• Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Nasional & Opini Kesehatan

Lahir dan Divaksin Sebelum Tahun 1980, Menkes: Cenderung Aman dari Cacar Monyet

by Ave Rosa
22 Agustus 2022 | 21:53 WIB
in Kesehatan
Reading Time: 2 mins read
A A
Lahir dan Divaksin Sebelum Tahun 1980, Menkes: Cenderung Aman dari Cacar Monyet

Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin mengatakan bahwa orang Indonesia yang lahir dan divaksin cacar sebelum tahun 1980an cenderung aman dari cacar monyet. Foto: kemkes.go.id

Avesiar – Bali

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan bahwa Indonesia melakukan vaksinasi cacar kepada populasi sebelum tahun 1980an disebabkan wabah cacar melanda Indonesia termasuk Asia dan Eropa pada saat itu. Akibat peristiwa tersebut, menurut dia, orang yang lahir sebelum tahun 1980 cenderung aman dari penularan cacar monyet.

Vaksin cacar yang disuntikkan sebelum tahun 1980 ketika itu,ungkap Menkes Budi Gunadi, tidak memiliki masa kadaluarsa, atau antibodi bertahan seumur hidup. Sehingga ia berharap, orang-orang yang lahir sebelum tahun 1980 masih memiliki antibodi saat ini.

“Virus cacar monyet vaksinasinya sampai 1980, kalau teman-teman yang lahir sebelum 1980 seperti saya, ada tuh di tangan goresan-goresannya, bekas vaksin cacar saat dulu. Nah, ini sekali divaksin seumur hidup. Teman-teman yang lahir di bawah 1980an ke bawah terproteksi, mungkin enggak 100 persen, tapi terproteksi,” katanya dalam konferensi pers G20 Health Working Group, Senin (22/8/2022), dilansir jawapos.com.

Menurut Menkes, prevalensi cacar monyet di Indonesia cenderung lebih rendah daripada Eropa. Dulu, sejarahnya, kata dia, wabah cacar di Asia datang belakangan dibanding Eropa. Maka antibodi orang Eropa lebih cepat hilang.

“Karena lebih cepat hilang wabahnya, lebih cepat vaksinasinya, lebih sedikit orang yang punya antibodi di Eropa. Orang Indonesia saat ada wabah cacar dulu, termasuk saya itu divaksinasi lho, sehingga masih ada antibodinya. Seharusnya sih masih ada antibodinya,” katanya.

Ia menegaskan fatalitas atau tingkat kematian cacar monyet lebih rendah dibanding Covid-19. Dari hampir 40 ribu orang, sebanyak 12 kematian dilaporkan.

“Dan itu yang meninggal karena infeksi sekunder. Ada infeksi bakteri di paru, atau otak menyebabkan meningitis. Bukan meninggal karena ruam di kulitnya,” jelasnya.

Bacaan Terkait :

Pasien Monkeypox Pertama Terkonfirmasi, Kemenkes: Bisa Sembuh Sendiri 2-4 Minggu

Load More

“Dan strain cacar monyet itu ada dua, yakni dari Afrika Barat dan Afrika Tengah. Satu fatal, satu enggak. Semoga (pasien pertama) di kita yang enggak fatal,” tegasnya. (adm)

Tags: Cacar MonyetCenderung AmanDivaksin Tahun 1980Lahir di 1980Menteri KesehatanMonkeypox
ShareTweetSendShare
Previous Post

Raja dan Ratu Yordania Bersukacita, Putra Mahkota Hussein  Bertunangan dengan Rajwa dari Arab Saudi

Next Post

Anak yang Lahir dari Pernikahan Beda Agama Statusnya Bagaimana?

Mungkin Anda Juga Suka :

Penghapusan Tunggakan Iuran BPJS Kesehatan, Ombudsman Sebut Kembalinya Marwah Jaminan Sosial

Penghapusan Tunggakan Iuran BPJS Kesehatan, Ombudsman Sebut Kembalinya Marwah Jaminan Sosial

15 Oktober 2025

...

Tegaskan Komitmen Pemerintah Tingkatkan Layanan Kesehatan, Prabowo Targetkan 500 Rumah Sakit Berkualitas Tinggi

Tegaskan Komitmen Pemerintah Tingkatkan Layanan Kesehatan, Prabowo Targetkan 500 Rumah Sakit Berkualitas Tinggi

27 Agustus 2025

...

Cegah Pengeluaran Devisa ke Luar Negeri, Presiden Prabowo Resmikan KEK Sanur dan Bali International Hospital

Cegah Pengeluaran Devisa ke Luar Negeri, Presiden Prabowo Resmikan KEK Sanur dan Bali International Hospital

26 Juni 2025

...

Diresmikan Presiden Prabowo, NSWAC Indonesia Siap Menyaingi Layanan Kesehatan Dunia

Diresmikan Presiden Prabowo, NSWAC Indonesia Siap Menyaingi Layanan Kesehatan Dunia

25 Juni 2025

...

Sertifikat Halal Roti Merek Okko Dicabut, BPJPH Temukan Penggunaan Bahan Berbahaya

Sertifikat Halal Roti Merek Okko Dicabut, BPJPH Temukan Penggunaan Bahan Berbahaya

2 Agustus 2024

...

Load More
Next Post
Anak yang Lahir dari Pernikahan Beda Agama Statusnya Bagaimana?

Anak yang Lahir dari Pernikahan Beda Agama Statusnya Bagaimana?

Rumah Digeledah FBI, Trump Mengajukan Gugatan Terhadap Pemerintah AS

Rumah Digeledah FBI, Trump Mengajukan Gugatan Terhadap Pemerintah AS

Discussion about this post

TERKINI

Iran Peringatkan Negara-negara Teluk Agar Tidak Mengizikan Wilayahnya Jadi Tuan Rumah Serangan

22 April 2026

Menjalani Usia Paruh Baya yang Identik dengan Midlife Crisis, Kiat Sehat Psikis dan Fisik

22 April 2026

Trump Posting di Truth Social Ngamuk-ngamuk Dianggap Dirayu Netanyahu untuk Perang Lawan Iran dan Kredibilitasnya 32 Persen

21 April 2026

Pematangan Giant Sea Wall Pantura Dipercepat, Ratas Dipimpin Presiden Prabowo

21 April 2026

Negosisasi Putaran Dua Akan Kembali Dimediasi Pakistan dalam Beberapa Jam, Iran Belum Konfirmasi dan Trump Kembali Ancam

20 April 2026

Tingkatan Rezeki Dalam Islam, Harta Ternyata Ada di Bagian Ini

20 April 2026

Iran Memaksa AS Akui Sistem Pertahanannya yang Murah dan Efektif

19 April 2026

Hormuz Kembali Ditutup Buntut AS Tidak Buka Blokade, Dua Kapal Kena Tembakan Iran

18 April 2026

Imbas Naiknya Kekerasan Perempuan di Ruang Digital, Pemerintah Awasi dan Bisa Tutup Platform yang Abai

18 April 2026

Kabar Baik Dibukanya Selat Hormuz, Saham Melonjak dan Harga Minyak Anjlok 10 Persen

17 April 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© 2017 Avesiar.com - All Rights Reserved

  • Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video