Avesiar.com
Bagi Muslim, ketika ingin buang air atau mandi, penting untuk membaca doa masuk kamar mandi. Demikian juga ketika keluar dari kamar mandi.
Kamar mandi adalah tempat yang kotor karena fungsinya untuk buang hajat dan membersihkan kita dari berbagai macam najis. Tempat yang kotor sendiri pun diketahui sebagai tempat yang membuat setan nyaman dan berdiam diri. Hal tersebutlah yang membuat doa masuk kamar mandi sangat dianjurkan.
Dikutip dari Orami, berikut doa masuk kamar mandi, doa keluar kamar mandi yang penting dihafalkan, dan juga adab masuk kamar mandi.
Doa Masuk Kamar Mandi
Adapun doa masuk kamar mandi yang perlu diketahui untuk seluruh anggota keluarga seperti dilansir dari Islam NU sebagai berikut.
“Allahumma innii a’uudzubika minal khubutsi wal khabaaitsi.”
Artinya: Wahai Allah, sesungguhnya aku memohon perlindungan kepada-Mu dari (godaan) setan laki-laki dan setan perempuan.
Selain doa masuk kamar mandi, Kita juga perlu mengetahui doa keluar kamar mandi. Berikut doanya!
Doa Keluar Kamar Mandi
Seperti yang sudah disebutkan, demi melindungi kita dari godaan setan, ada baiknya kita semua menghafal doa keluar kamar mandi usai doa masuk kamar mandi.
“Alhamdulillahilladzi azhaba ‘annil adzaa wa’aafaanii.”
Artinya: Dengan mengharap ampunan-Mu, segala puji milik Allah yang telah menghilangkan kotoran dari badanku dan yang telah menyejahterakan.
Adab Masuk Kamar Mandi
Bukan hanya mengetahui doa masuk kamar mandi dan keluar kamar mandi. Ternyata ada adab yang perlu diperhatikan ketika memasuki kamar mandi.
Dilansir dari Islam NU Ulama adalah pewaris Nabi dalam masalah agama. Ungkapan tersebut adalah hadits nabi, maka selayaknyalah seorang Muslim mengambil ilmu dari para ulama.
Berikut ini adab masuk toilet atau jamban menurut Imam Abi Hamid Muhammad bin Muhammad Al-Ghazali.
Jadi, hendaknya setiap orang Muslim yang hendak masuk toilet atau jamban melakukan hal-hal di bawah ini:
1. Mendahulukan Kaki Kiri
Ketika memasuki kamar mandi atau toilet, hendaknya mendahulukan kaki kiri. Namun ketika keluar dari kamar mandi, hendaknya mendahulukan kaki kanan.
Hal tersebut dikarenakan kamar mandi merupakan salah satu tempat yang kotor. Jadi, sebaiknya ketika memasukinya, kita mendahulukan kaki kiri.
Dalam HR. Bukhari Muslim menyebutkan:
“Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam lebih suka mendahulukan yang kanan ketika memakai sandal, menyisir rambut, ketika bersuci dan dalam setiap perkara (yang baik-baik).”
2. Tidak Membawa Benda dengan Asma Allah dan Nabi atau Rasul
Ketika di dalam kamar mandi, hendaknya tidak membawa barang apapun yang melambangkan asma Allah atau sesuatu yang berhubungan dengan nabi dan rasul.
Tak hanya itu, bahkan dalam laman Islam NU lainnya dikatakan bahwa melafalkan bismillah di kamar mandi pun sebaiknya tidak dilakukan.
Hal tersebut pun dijelaskan dalam Al Mawsu’atul Fiqhiyyah yang menyebutkan:
Artinya: “Ibnu ‘Abidin mengatakan, andaikan seorang berwudhu di kamar kecil, apakah dianjurkan baginya membaca bismillah dan kesunahan lainnya dari membaca do’a wudhu demi menjaga kesunahan atau meninggalkannya mengingat tempatnya?”
Menurut Ibnu ‘Abidin, pendapat yang jelas adalah meninggalkan kesunahan karena kebanyakan ulama lebih memprioritaskan larangan dari perintah. Hal ini sesuai dengan pendapat ulama dari Madzhab Hanbali yang mengatakan bismillah wajib dalam wudhu. Sementara tetap berdzikir di dalam hati tidak dimakruhkan dan menurut ulama Madzhab Maliki dimakruhkan zikir di kamar kecil.”
Merujuk pada ajaran tersebut disebutkan bahwa sebaiknya tak mengucapkan bismillah ketika melakukan wudhu di kamar mandi.
3. Tidak Bersuci dengan Tangan Kanan
Dalam agama Islam, diketahui bahwa sebaik-baiknya hal dilakukan dengan menggunakan tangan kanan. Namun ternyata, dalam Islam mengajarkan bahwa ketika beristinja atau bersuci sebaiknya menggunakan tangan kiri.
Dalam HR. Bukhari dan Muslim disebutkan bahwa sebaiknya menggunakan tangan kiri ketika membersihkan diri usai membuang kotoran.
“Jika salah seorang di antara kalian minum, janganlah ia bernapas di dalam bejana. Jika ia buang hajat, janganlah ia memegang kemaluan dengan tangan kanannya. Janganlah pula ia beristinja’ dengan tangan kanannya.”
4. Tidak Bersuara di Kamar Mandi
Ketika kita di kamar mandi, terkadang tak sengaja bernyanyi. Namun ternyata, diam ketika berada di kamar mandi sangat dianjurkan.
Hal tersebut pun diungkapkan oleh Ibnu ‘Umar Radhiyallahu ‘anhuma. Beliau berkata:
“Ada seseorang yang melewati Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dan beliau sedang kencing. Ketika itu, orang tersebut mengucapkan salam, namun beliau tidak membalasnya.” (HR. Muslim).
5. Tak Menghadap Kiblat
Ketika buang air, dikatakan sebaiknya kita tidak menghadap kiblat. Hal ini pun diungkapkan dalam HR. Bukhori dan Muslim yang berbunyi:
“Jika kalian mendatangi jamban, maka janganlah kalian menghadap kiblat dan membelakanginya. Akan tetapi, hadaplah ke arah timur atau barat.”
Itulah doa masuk kamar mandi, keluar kamar mandi, dan adabnya yang perlu diketahui dan dilakukan bagi setiap Muslim. Semoga bermanfaat. Wallahua’lam. (ros)











Discussion about this post