• Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT!
    • Kanal Kamu Kuat
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home World

Bedanya Strategi Berdamai dengan Corona Antara Cina, AS, dan Inggris

by Avesiar
8 Agustus 2021 | 21:58 WIB
in World
Reading Time: 2 mins read
A A
Bedanya Strategi Berdamai dengan Corona Antara Cina, AS, dan Inggris

Warga mengantre untuk melakukan tes asam nukleat di sebuah taman di Beijing, Cina, 17 Juni 2020. Beijing pun memberlakukan lockdown ketat setelah gelombang kedua Covid-19 muncul di ibu kota Cina itu mencegah penyebarannya ke provinsi lain, termasuk dengan melarang perjalanan keluar dari ibu kota. REUTERS/Thomas Peter via tempo.co

Avesiar – Jakarta

Dunia diminta berdamai dengan covid-19. Hal ini sesuai pernyataan sejumlah ahli bahwa virus corona atau Covid-19 tidak akan hilang. Namun ada yang berbeda dalam memperlakukan Covid-19 antara negara-negara barat dengan Cina.

Seperti dikutip dari Global Times, para ahli mengatakan bahwa strategi penanggulangan epidemi di Cina berhasil menekan penyebaran virus dalam dua tahun terakhir. Hanya sedikit orang yang terkena dampaknya karena pencegahan dan pengendalian yang tepat.

Zhang Wenhong, pakar penyakit menular di Shanghai baru-baru ini mengatakan mayoritas ahli virologi di dunia setuju bahwa dunia harus belajar hidup dengan virus corona.

Shi Zhengli, seorang ahli virologi Tiongkok yang dikenal sebagai wanita kelelawar setelah mengidentifikasi lusinan virus mirip SARS yang mematikan di gua kelelawar, mengatakan bahwa kita harus melepaskan kepanikan dan bersiap untuk hidup dengan virus corona.

Namun bukan berarti Cina mengabaikan virus corona. Masyarakat Cina mengakui bahwa virus corona tidak akan hilang seperti halnya influenza. Sehingga cara hidup di Cina berusaha membatasi penyebaran virus dan intensitas infeksi ke tingkat terendah dan skala terkecil.

Ini berbeda dengan gagasan hidup dengan virus di Barat, seperti di Amerika Serikat atau Inggris. AS atau Inggris, Di dua negara itu setiap hari ribuan orang terinfeksi dan ratusan meninggal karena penyakit menular.

“Mengingat tingkat kematian dan penularan virus yang tinggi, Cina percaya pendekatan yang tepat adalah selalu menempatkan nyawa dan kesehatan masyarakat sebagai prioritas utama. Adapun tingkat infeksi dan kematian, semakin rendah semakin baik,” kata ahli pernapasan di rumah sakit Universitas Peking.

Bacaan Terkait :

No Content Available
Load More

Varian Delta membuat kasus covid-19 di Cina kembali melonjak. Dalam beberapa pekan terakhir, varian Delta telah terdeteksi sedikitnya di 16 provinsi dan kota. Kasus muncul di kota besar seperti Beijing, Shanghai dan Wuhan.

Cina langsung bergerak dengan menerapkan pembatasan. Menurut ahli virologi Jin Dongyan dari Unibersitas Hongkong mengatakan gaya Cina sangat ekstrim. “Kami memiliki pepatah, bunuh ketika Anda menangkapnya, kekacauan ketika Anda melepaskan,” ujarnya seperti dilansir dari BBC.

Sebagian besar rakyat Cina sudah divaksinasi. Namun tak seperti negara-negara barat yang melonggarkan pembatasan, Cina tetap memberlakukan protokol kesehatan dengan ketat guna mencegah penyebaran corona.

Gaya yang berbeda dengan negara-negara Barat disebut karena Cina kurang percaya diri dengan vaksin buatan mereka. “Tampaknya kurangnya kepercayaan pada vaksin mereka sehingga strategi tetap dilanjutkan,” kata Yanzhong Huang, rekan senior untuk kesehatan global di Dewan Hubungan Luar Negeri kepada BBC. (ave/tempo.co)

Tags: cara barat dan cina berdamai dengan Covid-19
ShareTweetSendShare
Previous Post

PROMOTED – Bagaimana Pikiran Mempengaruhi Tubuh Kita?

