• Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Nasional & Opini

KPAI Minta Jangan Beri Ruang Saipul Jamil yang Mantan Terpidana Pencabulan Anak

by Avesiar
6 September 2021 | 17:12 WIB
in Nasional & Opini
Reading Time: 2 mins read
A A
KPAI Minta Jangan Beri Ruang Saipul Jamil yang Mantan Terpidana Pencabulan Anak

Mantan terpidana kasus pencabulan pada anak, Saipul Jamil yang disambut saat keluar dari penjara. (Istimewa) via jawapos.com

Avesiar – Jakarta

Saipul Jamil yang mantan terpidana kasus pelecehan seksual pada anak atau pedofilia tengah disorot. Hal ini setelah banyak kecaman dari warga net mengeluhkan Saiful Jamil dianggap seperti pahlawan yang telah bebas dari penjara.

Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Retno Listiyarti menyoroti adanya televisi swasta yang mewawancarai Saipul Jamil pasca bebas dari penjara. Seharusnya televisi tidak memberikan ruang terhadap pedangdut tersebut.

“Makanya saya mengimbau dunia hiburan dan pertelevisian, pemberitaan untuk tidak memberikan ruang. Jadi harusnya diboikot, kalau medianya tidak memboikot maka akan tetap ada orang yang menyaksikan,” ujar Retno kepada wartawan, Senin (6/9), seperti dikutip dari jawapos.com.

Retno mengatakan, media harusnya memberikan ruang perlindungan kepada anak-anak Indonesia. Sehingga tidak seharusnya mantan terpidana kasus pencabulan terhadap anak diberikan ruang.

“Media harusnya juga memberikan perspektif perlindungan anak. Tidak memberi ruang kepada pelaku pencabulan anak,” tegasnya.

Namun demikian, jika Saipul Jamil masih muncul di televisi dan juga YouTube. Retno mengimbau kepada masyarakat untuk tidak menonton tayangan yang menampilkan wajah Saipul Jamil.

“Kita enggak usah nonton, ketika dia misalnya muncul di televisi, YouTube langsung kita ganti. Dengan demikian dia enggak laku di dunia hiburan, enggak laku tampil di YouTube,” ungkapnya.

Bacaan Terkait :

No Content Available
Load More

Retno menegaskan, masyarakat yang memberikan tempat kepada Saipul Jamil maka sama saja sudah mentoleransi kasus pencabulan. Masyarakat harus melindungi anak-anak Indonesia dari pengaruh buruk mantan terpidana pedhofilia.

“Masyarakat yang tetap menonton telah memberikan ruang pada Saipul Jamil, itu sama saja dengan mentoleransi pencabulan terhadap anak. Mari menjadi penonton yang cerdas dan peduli terhadap perlindungan anak,” tuturnya.

Diketahui, sejak dinyatakan bebas pada Kamis (2/9), Saipul Jamil menjadi sorotan. Bukan hanya karena penyambutan luar biasa dan gaya parlentenya naik mobil porsche, tapi karena banyaknya tawaran pekerjaan untuk pedangdut berusia 41 tahun itu kembali ke layar kaca.

Bahkan muncul petisi berisi ajakan untuk memboikot Saipul Jamil dari televisi kini sudah hampir mencapai 300 ribu tandatangan. Petisi yang ditujukan kepada Komisi Penyiaran Indonesia (KPI). (ros)

Tags: komisi perlindungan anak IndonesiaKPAIKPSI minta jangan beri ruang pada saipul jamilsaipul jamilsaipul jamil mantan terpidana kasus pencabulan anak
ShareTweetSendShare
Previous Post

Vaksinasi Khusus Pelajar Depok, Lokasi, dan Waktunya

Next Post

Lepas dari Zona Merah COVID-19, Wagub DKI Optimis Jakarta Bangkit

Mungkin Anda Juga Suka :

Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas Jombang Resmi Jadi Tempat Muktamar ke-35 NU, Siap Tampung Ribuan Peserta

Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas Jombang Resmi Jadi Tempat Muktamar ke-35 NU, Siap Tampung Ribuan Peserta

8 Juli 2026

...

Pemerintah Tetapkan LGBTQ sebagai Ancaman Negara Setara dengan Terorisme, Perpres Nomor 111 Tahun 2025 Disahkan

Pemerintah Tetapkan LGBTQ sebagai Ancaman Negara Setara dengan Terorisme, Perpres Nomor 111 Tahun 2025 Disahkan

6 Juli 2026

...

Warga Nahdliyin Diminta Gelar Munajat dan Riyadhoh Jelang Muktamar Ke-35 NU

Warga Nahdliyin Diminta Gelar Munajat dan Riyadhoh Jelang Muktamar Ke-35 NU

4 Juli 2026

...

Perilaku LGBT Tidak Normal dan Ilegal, Ketum MUI Merespons Menteri HAM Pigai

Perilaku LGBT Tidak Normal dan Ilegal, Ketum MUI Merespons Menteri HAM Pigai

2 Juli 2026

...

Para Jemaah Haji Asal Aceh yang Terlilit Utang Akibat Banjir Menerima Bantuan Saat Kepulangan

Para Jemaah Haji Asal Aceh yang Terlilit Utang Akibat Banjir Menerima Bantuan Saat Kepulangan

1 Juli 2026

...

Load More
Next Post
Lepas dari Zona Merah COVID-19, Wagub DKI Optimis Jakarta Bangkit

Lepas dari Zona Merah COVID-19, Wagub DKI Optimis Jakarta Bangkit

Kontingen Paralimpiade Indonesia akan Disambut Presiden Jokowi

Kontingen Paralimpiade Indonesia akan Disambut Presiden Jokowi

Discussion about this post

TERKINI

Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas Jombang Resmi Jadi Tempat Muktamar ke-35 NU, Siap Tampung Ribuan Peserta

8 Juli 2026

AS Berencana Menjual F-35 ke Turki, Israel Ketar-ketir

7 Juli 2026

Pemerintah Tetapkan LGBTQ sebagai Ancaman Negara Setara dengan Terorisme, Perpres Nomor 111 Tahun 2025 Disahkan

6 Juli 2026

Pemakaman Pemimpin Iran Ali Khamenei Dihadiri Jutaan Orang dan Teriakan “Matilah Amerika dan Israel”

5 Juli 2026

Daftar Kebiasaan Kecil yang Membantu Jalani Hidup Lebih Bahagia dan Sehat, Nomor 8 Cukup Menantang

4 Juli 2026

Warga Nahdliyin Diminta Gelar Munajat dan Riyadhoh Jelang Muktamar Ke-35 NU

4 Juli 2026

Aplikasikan 11 Tips Keuangan di Masa yang Tidak Menentu

3 Juli 2026

Perilaku LGBT Tidak Normal dan Ilegal, Ketum MUI Merespons Menteri HAM Pigai

2 Juli 2026

Kembali Rampas Tanah Palestina, Pemukim Israel Ilegal Bangun Pos Pemukiman Ilegal di Khan al-Ahmar

2 Juli 2026

Tiga Tanda Kucing Sedang Mengalami Tekanan Emosional yang Parah, Menurut Para Ahli

1 Juli 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© 2017 Avesiar.com - All Rights Reserved

  • Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video