Avesiar – Jakarta
Manfaat gerakan shalat 5 waktu yang dilakukan umat Islam ternyata begitu luar biasa. Shalat 5 waktu sebagai ibadah wajib tidak hanya untuk menggugurkan kewajiban sebagai seorang Muslim, agar tidak berdosa karena melalaikannya, serta mendapatkan keselamatan dunia dan akhirat, namun juga mampu menyegarkan hati dan jiwa.
Dikutip dari laman Alodokter dan Hello Sehat, Sabtu (11/4/2026), dituliskan, bahwa dari sisi medis, sejumlah penelitian pun telah membuktikan bahwa ada manfaat shalat bagi kesehatan yang bisa membuat tubuh manusia makin bugar.
Gerakan-gerakan sholat dapat membantu menjaga kebugaran, memperbaiki postur tubuh, serta memberikan efek menenangkan bagi kesehatan secara menyeluruh.
Luarbiasanya manfaat sholat untuk kesehatan dapat dirasakan melalui setiap gerakan yang dilakukan secara teratur. Di mulai dengan berdiri, rukuk, sujud, hingga duduk, seluruh rangkaian sholat melatih tubuh agar tetap aktif, menjaga kelenturan otot dan sendi, serta membantu memperbaiki postur tubuh.
Sebuah penelitian dalam International Journal of Health Sciences & Research (2018) telah merangkum sejumlah manfaat shalat bagi kesehatan.
Berikut manfaat dari setiap gerakan shalat yang dilakukan:
1. Memperlancar peredaran darah
Dalam shalat ada gerakan takbiratul ihram, yakni ketika Anda berdiri tegak, mengangkat kedua tangan sejajar telinga, lalu melipatnya ke depan perut atau dada bagian bawah.
Salah satu manfaat gerakan shalat ini bagi kesehatan ialah memperlancar aliran darah dan aliran getah bening dalam tubuh Anda.
Saat mengangkat kedua tangan, otot bahu juga ikut meregang sehingga membuat aliran darah kaya nutrisi dan oksigen menjadi lebih lancar.
2. Menjaga kelenturan otot dan sendi
Rangkaian gerakan sholat yang teratur, mulai dari berdiri, rukuk, sujud, hingga duduk, hampir serupa dengan olahraga ringan lho. Gerakan ini dapat menjaga kelenturan otot, melatih keseimbangan tubuh, serta membantu mengurangi kekakuan pada persendian, terutama jika dilakukan secara konsisten lima waktu sehari.
3. Mengurangi risiko sakit punggung
Gerakan rukuk Anda lakukan dengan cara membungkuk dengan posisi punggung dan kepala lurus ke depan, sambil kedua tangan bertumpu pada lutut.
Posisi ini akan meregangkan otot paraspinal yang berada pada punggung Anda. Gerakan shalat inilah yang memberikan manfaat dalam mengurangi risiko cedera atau sakit punggung.
Para ahli juga menjelaskan bahwa postur ini berguna untuk membantu menurunkan risiko osteoporosis dan penyakit lain terkait tulang belakang.
4. Meningkatkan kesehatan tulang
Gerakan sholat yang dilakukan secara teratur membantu menjaga dan meningkatkan kekuatan tulang. Posisi berdiri, rukuk, dan sujud membuat tulang-tulang tubuh tetap aktif, sehingga dapat mendukung kesehatan tulang dalam jangka panjang.
5. Memperbaiki Postur Tubuh
Manfaat sholat untuk kesehatan berikutnya adalah memperbaiki postur tubuh. Saat sholat, tubuh dilatih untuk selalu berada pada posisi yang benar, misalnya punggung lurus saat rukuk dan duduk tegak saat tahiyat.
Jika dilakukan secara rutin, semua gerakan sholat dapat membantu memperbaiki postur tubuh, mengurangi risiko nyeri punggung, serta membuat tubuh terasa lebih nyaman saat beraktivitas.
6. Meningkatkan aliran darah ke otak
Sujud merupakan gerakan berlutut dengan meletakkan kedua tangan, lutut, ujung kaki, dan dahi Anda menempel di lantai secara bersamaan.
Posisi kepala yang lebih rendah dari jantung membuat gerakan shalat ini bermanfaat untuk meningkatkan aliran darah menuju otak.
Hal ini bermanfaat untuk mengurangi risiko sakit kepala, tekanan darah tinggi, dan perdarahan otak.
7. Membantu mengatur pernapasan
Manfaat sholat untuk kesehatan juga terlihat dari kemampuannya dalam membantu mengatur pernapasan.
Bacaan sholat yang dilakukan sambil mengatur napas secara teratur dapat melatih sistem pernapasan, sehingga kapasitas paru-paru meningkat dan sirkulasi oksigen dalam tubuh menjadi lebih baik. Hal ini membuat tubuh terasa lebih bugar dan berenergi sepanjang hari.
8. Memperlancar sistem pencernaan
Gerakan bangun dari rukuk (iktidal) dan duduk di antara dua sujud melibatkan perut dan organ pencernaan lainnya dalam tubuh.
Ketika melakukan gerakan ini, organ pada sistem pencernaan Anda akan mengalami kontraksi dan relaksasi sehingga kerjanya menjadi lebih lancar.
Postur ini juga mampu menyingkirkan sejumlah gangguan pencernaan, seperti sakit perut dan sembelit, serta meningkatkan sirkulasi darah dalam tubuh.
9. Merelaksasi otot leher dan kepala
Meski terlihat sederhana, ternyata manfaat gerakan salam bagi kesehatan juga membantu meningkatkan jangkauan gerak leher sambil meregangkan otot trapezius.
