Avesiar – Jakarta
Balap Formula E (E-Prix) yang berlangsung di Jakarta membuat kesan menantang bagi Tim Formula E Nissan. Hal tersebut bagi mereka adalah bagian dari melanjutkan performa positif yang telah dihasilkan di Monaco.
Pada gelaran yang berlangsung di Monaco, tim Nissan meraih hasil terbaiknya musim ini di ruas-ruas jalan Monte-Carlo, dengan Sacha Fenestraz dan Norman Nato yang berada di posisi tiga besar dalam kualifikasi, dan akhirnya Fenestraz mengklaim posisi keempat dalam balapan.
Melalui siaran pers yang diterima redaksi Avesiar, Selasa (6/6/2023), tim Formula E Nissan mengakui, Jakarta E-Prix menjadi double header, dengan tim dan pembalap harus berjuang melawan kondisi sulit dalam dua balapan.
Suhu lebih dari 30 derajat celcius dan kelembapan yang sangat tinggi, membuat mobil baru untuk Musim 9, Gen3, menghadapi ujian unik pada kalender Formula E kemarin.
“Kami telah bekerja keras sejak di Monaco untuk memberi kesempatan terbaik guna membangun kinerja kami dan menjaga momentum, yang telah menjadi tantangan bagi kami tahun ini. Kami benar-benar melakukan peningkatan besar menjelang putaran terakhir, jadi kami bertujuan untuk mengkonsolidasikannya dan melanjutkan pengembangan kami,” terang Direktur Pelaksana dan Kepala Tim dari Tim Formula E Nissan Tommaso Volpe.
Sementara, Sacha Fenestraz, pembalap Tim Nissan Formula E menyebut bahwa di Jakarta adalah balapan terpanas tahun ini dan semua orang memberi tahu saya betapa sulitnya itu.
“Di sisi balap, saya sangat bersemangat, setelah memperoleh akhir pekan terbaik kami musim ini di Monaco. Treknya terlihat menarik, mirip dengan Monaco atau Cape Town dalam beberapa tikungan dan karakteristik trek, jadi kami menjalani akhir pekan yang hebat,” ujarnya. (dwi)













Discussion about this post