Avesiar – Jakarta
Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengatakan bahwa serangan rudal Iran terhadap target militer Israel pada tanggal 1 Oktober membuktikan bahwa sistem pertahanan udara Iron Dome atau Kubah Besi rezim Zionis lebih rapuh daripada kaca.
DIkutip dari situs berita Iran News Daily, Sabtu (5/10/2024), hal itu disampaikannya saat berbicara pada sesi kabinet mingguan pada hari Rabu (2/10/2024) Pezeshkian juga memuji pasukan militer Iran atas keberhasilan serangan rudal terhadap rezim Israel.
Operasi pada Selasa (1/10/2024) malam, yang merupakan sumber kebanggaan besar bagi Iran, tambah Pezeshkian, sekali lagi membuktikan bahwa sistem kubah besi rezim Israel lebih rapuh daripada kaca.
Dalam hal martabat dan kehormatannya, Presiden Iran tersebut menyatakan bahwa Iran telah terbukti serius memperingatkan rezim Zionis bahwa melakukan kesalahan apa pun akan memicu respons yang jauh lebih menghancurkan dari Iran.
Operasi tersebut, lanjutnya, dilakukan sesuai dengan hukum internasional dan sebagai tanggapan atas pembunuhan Ismail Haniyeh, Seyed Hassan Nasrallah, dan sejumlah komandan front perlawanan oleh Israel.
Menanggapi pembunuhan Israel terhadap kepala biro politik Hamas Ismail Haniyeh, Sekretaris Jenderal Hizbullah Seyed Hassan Nasrallah, dan jenderal IRGC Abbas Nilforoushan, Iran pada Selasa malam, meluncurkan sebanyak 200 rudal balistik ke pangkalan militer dan intelijen rezim Zionis di seluruh wilayah Palestina yang diduduki. (ard)













Discussion about this post