Avesiar – Jakarta
Dugaan atas tuduhan “menghasut melawan Israel”, dikutip dari The New Arab, Senin (22/5/2023), telah menyebabkan lagu Palestina “Ana Dammi Falastini” (Darahku adalah Palestina) oleh penyanyi Palestina Mohammed Assaf dihapus dari layanan streaming musik Spotify dan Apple Music.
Penyanyi lagu tersebut mengatakan dia merasa “terkejut” bahwa lagu andalannya diturunkan dari layanan streaming yang banyak digunakan dalam sebuah pernyataan pada hari Minggu ke Al-Araby Al-Jadeed, situs saudara Arab The New Arab.
“Saya mengecek halaman resmi saya di platform Spotify dan Apple Music, dan kaget lagu ‘Ana Dammi Falastini’ dihapus. Saya mendapat email resmi tentang itu, dengan dalih lagu menghasut musuh zionis, yang membuat saya lebih tersanjung bahwa lagu saya mengekspresikan perlawanan rakyat Palestina terhadap pendudukan,” ujarnya dikutip dari The New Arab.
Dirilis pada 2015, lagu yang diterjemahkan menjadi “Darahku adalah Palestina”, secara luas dianggap sebagai lagu patriotik Palestina yang sering dimainkan atau dinyanyikan dalam acara-acara yang menandai budaya Palestina.
Penyanyi berusia 33 tahun, yang berasal dari Jalur Gaza yang terkepung, seperti dikutip dari The New Arab, mencemooh klaim tersebut, dengan mengatakan: “Tuduhan ini meningkatkan kehormatan saya dan milik tanah air saya, Palestina dan tujuan saya,” dan bahwa “bahkan jika mereka menghapus lagu ini, itu hadir dalam ingatan dan hati nurani setiap orang Palestina dan setiap orang bebas terhormat yang membela hak rakyat Palestina untuk memperoleh kebebasan dan kemerdekaan mereka.”
Pria yang tinggal di Dubai itu menambahkan bahwa penghapusan tersebut menunjukkan “permusuhan mereka terhadap kebebasan dan keadilan, dan terhadap perjuangan Palestina.”
Spotify membantah telah menghapus musik dari platform musik.
“Spotify bertujuan untuk menawarkan berbagai macam musik di platform kami, tetapi ketersediaannya dapat bervariasi dari waktu ke waktu dan di setiap negara,” katanya dalam sebuah pernyataan.
“Penghapusan beberapa konten Mohammed Assaf tidak ditentukan oleh Spotify, melainkan oleh distributor. Kami mengantisipasi pengembaliannya dalam waktu dekat dan mohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan.”
Assaf, yang dibesarkan di kamp pengungsi Khan Younis, adalah penyanyi yang sangat populer di Timur Tengah dan Afrika Utara, setelah memenangkan musim kedua acara kompetisi menyanyi ‘Arab Idol’ pada tahun 2013.
Kemenangan warga Gaza itu dirayakan secara luas di wilayah tersebut dan dianggap penting karena warisan Palestinanya.
Setelah kemenangannya, Assaf diangkat sebagai duta perdamaian oleh Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA). (ard)













Discussion about this post