Avesiar – Jakarta
Memburuknya kondisi di wilayah pendudukan Palestina membuat Presiden Palestina Mahmoud Abbas pada hari Sabtu (10/10/2026), membatalkan pemilihan legislatif yang dijadwalkan pada bulan November dan menetapkan tanggal 11 September 2027 untuk pemilihan presiden dan legislatif, kantor berita resmi Palestina WAFA melaporkan.
Dilansir The New Arab, keputusan Abbas itu menyebutkan “hambatan yang ditimbulkan oleh tindakan Israel” dalam menyelenggarakan pemilu pada bulan November dan perlunya menciptakan kondisi politik, keamanan dan lapangan yang sesuai untuk “pemilu yang bebas, adil dan inklusif”. Mereka menyerukan warga Palestina di wilayah pendudukan Yerusalem Timur, Tepi Barat dan Gaza untuk berpartisipasi dalam pemilu.
Ada keraguan serius bahwa pemungutan suara Otoritas Palestina akan dilaksanakan pada akhir November. Palestina belum pernah mengadakan pemilihan legislatif atau presiden sejak tahun 2005-2006, setelah saingan Presiden Palestina Mahmoud Abbas, kelompok Islam Hamas, menguasai Gaza dan menggulingkan loyalisnya.
Dekrit tersebut menyatakan bahwa serangan militer Israel, perluasan pemukiman, kekerasan pemukim dan pembatasan pergerakan di Tepi Barat, termasuk Yerusalem Timur, serta berlanjutnya pemotongan pendapatan pajak Palestina oleh Israel, menciptakan tantangan dalam mempersiapkan dan menyelenggarakan pemilu pada tanggal sebelumnya.
Di Gaza, keputusan tersebut menunjuk pada “kondisi keamanan dan kemanusiaan yang luar biasa”, penarikan pasukan Israel yang tidak tuntas, kurangnya kemajuan dalam rekonstruksi dan kegagalan menerapkan pengaturan untuk mengerahkan pasukan stabilisasi internasional dan polisi.
Keputusan tersebut menyatakan bahwa pembatasan akses yang diberlakukan Israel terhadap staf komisi pemilihan umum dan pengamat internasional untuk memasuki Gaza serta Yerusalem Timur juga turut mempersulit persiapan.
Keputusan penundaan tersebut diambil menyusul resolusi komite eksekutif Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) serta konsultasi dengan berbagai faksi dan kekuatan politik Palestina. (ard)











Discussion about this post