• Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home World Politic

Rusia: Serangan Gencar Bakal Dihentikan Asal Mengakui Krimea Wilayah Rusia, Donetsk dan Lugansk Wilayah Merdeka

by Ave Rosa
7 Maret 2022 | 21:55 WIB
in Politic
Reading Time: 4 mins read
A A
Rusia: Serangan Gencar Bakal Dihentikan Asal Mengakui Krimea Wilayah Rusia, Donetsk dan Lugansk Wilayah Merdeka

Juru bicara Rusia Dmitry Peskov mengatakan hari ini, Senin (7/3/2022), bahwa Rusia menuntut agar Ukraina menghentikan aksi militer, mengubah konstitusinya untuk mengabadikan netralitas, mengakui Krimea sebagai wilayah Rusia dan mengakui republik separatis Donetsk dan Lugansk sebagai wilayah merdeka. Foto: Reuters via Daily Mail UK.

Avesiar – Moskow

Rusia telah menyampaikan kepada Ukraina, bahwa mereka akan menghentikan serangan gencarnya ‘dalam sekejap’, jika Kyiv memenuhi sejumlah persyaratan Kremlin saat kedua pihak bertemu untuk pembicaraan damai putaran ketiga.

Juru bicara Dmitry Peskov mengatakan hari ini (7/3/2022), bahwa Rusia menuntut agar Ukraina menghentikan aksi militer, mengubah konstitusinya untuk mengabadikan netralitas, mengakui Krimea sebagai wilayah Rusia, serta mengakui republik separatis Donetsk dan Lugansk sebagai wilayah independen.

Sebuah tank dengan simbol ‘Z’ (makna, for the victory) dicat di sisinya terlihat di desa Bugas yang dikuasai separatis selama konflik Ukraina-Rusia di wilayah Donetsk, Ukraina 6 Maret 2022. Foto: Reuters via Daily Mail UK.

Peskov mengatakan Ukraina mengetahui kondisi tersebut. “Dan mereka diberitahu bahwa semua ini bisa dihentikan dalam sekejap,” tambahnya, dilansir Daily Mail UK.

Itu adalah pernyataan Rusia yang paling eksplisit sejauh ini tentang persyaratan yang ingin diterapkan pada Ukraina untuk menghentikan apa yang disebutnya ‘operasi militer khusus’ di Ukraina, yang sekarang memasuki hari ke-12.

Pernyataan Peskov diungkapkan ketika delegasi Rusia berangkat ke Belarus bertemu dengan negosiator Ukraina untuk putaran ketiga pembicaraan tentang mengakhiri permusuhan.

Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov dan mitranya dari Ukraina Dmytro Kuleba juga akan bertemu di sebuah forum di Turki pada hari Kamis, kata Ankara. Ini akan menjadi pertemuan tingkat atas pertama sejak Moskow meluncurkan invasi pada 24 Februari.

Berbicara hari ini tentang masalah netralitas, Peskov mengatakan bahwa Ukraina harus membuat amandemen konstitusi, yang menurutnya Ukraina akan menolak setiap tujuan untuk memasuki blok mana pun. Hal tersebut hanya mungkin dengan membuat perubahan pada konstitusi.

Bacaan Terkait :

Trump Kesal dan Cabut Bantuan Militer, Tanpa Gencatan Senjata Zelensky Tidak Akan Berkuasa Lama

Ukraina Mati Listrik Imbas Serangan 188 Drone Rusia

Zelenskyy Mencemaskan Kedatangan Pasukan Korea Utara, Minta Sekutunya Jangan Diam Saja

Intelijen Korsel Isukan 1.500 Pasukan Korea Utara Tiba di Rusia Bantu Perangi Ukraina, Rusia Membantah

Putin Tegaskan kepada Barat, Rusia Tidak Bisa Dikalahkan di Ukraina

Ukraina Dapat Bantuan 50 Miliar Euro Agar Bisa Bertahan 4 Tahun ke Depan, Diwarnai Kekecewaan

Perdana Menteri Ukraina Sebut Tidak Ada Transit Gas Melalui Ukraina Setelah 2024

Load More

Juru bicara Kremlin bersikeras Rusia tidak berusaha untuk membuat klaim teritorial lebih lanjut di Ukraina.

