktober 2026

Timur Tengah Memanas, Kemenhaj Pastikan jemaah Aman dan Instruksikan Travel Umrah Pantau Kondisi Jemaahnya

13 Oktober 2026

Pasokan Minyak Global Semakin Parah, Kecuali Selat Hormuz Dibuka Kembali Sepenuhnya

12 Oktober 2026

Camilan yang Membuat Gigi Anda dan Anak-anak Berlubang serta Cara Menyiasati dalam Menikmatinya

11 Oktober 2026

Pemilu Palestina di November 2026 Diundur ke September 2027

10 Oktober 2026

Ingin Agar Selaras Pemahaman dan Arahan, Prabowo Beri Taklimat ke 800 Perwira Tinggi TNI-Polri

10 Oktober 2026

Isi Surat Pujian Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei Kepada Kepolisian Atas Penjagaan Keamanan Iran

9 Oktober 2026

Platform Mulai Berbenah, Komdigi Juga Fokus Lindungi Anak dari Risiko AI

9 Oktober 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© 2017 Avesiar.com - All Rights Reserved

  • Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT!
    • Kanal Kamu Kuat
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video