• Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT!
    • Kanal Kamu Kuat
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Ekonomi Islami

Turki Minta AS tak Ikut Campur Soal Status Hagia Sophia

by Avesiar
2 Juli 2020 | 17:08 WIB
in Islami, World
Reading Time: 2 mins read
A A
Turki Minta AS tak Ikut Campur Soal Status Hagia Sophia

Museum Hagia Sophia di Turki. Turki Minta AS tak Ikut Campur Soal Status Hagia Sophia. Ilustrasi via republika.co.id

Ankara

Pemerintah Turki mengkritik pernyataan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Mike Pompeo yang mendesak Ankara untuk mempertahankan status Hagia Sophia sebagai museum. Dalam sebuah pernyataan, juru bicara Kementerian Luar Negeri Hami Aksoy mengatakan bahwa Turki melindungi semua aset budayanya termasuk Hagia Sophia.

“Kami terkejut dengan pernyataan yang dibuat oleh Departemen Luar Negeri AS tentang Hagia Sophia. Kami melindungi semua aset budaya termasuk Hagia Sophia, tanpa diskriminasi dalam kerangka tradisi toleransi dari budaya dan sejarah kita,” ujar Aksoy.

Aksoy mengatakan semua masalah tentang Hagia Sophia adalah urusan internal negara sebagai bagian dari hak kedaulatan Turki. Menurutnya, siapa pun tidak berhak ikut campur dalam penentuan kedaulatan sebuah negara.

“Hagia Sophia, yang terletak di tanah kami adalah milik Turki, seperti semua aset budaya kami. Setiap orang bebas mengekspreskan pendapatnya, namun siapa pun tidak berhak berbicara mengenai kedaulatan kami dengan kata-kata, ‘kami mendesak’ atau ‘kami menuntut’,” ujar Aksoy.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo mendesak Turki untuk mempertahankan status Hagia Sophia sebagai museum. Pompeo mengatakan pemerintah Turki telah mengelola Hagia Sophia sebagai museum yang secara resmi diakui oleh UNESCO.

“Status museum harus dipertahankan sebagai contoh komitmen (Turki) untuk menghormati tradisi agama dan sejarah yang beragam, yang berkontribusi pada Turki,” ujar Pompeo.

Pompeo menyebut status Hagia Sophia sebagai museum dapat membuka akses bagi masyarakat di seluruh dunia untuk mengunjungi tempat tersebut dan merefleksikan sejarah. Pompeo menambahkan, AS memandang bahwa perubahan status Hagia Sophia dapat mengurangi nilai warisan yang terkandung dalam bangunan tersebut.

Bacaan Terkait :

Keren Nih, Gen Z Bakal Punya Program Jejak Muda dan Dakwah Digital yang Disiapkan PBNU

Demi Kedaulatan Ekonomi, Jemaah Umrah Diimbau Tidak Naik Maskapai yang Transit Singapura dan Malaysia

Empat Negara Besar Akhirnya Bertemu di Teheran Membahas Keamanan dan Stabilitas Regional Buntut Agresi AS-Israel

Awali Abad ke-2, Rais Aam PBNU Tegaskan NU Harus Menunjukkan Perannya sebagai Miniatur Islam

Surat Pernyataan 12 Negara Termasuk Iran Menuntut Larangan Serangan Terhadap Fasilitas Nuklir

Strategi Simpel Berbenah Rumah dengan Barang-barang yang Menumpuk Layaknya Permainan

Uang Curian Dikembalikan Secara Diam-diam, Hukum dan Penjelasannya

Load More

“Amerika Serikat menilai perubahan dalam status Hagia Sophia dapat mengurangi nilai warisan dalam bangunan yang luar biasa ini dan sangat langka di dunia modern, untuk melayani umat manusia sebagai jembatan yang sangat dibutuhkan antara mereka yang berbeda tradisi agama dan budaya,” kata Pompeo.

Hagia Sophia awalnya dibangun sebagai katedral Bizantium pada tahun 537, diubah menjadi masjid setelah penaklukan Ottoman di Istanbul pada 29 Mei 1453. Kemudian Hagia Sophia menjadi museum pada 1935 di bawah kepresidenan Mustafa Kemal Ataturk.

Selama bertahun-tahun, Presiden Turki Recep Tayyip Erdoğan telah berulang kali menyarankan mengubah situs warisan dunia UNESCO menjadi masjid lagi. Hasil survei menunjukkan mayoritas warga Turki menginginkan perubahan menjadi masjid ini, yang banyak menimbulkan kekhawatiran Yunani.