“Kami benar-benar sedang menyelesaikan demiliterisasi Ukraina. Kami akan menyelesaikannya. Tetapi hal utama adalah bahwa Ukraina menghentikan aksi militernya. Mereka harus menghentikan aksi militer mereka dan kemudian tidak ada yang akan menembak,” katanya.

Menurut Peskov, mereka juga telah berbicara tentang bagaimana Ukraina harus mengakui bahwa Krimea adalah wilayah Rusia dan bahwa mereka perlu mengakui bahwa Donetsk dan Lugansk adalah negara merdeka. “ Itu saja. Serangan akan berhenti sebentar lagi,” kata Peskov kepada Reuters.

Invasi yang diluncurkan pada 24 Februari telah menyebabkan ribuan kematian warga sipil dan militer, telah memicu krisis pengungsi terburuk di Eropa sejak Perang Dunia Kedua, dan memicu kemarahan di seluruh dunia.

Rusia telah lama menuntut agar Ukraina setuju untuk mengesampingkan bergabung dengan NATO. Pada 2019, presiden Ukraina saat itu Petro Poroshenko menandatangani amandemen konstitusi yang mengikat negara itu untuk berusaha menjadi anggota NATO dan UE.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu hari ini mengumumkan bahwa Lavrov dan Kuleba akan bertemu di kota resor Antalya.

Kementerian luar negeri Rusia mengkonfirmasi rencana tersebut.

Anggota NATO Turki, yang berbagi perbatasan maritim dengan Rusia dan Ukraina di Laut Hitam, telah menawarkan untuk menengahi antara kedua pihak.

Ankara memiliki hubungan baik dengan Moskow dan Kyiv, dan menyebut invasi Rusia tidak dapat diterima meskipun menentang sanksi terhadap Moskow.

Cavusoglu mengatakan bahwa dalam panggilan telepon dengan Presiden Rusia Vladimir Putin pada Ahad (6/3/2022), Presiden Tayyip Erdogan mengulangi tawaran Turki untuk menjadi tuan rumah pertemuan tersebut dan Lavrov kemudian menerimanya.

“Kami secara khusus berharap pertemuan ini menjadi titik balik dan langkah penting menuju perdamaian dan stabilitas,” katanya, seraya menambahkan bahwa kedua menteri telah memintanya untuk bergabung dalam pembicaraan.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova mengkonfirmasi pertemuan itu di Telegram.

Kuleba mengatakan pada Sabtu (5/3/2022), bahwa dia terbuka untuk berbicara dengan Lavrov tetapi hanya jika mereka pembicaraan tersebut menghasilkan sesuatu.

Rusia mengumumkan “humanitarian corridors” (koridor kemanusiaan) baru pada Senin untuk mengangkut orang-orang Ukraina yang terperangkap di bawah pemboman ke Rusia sendiri dan sekutunya Belarusia, sebuah langkah yang segera dikecam oleh Kyiv sebagai aksi tidak bermoral.

Pengumuman itu muncul setelah dua hari gencatan senjata yang gagal untuk membiarkan warga sipil melarikan diri dari kota Mariupol yang terkepung, di mana ratusan ribu orang terperangkap tanpa makanan dan air, di bawah pengeboman tanpa henti dan tidak dapat mengevakuasi mereka yang terluka.

Rusia menyebut tindakannya di Ukraina sebagai ‘operasi militer khusus’. Hal ini telah menyebabkan perpindahan lebih dari 1,5 juta orang dalam apa yang dikatakan PBB sebagai krisis pengungsi yang tumbuh paling cepat di Eropa sejak Perang Dunia Kedua.

