Avesiar – Jakarta
Beberapa data rahasia Samsung dilaporkan telah bocor karena dugaan serangan siber. Jumat (4/3/2022), kelompok peretas Amerika Selatan Lapsus$ mengunggah sejumlah data yang diklaimnya berasal dari produsen smartphone. Bleeping Computer adalah salah satu publikasi pertama yang melaporkan insiden tersebut.
Dilansir Engadget, Ahad (6/3/2022), di antara informasi lain, perusahaan mengatakan memperoleh kode sumber bootloader untuk semua perangkat Samsung terbaru, selain kode yang terkait dengan fitur yang sangat sensitif seperti otentikasi biometrik dan enkripsi pada perangkat.
Bocoran tersebut juga diduga mencakup data rahasia dari Qualcomm. Seluruh basis data berisi sekitar 190GB data dan dibagikan secara aktif dalam torrent. Jika isi kebocoran itu akurat, mereka dapat menyebabkan kerusakan signifikan pada Samsung.
Menurut The Korean Herald, perusahaan sedang menilai situasinya. Kami telah menghubungi Samsung untuk memberikan komentar.
Jika Lapsus$ terdengar familier, itu adalah grup yang sama yang mengklaim bertanggung jawab atas pelanggaran data NVIDIA baru-baru ini. Dalam insiden itu, Lapsus$ mengatakan telah memperoleh sekitar 1TB data rahasia dari perancang GPU, termasuk, klaim grup, skema, dan kode sumber driver.
Perusahaan telah menuntut agar NVIDIA membuka sumber driver-nya dan menghapus pembatas penambangan cryptocurrency dari GPU seri RTX 30-nya. Tidak jelas apa, jika ada tuntutan, yang dibuat Lapsus$ dari Samsung. Kelompok itu sebelumnya mengatakan tindakannya tidak bermotivasi politik. (ave)













Discussion about this post