Avesiar – Jakarta
Habib Munzyr bin Fuad al-Musawa atau lebih dikenal sebagai Habib Munzyr, pada masa hidupnya adalah magnet yang secara rutin mampu menarik ribuan sampai puluhan ribu jemaah dalam setiap pengajiannya. Melalui Majelis Rasulullah yang didirikannya, Habib Munzyr mengajarkan berbagai keutamaan akhlak Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam.
Pilihan hidup Habib Munzyr untuk menjadi seorang pendakwah tidak ditempuh dengan mudah, meskipun ia merupakan sosok keturunan Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam saw. Ada banyak jalan terjal yang membuatnya tidak mudah untuk menggapai cita-citanya, mulai dari sakit yang diidap sejak kecil, hingga terhalang restu orang tuanya.
Keberhasilan Habib Munzyr dalam menggapai cita-citanya tidak lain karena kerja kerasnya dalam berupaya mewujudkan apa yang ia inginkan itu. Hal demikian terekam dalam video dokumenter yang mengulas perjalanan hidup dan dakwah Habib Munzyr yang akan tayang di kanal Youtube NU Online besok, Senin (16/5/2022) pukul 11.00 Wib.
“Insyaa Allah, video Program Ziarah Habib Munzyr: Perjuangan dan Cinta akan tayangan perdana di kanal Youtube NU Online, Senin 16 Mei 2022, pukul 11.00 WIB,” ujar supervising produser Muhammad Yunus, dilansir nu.or.id, Ahad (15/5/2022).
Video liputan hasil kerja sama antara NU Online-Niknesia menghadirkan kesaksian dari orang-orang terdekat Habib Munzyr, baik dari keluarga, kerabat, hingga jemaahnya. Dari pihak keluarga, ada Habib Nabiel Al Musawa yang banyak berkisah mengenai masa kecil dan menjelang kewafatan adiknya itu. Ya, Habib Nabiel merupakan kakak tertua dari lima bersaudara pasangan Fuad bin Abdurrahman al-Musawa dan Rahmah binti Hasyim al-Musawa.
Sementara dari pihak rekan, ada Habib Jindan bin Novel. Pimpinan Yayasan Al Fachriyah, Kota Tangerang, Banten, berkisah mengenai masa-masa mereka belajar bersama di Darul Musthofa, Tarim, Hadramaut, Yaman, asuhan Habib Umar bin Hafidz. Tentu, ia juga bercerita mengenai kesaksian gurunya, Habib Umar, atas santrinya tersebut, Habib Munzyr.
Adapun dari kalangan jemaah, ada Sekretaris Majelis Rasulullah, Muhammad Syukron. Ia berkisah mengenai pendirian Majelis Rasulullah, mulai dari penamaannya hingga perkembangannya.
Ada pula Nasrullah, seorang jemaah Habib Munzyr yang mulanya kerap nongkrong sembari minum-minum alkhohol dan mengonsumsi narkoba. Ia bercerita mengenai perubahan pilihan hidupnya untuk turut menjadi bagian dari jamaah Habib Munzyr. (ard)













Discussion about this post