• Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Syar'i True Story

Istighfar dan Kisah Imam Ahmad bin Hanbali yang Mendatangi Penjual Roti

by Ave Rosa
16 September 2022 | 23:58 WIB
in True Story
Reading Time: 4 mins read
A A
Istighfar dan Kisah Imam Ahmad bin Hanbali yang Mendatangi Penjual Roti

Ilustrasi. Gambar: Freepik.

Avesiar – Jakarta

Cara yang biasanya dilakukan oleh seseorang ketika melakukan kesalahan adalah membaca istighfar, yaitu memohon ampunan kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala atas kesalahan yang telah dilakukannya.

Dilansir Suara Muhammadiyah, Jum’at (16/9/2022), kata istighfar, berasal dari kata غفر (ghofaro yaghfiru) yang bermakna mengampuni atau memaafkan. Di dalam kamus Al-Munawwir Istighfar diartikan (4 artian) yaitu mengampuni, menutupi, memperbaiki, dan mendoakan. Kemudian menurut Imam Ar-Raghib Al-Asfahani dalam kitabnya Mufradat li Alfadh Al-Qur’an, istighfar adalah meminta ampun kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala dari segi ucapan dan juga perbuatan.

Istighfar dapat berarti memohon ampunan, bertaubat atas perbuatan buruk yang telah dilakukan. Sebagai hamba, karena manusia sangat membutuhkan ampunan Allah, sehingga sangat dianjurkan untuk beristighfar. Karena beristighfar dapat dilakukan di manapun dan kapanpun setiap waktu. Kecuali pada tempat-tempat yang dilarang oleh syariat.

Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam telah bersabda yang diriwayatkan oleh Imam Muslim. “Telah menceritakan pada kami Yahya ibn Yahya dan Qutaibah ibn Sa’id dan Abu ar-Rabi’ al-‘Atakiy, seluruhnya dari Hammad. Yahya berkata: telah menceritakan pada kami Hammad ibn Zaid dari Tsabit dari Abi Burdah. Dari al-‘Aghari al-Muzabiy, mereka semua adalah para sahabat, bahwasanya Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda: Sesungguhnya istighfar itu selalu meliputi hatiku dan sungguh aku selalu memohon ampun kepada Allah setiap hari sebanyak seratus kali” [HR. Muslim].

Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam saja yang kedudukannya jelas di sisi Allah mutlak masuk surga. Masih beristighfar 100 kali dalam sehari, apalagi kita orang biasa yang tak pernah luput dari kesalahan dan dosa. Hal ini mengingatkan kisah antara Imam Ahmad Bin Hambal dengan Penjual Roti.

Imam Ahmad bin Hanbal adalah murid dari Imam Syafi’I yang dikenal juga sebagai Imam Hanbali.

Di usia tua, ia bercerita, suatu waktu tanpa tahu alasannya tiba-tiba ingin ke kota di Irak. Padahal tidak ada janji ataupun hajat di sana.

Bacaan Terkait :

Waspada Istidraj, Jebakan Kenikmatan yang Menghinakan dan Membinasakan

Load More

Akhirnya Imam Ahmad pergi sendiri menuju ke kota Bashrah, Irak. Ia bercerita saat tiba di sana waktu Isya, kemudian ikut shalat berjamaah Isya di masjid. Hatinya terasa tenang, kemudian istirahat di masjid.

Begitu selesai shalat dan jamaah bubar, Imam Ahmad ingin tidur di masjid. Tiba-tiba marbut masjid datang menemui Imam Ahmad sambil bertanya, “Mengapa syekh (panggilan untuk orang tua), mau apa di sini?”

Marbut tidak tahu kalau yang ditegurnya adalah Imam Ahmad. Imam Ahmad pun tidak memperkenalkan dirinya. Di Irak semua orang kenal Imam Ahmad sebagai seorang ulama besar dan ahli hadits. Sosok ulama yang sangat saleh dan zuhud. Zaman itu tidak ada foto sehingga orang tidak tahu wajahnya, hanya tahu namanya sudah terkenal.

Imam Ahmad menjawab, “Saya ingin istirahat, saya musafir.” Marbut berkata, “Tidak boleh, tidak boleh tidur di masjid.”

Imam Ahmad melanjutkan ceritanya, “(Di masjid itu) saya didorong-dorong oleh orang (marbut) itu, disuruh keluar dari masjid, setelah keluar masjid, maka dikuncilah pintu masjid.”

Setelah diusir dari dalam masjid, Imam Ahmad ingin tidur di teras masjid. Ketika sudah berbaring di teras masjid, marbutnya datang lagi dan marah-marah kepada Imam Ahmad.

Marbut itu mengatakan, “Mau apa lagi syekh?” Imam Ahmad menjawab, “mau tidur, saya musafir.” Marbut masjid menimpali, “di dalam masjid tidak boleh, di teras masjid juga tidak boleh.”

Setelah itu Imam Ahmad diusir bahkan didorong dari teras masjid sampai ke jalanan.

Di samping masjid ada penjual roti yang rumahnya kecil, di rumah itu ia membuat dan menjual roti. Penjual roti itu sedang membuat adonan, sambil melihat kejadian Imam Ahmad didorong-dorong oleh marbut ke jalan.

Saat Imam Ahmad sampai di jalanan, penjual roti itu memanggil dari jauh dan mengajaknya menginap di rumahnya. Imam Ahmad bersedia dengan ajak menginap itu.

Imam Ahmad masuk ke rumah penjual roti, duduk di belakangnya yang sedang membuat roti. Imam Ahmad masih tidak memperkenalkan dirinya, ia layaknya seorang musafir.

