Avesiar – Depok
Kota Depok layak berbangga dengan prestasi para remajanya. Prestasi kali ini ditorehkan siswa kelas 11 di SMA Muhammadiyah 4 Meruyung, Sawangan, Depok, Faris Akhyarullah. Ia meraih Pada kompetisi jurnalistik yang diselenggarakan Olimpiade Muhammadiyah Berprestasi Nasional (OMBN) 2025 di Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (25/01/25).
Faris yang juga Ketua Forum Anak Kota Depok itu menjuarai kompetisi penulisan Teks Feature berjudul, OMBN 2025: Panggung Kreativitas Menginspirasi Generasi Muda. Ia harus bersaing dengan 25 peserta perwakilan dari seluruh Indonesia.
“Alhamdulillah pembuka tahun dengan capaian terbaik bisa meraih Medali Perak Nasional, saya sangat bersyukur,” kata Faris, dikutip dari laman online resmi Berita Depok.
Putra dari Kurnia Rahman itu mengakui dirinya baru menggeluti dunia Jurnalistik saat menduduki bangku Sekolah Menengah Atas (SMA) berkat kegemarannya membaca buku dan berita.
Berangkat dari kegemarannya itu, dirinya mulai mendalami dan mengikuti kegiatan seputar Jurnalistik. Seperti pelatihan dan lomba-lomba.
Ave Rosa A Djalil, pemimpin redaksi avesiar.com yang menjadi mentor khusus untuk penulisan jurnalistik Faris Akhyarullah mengatakan bahwa ia cukup senang remaja tersebut bisa menjadi juara dalam beberapa kompetisi, di mana yang terbaru adalah meraih medali Perak atau juara 2 di Olimpiade Muhammadiyah Berprestasi Nasional (OMBN) 2025.
“Kebetulan Faris ini punya ketertarikan di bidang penulisan jurnalistik. Sehingga dalam pelatihan dan mentoring khusus penulisan jurnalistik untuk remaja yang saya berikan, ia terlihat antusias. Saya pesan ke Faris agar selalu mengikuti kaidah penulisan jurnalistik yang baik. Contohlah para senior wartawan media massa terkemuka yang memiliki tulisan-tulisan yang baik. Memang, Ayahnya Faris kebetulan juga kenalan saya, namun remaja lainnya juga bisa belajar di sela-sela kelas khusus yang saya berikan,” beber Ave.
Wartawan senior itu juga berpesan kepada Faris agar terus mengasah kemampuannya dengan benar seusai kaidah jurnalistik yang berlaku dan harus humble. “Karena dengan rendah hati dan menghargai orang-orang yang mengajari, mendukung, serta mendoakannya, itu adalah modal keberhasilan,” ucap Ave. (put)













Discussion about this post