Saat melakukan salam pada akhir rakaat shalat, otot pada bagian sekitar leher dan kepala akan lebih rileks sehingga menyempurnakan aliran darah ke kepala.
Alhasil, gerakan shalat ini bisa menghilangkan sakit kepala pada orang yang mengalaminya.
10. Mengurangi stres dan menenangkan pikiran
Manfaat sholat untuk kesehatan juga terlihat dari perannya dalam mengurangi stres dan menenangkan pikiran. Sholat menjadi momen khusus untuk berfokus, khusyuk, dan mendekatkan diri kepada Sang Pencipta.
Aktivitas ini dapat membantu menurunkan kadar hormon stres (kortisol), menstabilkan emosi, serta memberikan ketenangan batin. Dengan begitu, kesehatan mental lebih terjaga dan risiko gangguan kecemasan dapat berkurang.
11. Menjaga keseimbangan tubuh
Gerakan shalat dengan berdiri tegak, rukuk, dan sujud yang Anda lakukan berulang-ulang bisa membantu menjaga dan meningkatkan keseimbangan tubuh.
Sebuah studi dalam Journal of Physical Therapy Science (2013) menunjukkan orang yang rutin shalat punya keseimbangan dinamis yang jauh lebih baik daripada orang sehat pada umumnya.
Keseimbangan dinamis merupakan kemampuan tubuh untuk mempertahankan kestabilannya selagi bergerak atau berpindah posisi.
Keseimbangan yang terlatih setelah rutin melakukan shalat tentu akan membantu Anda terhindar dari risiko jatuh yang lebih umum terjadi seiring bertambahnya usia.
12. Meningkatkan kualitas tidur
Sholat juga dapat membantu meningkatkan kualitas tidur. Gerakan sholat yang menyerupai olahraga ringan tersebut membuat tubuh lebih rileks dan otot-otot menjadi lentur, sehingga tidur pun menjadi lebih lelap dan berkualitas.
13. Meningkatkan imunitas tubuh
Rangkaian gerakan sholat melatih otot, menjaga kelenturan tubuh, dan memperlancar peredaran darah, sekaligus membantu metabolisme tubuh tetap optimal. Suasana khusyuk saat sholat juga dapat menurunkan tingkat stres.
Kombinasi antara aktivitas fisik dan ketenangan batin ini akan memperkuat sistem kekebalan tubuh, sehingga tubuh menjadi lebih tahan terhadap penyakit.
Manfaat sholat, baik sholat dhuha, sholat tahajud, maupun sholat tarawih, untuk kesehatan juga terlihat dari ajaran wudhu sebelum memulai ibadah ini. Kebiasaan membersihkan diri secara rutin ini tidak hanya menjaga kebersihan tubuh dan kesehatan kulit, tetapi juga membantu menyegarkan pikiran dan menenangkan jiwa sebelum memulai sholat.
14. Meningkatkan kecerdasan
Selain kesehatan fisik, manfaat gerakan shalat juga dapat Anda rasakan bagi kecerdasan otak.
Gerakan sujud yang meningkatkan aliran darah ke otak juga memberi efek positif pada memori, konsentrasi, dan kemampuan kognitif lainnya.
Selain itu, shalat yang memadukan gerakan serta doa dan lantunan ayat Al-Qur’an juga memberikan manfaat relaksasi, sama halnya seperti saat Anda melakukan meditasi.
Gerakan shalat juga bermanfaat bagi kesehatan mental
Kegiatan beribadah juga memberikan manfaat bagi kesehatan mental. Hal ini dipaparkan Harold Koenig, MD, profesor kedokteran dan psikiatri dari Duke University School of Medicine, AS, seperti dikutip dari WebMD.
Profesor dan penulis Handbook of Religion and Health ini menjelaskan bahwa ada sekitar 1.200 studi baru yang membuktikan berbagai manfaat ibadah bagi kesehatan.
Faktanya, orang-orang yang rajin beribadah juga lebih jarang sakit berdasarkan hasil terpisah dalam sejumlah penelitian. Berikut merupakan beberapa hasilnya.
• Orang yang jarang beribadah akan menghabiskan waktu rata-rata tiga kali lebih lama saat dirawat di rumah sakitdaripada orang yang rajin beribadah.
• Pasien gangguan jantung 14 kali lebih mungkin meninggal setelah operasi bila mereka tidak menganut agama tertentu.
• Orang tua lanjut usia yang jarang atau tidak beribadah dua kali lebih berisiko terkena stroke dibandingkan yang rajin beribadah.
• Orang-orang yang religius memiliki tingkat kematian 40 persen lebih rendah akibat penyakit kardiovaskular dan kanker.
Koening juga mengatakan, orang yang religius lebih jarang mengalami depresi. Ketika mengalami depresi, mereka juga bisa sembuh lebih cepat sehingga tidak berdampak bagi kesehatan fisik dan kualitas hidupnya.
Tentunya, manfaat shalat bagi kesehatan tidak dapat Anda rasakan secara instan. Gerakan shalat juga harus dipraktikkan dengan benar dan khusyuk untuk merasakan manfaatnya.
Di samping rutin beribadah, Anda juga perlu mengimbanginya dengan pola hidup sehat, seperti mengatur pola makan, olahraga teratur, dan cukup istirahat.
Shalat dengan gerakan-gerakannya yang rutin dilakukan 5 waktu dalam 1 hari, termasuk shalat-shalat sunnah lainnya membuat hidup akan jauh lebih tenang, serta tentunya lebih sehat secara lahir dan batin. (put)













Discussion about this post