• Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home World Politic

Debat Panas, Trump Menangggap Zelenskyy Tidak Siap untuk Perdamaian dan Ukraina ‘Berjudi dengan Perang Dunia Ketiga’

by Ave Rosa
1 Maret 2025 | 18:26 WIB
in Politic
Reading Time: 3 mins read
A A
Debat Panas, Trump Menangggap Zelenskyy Tidak Siap untuk Perdamaian dan Ukraina ‘Berjudi dengan Perang Dunia Ketiga’

Ilustrasi. Foto: Freepik

Avesiar – Jakarta

Pertemuan puncak Gedung Putih gagal, di mana Presiden AS Donald Trump dan presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy terlibat cekcok di Ruang Oval dan di hadapan media massa AS. Puncaknya Trump memperingatkan Zelenskyy bahwa ia “berjudi dengan perang dunia ketiga” dan memberi tahu presiden Ukraina untuk kembali “ketika ia siap untuk perdamaian”.

Dikutip dari The Guardian, Sabtu (1/3/2025), hal ini juga membuat dukungan militer AS untuk Ukraina masih belum pasti hingga Zelenskyy meninggalkan Gedung Putih lebih awal, dan konferensi pers untuk mengumumkan kesepakatan mineral dibatalkan.

Kejadian itu setelah Trump menegur Zelenskyy usai penyerangan opini yang dipimpin oleh wakil presiden JD Vance untuk meluluhkan hubungan yang rapuh antara kedua pemimpin tersebut.

Diketahui bahwa presiden AS menerima presiden Ukraina pada hari Jum’at (28/2/2025), untuk membahas kesepakatan sumber daya mineral yang kontroversial yang menurut Trump merupakan langkah pertama menuju perjanjian gencatan senjata yang ingin ia mediasi antara Rusia dan Ukraina.

Disayangkan pertemuan pada hari Jum’at memburuk setelah Zelenskyy menyarankan bahwa Vance, yang dianggapnya seorang skeptis terhadap dukungan AS untuk Ukraina, harus datang ke negara itu untuk melihat kehancuran akibat invasi dan bahwa Rusia bertanggung jawab atas pertempuran yang terus berlanjut.

Alih-alih lanjut pada rencana pertemuan secara tertutup, tatap muka segera dihentikan setelah muncul sikap permusuhan secara terbuka di Ruang Oval dan live di hadapan media AS dan internasional tersebut.

Hingga akhirnya Trump merilis pernyataan yang menyatakan bahwa keduanya belum menandatangani perjanjian mineral.

Bacaan Terkait :

Trump Kesal dan Cabut Bantuan Militer, Tanpa Gencatan Senjata Zelensky Tidak Akan Berkuasa Lama

Biden Kasih Kode Keras, Moscow Bakal Diisolasi Jika Putin Invasi Ukraina

Load More

“Saya telah memutuskan bahwa Presiden Zelenskyy tidak siap untuk Perdamaian jika Amerika terlibat, karena dia merasa keterlibatan kami memberinya keuntungan besar dalam negosiasi. Saya tidak menginginkan keuntungan, saya menginginkan PERDAMAIAN. Dia tidak menghormati Amerika Serikat di Ruang Oval yang disayanginya. Dia dapat kembali ketika dia siap untuk Perdamaian,” ujar Trump dikutip dari The Guardian.

Akibatnya, pada pertemuan terbuka itu, Trump dan Vance bergantian mencaci-maki Zelenskyy, dengan Vance menuduhnya melakukan “tur publisitas” dan Trump mengatakan kepadanya: “Anda tidak benar-benar dalam posisi yang baik saat ini.”

Wapres AS Vance juga sempat bertanya yang menegaskan, “Apakah Anda pernah mengucapkan terima kasih?”

Mengangkat tema tersebut, Trump mengatakan kepada:

“Apakah menurut Anda sopan untuk datang ke Ruang Oval Amerika Serikat dan menyerang pemerintahan yang mencoba mencegah kehancuran negara Anda?” tegur Trump kepada Zelenskyy yang disaksikan secara global.

Ultimatum pun disampaikan Trump kepada Zelenskyy, bahwa Ukraina harus “membuat kesepakatan atau kami akan keluar,” yang mengisyaratkan bahwa AS dapat meninggalkan negosiasi dan menghentikan dukungan kepada Kyiv lebih dari tiga tahun setelah Rusia melancarkan invasi besar-besaran.

Serangan Trump akibat kekakuan Zelenskyy semakin berlanjut dengan keluarnya pernyataan, “Jangan beri tahu kami apa yang akan kami rasakan. Kami sedang mencoba memecahkan masalah,” lanjut Trump.

Presiden AS itu juga menegaskan, “Anda tidak dalam posisi untuk mendikte apa yang akan kami rasakan. Kami akan merasa sangat senang… Anda tidak memiliki kartu saat ini bersama kami, Anda akan mulai mengalami masalah sekarang.”

Pada satu titik dalam percakapan tersebut, duta besar Ukraina untuk Washington tampak memegang kepalanya dengan tangannya.

