• Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT!
    • Kanal Kamu Kuat
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Syar'i Psikologi

Tingkatan Rezeki Dalam Islam, Harta Ternyata Ada di Bagian Ini

by Avesiar
20 April 2026 | 22:28 WIB
in Psikologi
Reading Time: 3 mins read
A A
Tingkatan Rezeki Dalam Islam, Harta Ternyata Ada di Bagian Ini

Ilustrasi. Foto: dok. Avesiar.com

Avesiar – Jakarta

Manusia senantiasa mencari rezeki dalam kehidupannya. Namun, dilansir laman Nahdlatul Ulama, dalam materi khutbah Jum’at, Kamis (16/4/2026), ternyata rezeki bukan sekadar harta yang tampak, tetapi mencakup kesehatan, keturunan yang saleh, ilmu yang bermanfaat, hingga puncaknya adalah ridha Allah.

Sebagai seorang Muslim, maka hendaknya tidak hanya sibuk mengejar materi, tetapi juga mensyukuri nikmat yang lebih tinggi serta menjadikan ridha Allah Subhanahu Wa Ta’ala sebagai tujuan utama dalam setiap langkah kehidupan.

hakikat dan tingkatan rezeki sebagaimana dijelaskan oleh ulama terkenal Syekh Muhammad Mutawalli al-Sha’rawi, bahwa rezeki memiliki tingkatan, bukan sekadar harta yang kita miliki. Syekh asy-Sya’rawi menjelaskan 4 tingkatan rezeki dalam ungkapan yang sangat indah:

“Harta adalah rezeki paling rendah, kesehatan adalah rezeki paling tinggi, anak saleh adalah rezeki paling utama, dan ridha Allah adalah rezeki yang paling sempurna.”

Harta dipahami masuk pada tingkatan rezeki yang pertama. Harta adalah kebutuhan dasar kita. Dengan harta kita bisa makan, berpakaian, dan memenuhi kebutuhan hidup. Namun, ternyata harta adalah tingkatan rezeki yang paling rendah.

Mengapa? Karena harta bisa dimiliki oleh siapa saja, baik orang beriman maupun orang yang ingkar. Bahkan terkadang harta bisa diperoleh dengan cara yang tidak benar. Maka jangan sampai kita menjadikan harta sebagai tujuan hidup, tetapi jadikan ia sebagai sarana menuju kebaikan karena semua akan dipertanggungjawabkan.

Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda:

Bacaan Terkait :

Ikhtiar Bertobat Ketika Terlanjur Makan Barang Haram Secara Zat dan Cara

Mengelola Keuangan Rumah Tangga yang Islami

Load More

“Kedua kaki seorang hamba tidaklah beranjak dari tempat hisabnya pada hari kiamat hingga ia ditanya mengenai empat hal: (1) umurnya, untuk apakah ia habiskan, (2) jasadnya, untuk apakah ia gunakan, (3) ilmunya, apakah telah ia amalkan, (4) hartanya, dari mana ia peroleh dan dalam hal apa ia belanjakan,” (HR Ibnu Hibban dan at-Tirmidzi).

Tingkatan rezeki yang kedua adalah kesehatan. Kesehatan adalah nikmat yang luar biasa. Dengan sehat, kita bisa melakukan banyak kegiatan dan ibadah. Bagi yang memiliki banyak harta tetapi dalam kondisi tidak sehat atau sakit, tentu tidak akan bisa menikmati hartanya.

Namun, orang yang sehat meski hidup sederhana, akan merasakan kebahagiaan yang besar. Maka menjaga kesehatan adalah bagian dari mensyukuri rezeki Allah.

Sehat merupakan hal yang sering diabaikan sesuai dengan sabda Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam:

”Ada dua kenikmatan di mana banyak manusia tertipu, yaitu nikmat sehat dan waktu senggang.” (HR Bukhari, dari Ibnu ‘Abbas)

Tingkatan rezeki yang ketiga adalah anak yang saleh dan ilmu yang bermanfaat. Kita perlu menyadari, tidak semua orang diberikan anak yang saleh. Anak yang saleh adalah karunia yang sangat besar. Ia menjadi penyejuk hati di dunia dan penolong di akhirat.

Ilmu yang bermanfaat, adalah cahaya yang akan menerangi kehidupan. Ilmu yang diamalkan akan menjadi amal jariyah yang pahalanya terus mengalir, bahkan ketika kita telah meninggal dunia.

Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda:

“Ketika seseorang telah meninggal dunia, maka terputuslah amalnya kecuali 3 (perkara): shadaqah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak saleh yang berdoa baginya.” (HR Imam Muslim)

Kemudian tingkatan rezeki keempat, dan justru ini adalah yang paling tinggi, adalah ridha Allah. Inilah puncak dari segala rezeki. Ketika Allah ridha kepada kita, maka hidup kita akan penuh dengan keberkahan, hati kita akan tenang, langkah kita akan ringan, dan ujian akan terasa lebih mudah dihadapi.