Sementara menjalin hubungan dekat dengan Rusia di bidang pertahanan, perdagangan dan energi, dan juga menerima kedatangan jutaan turis Rusia setiap tahun, Turki juga menjual drone ke Ukraina, yang membuat marah Moskow. (ave)

Tags: Bakal DihentikanDonetsk dan Lugansk Wilayah Merdekaperang rusia dan ukrainaSerangan Gencar RusiaSyarat Rusia Hentikan SeranganUkraina Harus Akui Krimea Wilayah Rusia
ShareTweetSendShare
Previous Post

Tes Antigen dan PCR Semua Perjalanan Domestik Segera Dihapus

Next Post

Lagi, Remaja Palestina (16) Dibunuh Pasukan Israel di Dekat Yerusalem

Mungkin Anda Juga Suka :

Paus Leo Tidak Takut pada Trump, Menyebut Dunia Sedang Dihancurkan Segelintir Tiran Saat Berseteru dengan Gedung Putih

Paus Leo Tidak Takut pada Trump, Menyebut Dunia Sedang Dihancurkan Segelintir Tiran Saat Berseteru dengan Gedung Putih

16 April 2026

...

AS Repot Berkonflik dengan Iran, Zelenskyy Kecewa Dicuekin Karena Suplai Senjata ke Ukraina Terganggu

AS Repot Berkonflik dengan Iran, Zelenskyy Kecewa Dicuekin Karena Suplai Senjata ke Ukraina Terganggu

15 April 2026

...

Negosiasi Iran dan AS Disebut Akan “Segera” Diadakan Lagi di Islamabad, Iran Menolak Diatur Pengayaan Uranium dan Nuklirnya

Negosiasi Iran dan AS Disebut Akan “Segera” Diadakan Lagi di Islamabad, Iran Menolak Diatur Pengayaan Uranium dan Nuklirnya

14 April 2026

...

Perundingan di Pakistan Gagal Mendikte Soal Program Nuklir, Trump Ancam Blokade Hormuz dan Serang Infrastruktur Sipil Iran

Perundingan di Pakistan Gagal Mendikte Soal Program Nuklir, Trump Ancam Blokade Hormuz dan Serang Infrastruktur Sipil Iran

12 April 2026

...

Sumber Senior Iran Sebut AS Setuju Cairkan Aset Iran Demi Pembicaraan di Islamabad, Seorang Pejabat AS Membantah

Sumber Senior Iran Sebut AS Setuju Cairkan Aset Iran Demi Pembicaraan di Islamabad, Seorang Pejabat AS Membantah

11 April 2026

...

Load More
Next Post
Lagi, Remaja Palestina (16) Dibunuh Pasukan Israel di Dekat Yerusalem

Lagi, Remaja Palestina (16) Dibunuh Pasukan Israel di Dekat Yerusalem

PCNU Tangsel Salurkan Bantuan ke Warga Terdampak Banjir di Serang

PCNU Tangsel Salurkan Bantuan ke Warga Terdampak Banjir di Serang

Discussion about this post

TERKINI

Paus Leo Tidak Takut pada Trump, Menyebut Dunia Sedang Dihancurkan Segelintir Tiran Saat Berseteru dengan Gedung Putih

16 April 2026

Polemik Alat Vape Disalahgunakan, Menelusuri Hukum Rokok Elektrik

15 April 2026

Saksikan Segera, Podcast Khusus Profesional “Ladders to be Leaders” Mengulas Perjalanan Hidup dan Karir

15 April 2026

AS Repot Berkonflik dengan Iran, Zelenskyy Kecewa Dicuekin Karena Suplai Senjata ke Ukraina Terganggu

15 April 2026

TikTok Lapor Tutup 780 Ribu Akun Anak dan Roblox Belum Dianggap Patuh PP TUNAS, Beberapa Menyatakan Patuh

14 April 2026

Negosiasi Iran dan AS Disebut Akan “Segera” Diadakan Lagi di Islamabad, Iran Menolak Diatur Pengayaan Uranium dan Nuklirnya

14 April 2026

Sufi Wanita yang Akan Menggenggam Tauhid Demi Menagih Janji Allah

13 April 2026

Perundingan di Pakistan Gagal Mendikte Soal Program Nuklir, Trump Ancam Blokade Hormuz dan Serang Infrastruktur Sipil Iran

12 April 2026

Munas XVI IPSI 2026 Dibuka Presiden Prabowo, Pencak Silat Budaya Bangsa Menuju Olimpiade

11 April 2026

Sumber Senior Iran Sebut AS Setuju Cairkan Aset Iran Demi Pembicaraan di Islamabad, Seorang Pejabat AS Membantah

11 April 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© 2017 Avesiar.com - All Rights Reserved

  • Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video