Pengadilan tertinggi Turki akan memutuskan status Hagia Sophia pada 2 Juli. Sejumlah pihak mendukung kebijakan Turki bahkan ada usulan untuk menjadikan tempat ibadah Islam dan Kristen. (ave/dikutip dari republika.co.id)

https://www.aa.com.tr/en/politics/turkey-slams-pompeo-over-hagia-sophia-remarks/1896687

ShareTweetSendShare
Previous Post

Nadiem Jelaskan Tiga Fokus Perubahan Kurikulum Masa Pandemi

Next Post

Penambahan 1.624 Kasus, Positif COVID-19 Kini Mencapai 59.394 Orang

Mungkin Anda Juga Suka :

Empat Negara Besar Akhirnya Bertemu di Teheran Membahas Keamanan dan Stabilitas Regional Buntut Agresi AS-Israel

Empat Negara Besar Akhirnya Bertemu di Teheran Membahas Keamanan dan Stabilitas Regional Buntut Agresi AS-Israel

26 Oktober 2026

...

Surat Pernyataan 12 Negara Termasuk Iran Menuntut Larangan Serangan Terhadap Fasilitas Nuklir

Surat Pernyataan 12 Negara Termasuk Iran Menuntut Larangan Serangan Terhadap Fasilitas Nuklir

24 Oktober 2026

...

Iran Ancam Serang Kabel Internet Bawah Laut di Selat Hormuz serta Aset-aset AS dan Sekutu Jika Kembali Diserang

Iran Ancam Serang Kabel Internet Bawah Laut di Selat Hormuz serta Aset-aset AS dan Sekutu Jika Kembali Diserang

21 Oktober 2026

...

Gelombang Pertama Disusul Kedua Berangkat 11 April dan 26 April 2027, Kepulangan Jemaah Mulai 21 Mei

Gelombang Pertama Disusul Kedua Berangkat 11 April dan 26 April 2027, Kepulangan Jemaah Mulai 21 Mei

21 Oktober 2026

...

Warga Prancis Demo dan 2.400 Ditangkap, Macron Kritik Tindakan Anarki

Warga Prancis Demo dan 2.400 Ditangkap, Macron Kritik Tindakan Anarki

19 Oktober 2026

...

Load More
Next Post
Penambahan 1.624 Kasus, Positif COVID-19 Kini Mencapai 59.394 Orang

Penambahan 1.624 Kasus, Positif COVID-19 Kini Mencapai 59.394 Orang

COVID-19 Mengikuti Pergerakan Manusia, Pakar Epidemiologi Sebut Tidak Ada Zona Hijau

COVID-19 Mengikuti Pergerakan Manusia, Pakar Epidemiologi Sebut Tidak Ada Zona Hijau

Discussion about this post

TERKINI

Keren Nih, Gen Z Bakal Punya Program Jejak Muda dan Dakwah Digital yang Disiapkan PBNU

27 Oktober 2026

Demi Kedaulatan Ekonomi, Jemaah Umrah Diimbau Tidak Naik Maskapai yang Transit Singapura dan Malaysia

26 Oktober 2026

Empat Negara Besar Akhirnya Bertemu di Teheran Membahas Keamanan dan Stabilitas Regional Buntut Agresi AS-Israel

26 Oktober 2026

Awali Abad ke-2, Rais Aam PBNU Tegaskan NU Harus Menunjukkan Perannya sebagai Miniatur Islam

25 Oktober 2026

Surat Pernyataan 12 Negara Termasuk Iran Menuntut Larangan Serangan Terhadap Fasilitas Nuklir

24 Oktober 2026

Strategi Simpel Berbenah Rumah dengan Barang-barang yang Menumpuk Layaknya Permainan

23 Oktober 2026

Uang Curian Dikembalikan Secara Diam-diam, Hukum dan Penjelasannya

22 Oktober 2026

Iran Ancam Serang Kabel Internet Bawah Laut di Selat Hormuz serta Aset-aset AS dan Sekutu Jika Kembali Diserang

21 Oktober 2026

Gelombang Pertama Disusul Kedua Berangkat 11 April dan 26 April 2027, Kepulangan Jemaah Mulai 21 Mei

21 Oktober 2026

Penanganan Karhutla Harus Lebih Masif dan Terpadu, Prabowo Perintahkan Seluruh Unsur Terkait Gerak Cepat

20 Oktober 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© 2017 Avesiar.com - All Rights Reserved

  • Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT!
    • Kanal Kamu Kuat
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video