Trump mengakhiri pertemuan dengan mengatakan bahwa Zelenskyy tidak “bertindak berterima kasih” dan “itu bukan hal yang baik”. “Ini akan menjadi acara televisi yang hebat,” pungkasnya.

Diwawancarai oleh CNN setelah ledakan yang mengejutkan itu, menteri luar negeri AS, Marco Rubio, mempertanyakan apakah Zelenskyy benar-benar menginginkan perdamaian, dan mengatakan pemimpin Ukraina itu harus meminta maaf setelah pertemuan itu berubah menjadi apa yang ia gambarkan sebagai “kegagalan”.

Kejadian luar biasa di Gedung Putih direspons gembira oleh para pejabat Rusia, sementara sekutu-sekutu Ukraina di Eropa menyatakan dukungannya terhadap Kyiv.

Mantan presiden Rusia Dmitry Medvedev, mengatakan Zelenskyy telah mendapat “tamparan keras” dari Trump dalam apa yang ia gambarkan sebagai “teguran brutal di Ruang Oval”. (ard)

Tags: Debat Trump - ZelenskyyGedung PutihTrump Usir Zelenskyy
ShareTweetSendShare
Previous Post

Tips Agar Kamu Tetap Semangat Saat Puasa

Next Post

Cerpen: Lentera di Tengah Kabut  (bagian 2)

Mungkin Anda Juga Suka :

Perang Sudah 4 Tahun Lebih, Zelenskyy Kirim Surat ke Putin Minta Ketemu dan Negosiasi

Perang Sudah 4 Tahun Lebih, Zelenskyy Kirim Surat ke Putin Minta Ketemu dan Negosiasi

5 Juni 2026

...

Kolumbia Gelar Pilpres yang Diikuti 10 Kandidat dan Lebih Dari 40 Juta Warga di Tengah Polarisasi

Kolumbia Gelar Pilpres yang Diikuti 10 Kandidat dan Lebih Dari 40 Juta Warga di Tengah Polarisasi

1 Juni 2026

...

Risiko Pertumpahan Darah Besar Jika AS Lakukan Agresi Militer Terhadap Kuba Demi Kedaulatannya

Risiko Pertumpahan Darah Besar Jika AS Lakukan Agresi Militer Terhadap Kuba Demi Kedaulatannya

29 Mei 2026

...

Uranium yang Diperkaya Iran Bukan Bagian dari Negosiasi, Sebut AS-Israel Tetap Niat Menggulingkan Negaranya

Uranium yang Diperkaya Iran Bukan Bagian dari Negosiasi, Sebut AS-Israel Tetap Niat Menggulingkan Negaranya

28 Mei 2026

...

Proposal Terbaru AS untuk Mengakhiri Perang Kepada Mediator Pakistan Ditanggapi Iran dengan Tetap Membela Hak-hak Nasionalnya

Proposal Terbaru AS untuk Mengakhiri Perang Kepada Mediator Pakistan Ditanggapi Iran dengan Tetap Membela Hak-hak Nasionalnya

10 Mei 2026

...

Load More
Next Post
Cerpen: Lentera di Tengah Kabut  (bagian 1)

Cerpen: Lentera di Tengah Kabut  (bagian 2)

Streaming Musik dengan Spotify, Apple Music, dan YouTube Music, Apa Perbedaannya?

Streaming Musik dengan Spotify, Apple Music, dan YouTube Music, Apa Perbedaannya?

Discussion about this post

TERKINI

Perang Sudah 4 Tahun Lebih, Zelenskyy Kirim Surat ke Putin Minta Ketemu dan Negosiasi

5 Juni 2026

Selain Utamanya Sebagai Tempat Shalat, Inilah Cara Memakmurkan Masjid

5 Juni 2026

Serunya Hadiansyah Lubis, Antara Memimpin Sebagai VP Public Relations Trans TV & Juragan Sop Kambing

5 Juni 2026

Jaga Paspor dan Kesehatan di Fase Kepulangan, Dam Hadyu Diserahkan Secara Simbolik ke Konjen Palestina di Jeddah

4 Juni 2026

Siap-siap, Pemerintah Berlakukan Registrasi SIM Biometrik per 1 Juli Akibat Maraknya Penipuan Digital

4 Juni 2026

Khusyuknya Abdul Kholiq, Dosen PTIQ Juara Hafidz Qur’an, Pengurus NU Depok, Dai dan Assesor Nasional

4 Juni 2026

Gelar 104 Pertandingan Terdiri dari 48 Tim dan 12 Grup di 16 Kota 16 Stadion serta Harga Tiket

3 Juni 2026

Budiyanto Darmastono “The Pioneer Minded”, Bos Kurir SAP Ekspres yang Terapkan IT Terdepan untuk COD

3 Juni 2026

Memahami Tarekat atau Thoriqoh, Terminologi, Pengertian, dan Para Tokohnya

2 Juni 2026

Membuminya Endang Rosawati, Eks Corsec BNI Syariah Kini CEO Taha Institute, Edukasi Keuangan Syariah

2 Juni 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© 2017 Avesiar.com - All Rights Reserved

  • Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video