Avesiar – Abu Dhabi
Meninggalkan anak-anak tanpa pengawasan di mobil menjadi perhatian khusus di Uni Emirat Arab. Pasalnya, aktivitas tersebut dapat mengakibatkan cedera atau kematian. Dilansir Arab News, Sabtu (20/8/2022), kepolisian Abu Dhabi memperingatkan minggu ini dan memberlakukan denda sebanyak 1.361 dolar bagi siapapun yang melakukannya.
Aktivitas tersebut sangat berbahaya selama bulan-bulan musim panas, di mana suhu di seluruh negeri telah melonjak hingga 48°C.
“Meninggalkan anak-anak tanpa pengawasan adalah kejahatan yang dapat dihukum oleh hukum, dan Hukum Wadeema sangat keras bagi pelanggarnya. Ini membebankan denda minimum Dh5.000 pada wali yang meninggalkan anak tanpa pengawasan di dalam kendaraan, dan ini dapat disertai dengan hukuman penjara,” kata Kapten Mohammed Hamad Al-Isai, direktur Direktorat Lalu Lintas dan Patroli Polisi Abu Dhabi saat wawancara di Emarat TV.
UEA, tambah Al-Isai, telah melaporkan beberapa contoh di mana seorang anak ditinggalkan tanpa pengawasan di dalam kendaraan, yang mengakibatkan kematian mereka.
Sutradara menceritakan sebuah kejadian di mana seorang ayah melupakan bayinya di dalam mobil karena asyik dengan panggilan telepon. Pada saat pria itu menyadari bahwa bayinya terkunci di dalam mobil tanpa AC, bayi itu sudah meninggal, kata Al-Isai.
“Saya berharap warga menganggap kejadian ini sebagai peringatan. Setiap kali Anda keluar, Anda harus memastikan untuk memeriksa kendaraan Anda sebelum mengunci. Selain itu, tidak ada pengendara atau wali yang boleh meninggalkan anak tanpa pengawasan, bahkan selama satu menit, ketika menjauh dari kendaraan. Wali bertanggung jawab atas kesejahteraan dan keselamatan anak-anak,” direktur Direktorat Lalu Lintas dan Patroli Polisi Abu Dhabi itu memperingatkan. (ard)













Discussion about this post