Next Post

Soal 34 TKA Tiongkok yang Masuk Indonesia, Ini Kata Citilink

Mungkin Anda Juga Suka :

Sayembara Iran, 30.000 Hingga 60.000 Dolar Uang Jasa Menangkap atau Membunuh Tentara AS yang Serang Iran

Sayembara Iran, 30.000 Hingga 60.000 Dolar Uang Jasa Menangkap atau Membunuh Tentara AS yang Serang Iran

17 Agustus 2026

...

Lebih dari 1000 Kebakaran Hutan Membara di Eropa, Prancis dan Inggris Alami Rekor Suhu Panas Ekstrem

Lebih dari 1000 Kebakaran Hutan Membara di Eropa, Prancis dan Inggris Alami Rekor Suhu Panas Ekstrem

14 Agustus 2026

...

Mengerikan, Trump Pindah Pesawat Naik Truk Katering Tinggalkan Pesawat Kepresidenan dengan Staf dan Wartawan Diumpankan

Mengerikan, Trump Pindah Pesawat Naik Truk Katering Tinggalkan Pesawat Kepresidenan dengan Staf dan Wartawan Diumpankan

11 Agustus 2026

...

Israel Diduga Sedang Menghilangkan Bukti Kejahatan Genosidanya di Gaza dengan Memindahkan Jutaan Puing

Israel Diduga Sedang Menghilangkan Bukti Kejahatan Genosidanya di Gaza dengan Memindahkan Jutaan Puing

5 Agustus 2026

...

Pererat Persahabatan, Presiden Prabowo Menerima Cenderamata Medali Special Warfare Command Royal Thai Army dari PM Tailan

Pererat Persahabatan, Presiden Prabowo Menerima Cenderamata Medali Special Warfare Command Royal Thai Army dari PM Tailan

5 Agustus 2026

...

Load More
Next Post
Soal 34 TKA Tiongkok yang Masuk Indonesia, Ini Kata Citilink

Soal 34 TKA Tiongkok yang Masuk Indonesia, Ini Kata Citilink

Alasan Hari Ini Habib Rizieq Batal Bebas

Alasan Hari Ini Habib Rizieq Batal Bebas

Discussion about this post

TERKINI

JNE dan Penerbit Gramedia Widiasarana Indonesia (GRASINDO) Luncurkan Komik Pengantar Kebahagiaan, Mengangkat Kisah Para Kurir yang Menghubungkan Kebahagiaan

21 Agustus 2026

Atas Instruksi Presiden, Hingga Hari Kelima 253 Ton Bantuan Logistik Telah Dikirim ke NTT

20 Agustus 2026

Meta Digugat dengan Tuduhan Menutupi Penelitian Internal Soal Instagram Bersifat Adiktif dan Berpotensi Bayar 200 Miliar Dolar

19 Agustus 2026

Serunya Lomba Mewarnai dan Makan Rendang Saat Rayakan HUT RI ke-81 di Gadang Barubah

18 Agustus 2026

Delapan Mahasiswa Ajukan Uji Konstitusionalitas Akreditasi Perguruan Tinggi ke MK, Soal A Menjadi B

18 Agustus 2026

Sayembara Iran, 30.000 Hingga 60.000 Dolar Uang Jasa Menangkap atau Membunuh Tentara AS yang Serang Iran

17 Agustus 2026

Hukum Islam Soal Hormat Bendera Merah Putih Menurut NU dan Muhammadiyah

16 Agustus 2026

TAU Meluluskan 237 Sarjana serta Magister Berbasis Technopreneurship dan Sustainability di Wisuda Ke-XI

15 Agustus 2026

Gempa M7,7 Flores Akibatkan 47 Meninggal dan 157 Rumah Rusak, BMKG Catatkan 235 Gempa Susulan serta Kordinasinya

15 Agustus 2026

Lebih dari 1000 Kebakaran Hutan Membara di Eropa, Prancis dan Inggris Alami Rekor Suhu Panas Ekstrem

14 Agustus 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© 2017 Avesiar.com - All Rights Reserved

  • Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT!
    • Kanal Kamu Kuat
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video