Avesiar – Jakarta
Cuaca panas dan ekstrem yang berlangsung akhir-akhir ini membuat banyak orang yang melakukan aktifitas di luar ruang pada siang hari merasa tidak nyaman. Selain tubuh mengeluarkan keringat berlebihan, kulit juga akan terasa tersengat rasa panas yang tidak seperti cuaca panas yang umum.
Menyiasati agar dampak cuaca panas dan ekstrem tidak mengganggu kesehatan tubuh dan kulit, ada beberapa tips yang dapat dilakukan seperti dilansir laman Halodoc berikut:
1. Hindari hidrasi kulit dengan minum air yang cukup
Keringat akan keluar dari tubuh secara meningkat saat cuaca panas. Hal ini membuat Anda lebih cepat merasa dehidrasi. Dehidrasi tidak hanya terjadi pada tenggorokan saja, kulit juga bisa dehidrasi jika tidak mendapatkan cairan yang cukup. Dampaknya menyebabkan iritasi, kemerahan, dan kulit kering.
Pastikan Anda minum air yang banyak sebelum haus untuk menjaga hidrasi kulit. Anda bisa bisa membawa botol semprot air ke manapun pergi agar bisa merehidrasi wajah ketika kering. Anda juga bisa menggunakan losion atau pelembab agar cairan yang ada di dalam kulit tetap terjaga.
2. Gunakan pakaian yang ringan dan longgar
Saat cuaca panas, ada baiknya Anda mengenakan pakaian dengan bahan yang ringan dan longgar di tubuh. Anda bisa mencari bahan katun atau linen yang mudah menyerap keringat.
Jangan lupa perhatikan juga warna pakaian. Menggunakan baju berwarna gelap akan membuat merasa lebih kepanasan, karena warna gelap lebih menyerap panas. Pilih warna-warna terang seperti putih, krem, atau pastel untuk menyejukkan tubuh.
3. Berteduh di siang hari
Sinar matahari yang paling terik adalah saat jam 11 pagi hingga jam 3 sore. Nah, sebisa mungkin pada saat tersebut Anda menjauhi sinar matahari langsung. Jika Anda memaksakan diri, tidak hanya sinar matahari bisa merusak kulit, Anda juga akan lebih kepanasan karena suhu yang tinggi. Anda bisa berteduh di dalam ruangan dan tidak melakukan aktivitas seperti olahraga di jam-jam ini.
4. Oleskan tabir surya
Cara yang penting untuk menjaga kesehatan kulit saat cuaca panas adalah tidak lupa memakai sunblock atau tabir surya. Menggunakan sunblock adalah cara terbaik untuk melindungi kulit dari sinar UV berbahaya. Saat Anda menggunakan tabir surya minimal SPF 30 sebelum keluar rumah, ini bisa mengurangi risiko kulit terbakar matahari dan kulit kering.
Ahli medis juga mengatakan bahwa Anda tetap perlu menggunakan tabir surya meskipun tidak terkena matahari yang terik.
5. Gunakan Kacamata Khusus
Selain itu, Anda juga bisa menggunakan kacamata hitam atau sejenis yang membantu mata terlindungi dari sengatan dan terangnya sinar matahari.
Dampak Cuaca Panas pada Kulit dan Gejalanya
Saat cuaca panas terjadi secara ekstrem, kamu akan memiliki risiko yang lebih tinggi untuk mengalami masalah kulit. Selain itu, cuaca ekstrem juga bisa mendatangkan penyakit kulit yang tidak akan muncul di cuaca biasa.
Gejala yang bisa muncul saat kulit mengalami masalah karena sebab cuaca antara lain:
- Kulit terlihat dan terasa kering
- Bagian kulit yang terkena matahari terlihat merah.
- Rasa gatal atau perih pada kulit.
- Benjolan kecil-kecil di area berkeringat.
Keluhan ini bisa teratasi dengan penggunaan losion atau produk kesehatan untuk kulit. Namun, dalam kasus tertentu, keluhan ini bisa menjadi awal dari penyakit kulit lebih serius. (adm)













Discussion about this post