Ridha Allah adalah jaminan kebahagiaan dunia dan akhirat. Ketika Allah Subhanahu Wa Ta’ala sudah ridha, maka balasannya adalah surga.

Sebagai seorang Muslim perlu menyadari bahwa rezeki tidak hanya tentang berapa banyak yang miliki, namun juga tentang sejauh mana rezeki bisa menjadikan kita dekat dengan Allah. Janganlah khawatir terhadap rezeki. Namun, sebagai Muslim, diperintahkan untuk melakukan ikhtiar dalam mencarinya.

Allah Subhanahu Wa Ta’ala menegaskan dalam Al-Qur’an bahwa seluruh makhluk telah dijamin rezekinya:

“Tidak satu pun makhluk di bumi melainkan Allah yang menjamin rezekinya.”

(adm/sumber: nu.or. id)

Tags: Rezeki Dalam Islamrezeki HalalTingkatan Rezeki
ShareTweetSendShare
Previous Post

Iran Memaksa AS Akui Sistem Pertahanannya yang Murah dan Efektif

Next Post

Negosisasi Putaran Dua Akan Kembali Dimediasi Pakistan dalam Beberapa Jam, Iran Belum Konfirmasi dan Trump Kembali Ancam

Mungkin Anda Juga Suka :

Pribadi Autentik atau Otentik Dilihat dari Karakter, Ciri-ciri, dan Mengenal Lawannya

Pribadi Autentik atau Otentik Dilihat dari Karakter, Ciri-ciri, dan Mengenal Lawannya

18 Oktober 2026

...

Kenali “Dry Begging”, Bentuk Manipulasi Emosional yang Terjadi di Kehidupan Sehari-hari

Kenali “Dry Begging”, Bentuk Manipulasi Emosional yang Terjadi di Kehidupan Sehari-hari

4 Oktober 2026

...

Ciri-ciri Tukang Hasud dan Adu Domba yang Harus Diwaspadai dengan Bijak

Ciri-ciri Tukang Hasud dan Adu Domba yang Harus Diwaspadai dengan Bijak

22 September 2026

...

Jiwa dan Hati yang Luka Namun Tidak Berdarah, Dengki atau Hasad Menurut Terminologi dan Syariat

Jiwa dan Hati yang Luka Namun Tidak Berdarah, Dengki atau Hasad Menurut Terminologi dan Syariat

21 September 2026

...

Memberikan Arahan yang Jujur Berorientasi Kebaikan adalah Hak Seorang Muslim atas Saudaranya

Memberikan Arahan yang Jujur Berorientasi Kebaikan adalah Hak Seorang Muslim atas Saudaranya

19 September 2026

...

Load More
Next Post
Negosisasi Putaran Dua Akan Kembali Dimediasi Pakistan dalam Beberapa Jam, Iran Belum Konfirmasi dan Trump Kembali Ancam

Negosisasi Putaran Dua Akan Kembali Dimediasi Pakistan dalam Beberapa Jam, Iran Belum Konfirmasi dan Trump Kembali Ancam

Pematangan Giant Sea Wall Pantura Dipercepat, Ratas Dipimpin Presiden Prabowo

Pematangan Giant Sea Wall Pantura Dipercepat, Ratas Dipimpin Presiden Prabowo

Discussion about this post

TERKINI

Surat Pernyataan 12 Negara Termasuk Iran Menuntut Larangan Serangan Terhadap Fasilitas Nuklir

24 Oktober 2026

Strategi Simpel Berbenah Rumah dengan Barang-barang yang Menumpuk Layaknya Permainan

23 Oktober 2026

Uang Curian Dikembalikan Secara Diam-diam, Hukum dan Penjelasannya

22 Oktober 2026

Iran Ancam Serang Kabel Internet Bawah Laut di Selat Hormuz serta Aset-aset AS dan Sekutu Jika Kembali Diserang

21 Oktober 2026

Gelombang Pertama Disusul Kedua Berangkat 11 April dan 26 April 2027, Kepulangan Jemaah Mulai 21 Mei

21 Oktober 2026

Penanganan Karhutla Harus Lebih Masif dan Terpadu, Prabowo Perintahkan Seluruh Unsur Terkait Gerak Cepat

20 Oktober 2026

Warga Prancis Demo dan 2.400 Ditangkap, Macron Kritik Tindakan Anarki

19 Oktober 2026

Pribadi Autentik atau Otentik Dilihat dari Karakter, Ciri-ciri, dan Mengenal Lawannya

18 Oktober 2026

Cara Mensucikan Ketika Tanpa Sengaja Memakan Daging Babi

17 Oktober 2026

Buka Kedutaan Besar di Al-Quds yang Diduduki, Iran Kecam Keras Kolombia

16 Oktober 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© 2017 Avesiar.com - All Rights Reserved

  • Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT!
    • Kanal Kamu Kuat
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video