Penjual roti ini perilakunya lain daripada umumnya, kalau Imam Ahmad tidak mengajak berbicara, ia terus membuat adonan roti sambil membaca istighfar. Kalau diajak bicara baru menjawab seperlunya.

Saat meletakkan garam membaca Astaghfirullah, memecahkan telur membaca Astaghfirullah, mencampur gandum membaca Aastaghfirullah. Ia selalu mengucap istighfar.

Imam Ahmad memperhatikan terus, lalu bertanya, “Sudah berapa lama kamu lakukan ini (membaca istighfar setiap saat)?” Penjual roti menjawab, “Sudah lama sekali syekh, saya menjual roti sudah 30 tahun, jadi semenjak itu saya lakukan ini.”

Imam Ahmad bertanya lagi, “Apa hasil dari perbuatanmu ini?” Penjual roti menjawab, “Hajat yang saya minta pasti dikabulkan Allah, semua yang saya minta kepada Allah langsung diterima.”

Penjual roti menambahkan, “Semua dikabulkan Allah kecuali satu, masih satu yang belum Allah kabulkan.” Imam Ahmad penasaran kemudian bertanya, “Apa itu?”

Penjual roti menjawab, “Saya minta kepada Allah supaya dipertemukan dengan Imam Ahmad.”

Seketika itu juga Imam Ahmad bertakbir. Kemudian berkata, “Allah telah mendatangkan saya jauh dari Baghdad ke Bashrah, bahkan sampai didorong-dorong marbut masjid itu sampai ke jalanan karena istighfar yang kamu lakukan.” (dwi)

Tags: IstighfarIstighfar Penjual RotiKeistimewaanKisah Imam Ahmad bin HanbaliMemohon Ampun
ShareTweetSendShare
Previous Post

Suku Bunga yang Lebih Tinggi Dapat Memicu Resesi Global

Next Post

Banjir Parah Seperti ‘Kiamat’ Menyapu Kota-kota di Italia

Mungkin Anda Juga Suka :

Sufi Wanita yang Akan Menggenggam Tauhid Demi Menagih Janji Allah

Sufi Wanita yang Akan Menggenggam Tauhid Demi Menagih Janji Allah

13 April 2026

...

Mustajabnya Doa Sahabat Rasulullah SAW Sa’ad bin Abi Waqqash yang Difitnah oleh Usamah bin Qatadah

Mustajabnya Doa Sahabat Rasulullah SAW Sa’ad bin Abi Waqqash yang Difitnah oleh Usamah bin Qatadah

28 Maret 2026

...

Ancaman Bagi yang Berbuat Dzolim Menurut Al Qur’an dan Hadis, Agar Segera Meminta Kehalalan atau Maafnya

Ancaman Bagi yang Berbuat Dzolim Menurut Al Qur’an dan Hadis, Agar Segera Meminta Kehalalan atau Maafnya

23 Maret 2026

...

Sahabat Abu Dzar al-Ghifari, Pria Zuhud Berasal dari Kabilah yang Suka Merampok

Sahabat Abu Dzar al-Ghifari, Pria Zuhud Berasal dari Kabilah yang Suka Merampok

2 Januari 2026

...

Kisah Pria yang Akhirnya Dikeluarkan dari Neraka dan Terakhir Masuk Surga

Kisah Pria yang Akhirnya Dikeluarkan dari Neraka dan Terakhir Masuk Surga

30 Desember 2025

...

Load More
Next Post
Banjir Parah Seperti ‘Kiamat’ Menyapu Kota-kota di Italia

Banjir Parah Seperti ‘Kiamat’ Menyapu Kota-kota di Italia

Duka Mendalam, Ketua Dewan Pers Prof Dr Azyumardi Azra Wafat

Duka Mendalam, Ketua Dewan Pers Prof Dr Azyumardi Azra Wafat

Discussion about this post

TERKINI

Direktur Pusat Islam San Diego Mengutuk Serangan Islamophobia di Masjid San Diego

20 Mei 2026

Warga AS Menanggung Biaya Bahan Bakar Tambahan Lebih dari  40 Miliar Dolar Setelah Sejak Ikut Israel Perang Menyerang Iran

19 Mei 2026

Berkontribusi Besar Mencetak SDM Unggul, PTS Harus Setara dengan Kampus Negeri

19 Mei 2026

Luwesnya Chintya Dian Astuti, Wakil Ketua Kadin Pelestarian Hutan & Sungai Konsisten Jaga Lingkungan

18 Mei 2026

Jemaah Lansia dan Risiko Tinggi Akan Ikut Skema Murur, Kurangi Kepadatan di Muzdalifah

17 Mei 2026

Judi Online Makan Korban 200 Ribu Anak Indonesia, Termasuk 80 ribu Anak di Bawah 10 Tahun

16 Mei 2026

Man with Leaps, Guz Reza Syarief yang Kini Tidak Hanya Memotivasi Seni Memimpin, Tapi Juga Berdakwah

16 Mei 2026

Bahayanya Melanggar Hukum Haji, 19 Warga Indonesia Ditangkap Otoritas Saudi

15 Mei 2026

Kokohnya Arief ‘Wing’ Wiryawan Mantan Humas yang Banting Setir Jadi Dirut Properti, Hearty Leader

15 Mei 2026

Jangan Ketawa, Ini Singkatan-singkatan Pembelajaran Kelas Daring

14 Mei 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© 2017 Avesiar.com - All Rights Reserved

  • Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video