Avesiar – Jakarta
Tekanan perasaan atau kerap disebut stress kerap dialami banyak orang. Rutinitas sehari-hari, terutama berkaitan dengan pekerjaan, sering menjadi pemicunya. Namun, jangan kuatir. Hal semacam ini dapat diatasi dengan berbagai cara positif.
Stress di tempat kerja diketahui memiliki penyebab yang lumayan signifikan terhadap penyakit yang ringan (pilek) hingga penyakit yang serius seperti penyakit jantung dan sindrom metabolik. Untuk mengatasinya, berikut caranya seperti dikutip dari berbagai sumber
Mengatasi Stress di Tempat Kerja
1. Buatlah Perencanaan Setiap Hari
Terkadang banyak orang yang menjalani pagi hari dengan terburu-buru tanpa suatu perencanaan. Kondisi ini bisa memicu pekerjaan yang tertunda atau tidak dapat dikelola dengan baik.
Sebaiknya mulailah sebuah hari dengan perencanaan yang matang agar Anda bisa menjalani pekerjaan di kantor secara maksimal. Ketika Anda menjalani setiap hari dengan perencanaan yang matang, nutrisi yang baik, hingga suasana hati yang positif, tentunya Anda akan terhindar dari stres.
2. Pentingnya Mengatur Waktu
Pengaturan waktu di antara pekerjaan dan kehidupan pribadi sangat penting untuk mencegah Anda kewalahan. Oleh karena itu harus ada batasan yang jelas antara pekerjaan dan kehidupan pribadi untuk mencegah potensi stress.
3. Kenali Batas Kemampuan
Mengenali sampai mana batas kemampuan Anda dalam menanggung beban pekerjaan penting diketahui untuk mengurangi stres dalam pekerjaan.
Dengan begitu, Anda juga dapat memperhitungkan berapa lama waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan beban kerja. Selain itu, Anda dapat terhindar dari rasa lelah berlebihan.
4. Hindari Multitasking
Mungkin Anda sempat berpikir untuk melakukan beberapa pekerjaan dalam satu waktu agar memaksimalkan waktu yang digunakan. Namun keadaan demikian akan menyebabkan kecepatan kerja Anda menurun. Hal ini akan mengakibatkan kesulitan fokus dalam pekerjaan Anda.
5. Bicarakan dengan Atasan Anda
Bagi sebagian orang, berbicara dengan atasan atau melakukan sesi curhat kecil terkadang merupakan hal yang agak canggung. Namun, cobalah bicarakan mengenai stres yang Anda alami kepada atasan sebagai tips mengatasi stres kerja.
Anda juga berhak untuk menolak atau mengatakan tidak pada atasan, jika merasa beban yang diberikan sudah melewati batas kemampuan, atau bahkan beban pekerjaan yang diberikan di luar dari tanggung jawab pekerjaan. Tujuannya bukan untuk mengeluh, melainkan untuk membuat rencana efektif dalam mengelola stres kerja.
6. Semakin Mendekatkan Diri Pada Sang Pencipta
Satu hal yang tidak bisa dihilangkan dalam kehidupan manusia adalah merasakan bahwa setiap hal terjadi karena Tuhan yang mengatur segalanya.
Bagi seorang Muslim bisa semakin banyak berdzikir dan beristighfar selain dari ibadah wajib. Sedangkan bagi yang beragama lain tentu melakukan hal-hal seperti yang dituntun dalam agamanya masing-masing.
7. Hindari Konflik di Kantor
Sebaiknya hindari segala hal yang berisiko menjadi konflik atau masalah di kantor. Bukan hanya pekerjaan yang bertumpuk, memiliki konflik atau masalah pribadi di kantor juga bisa memicu seseorang mengalami stres.
Jadi, jika memungkinkan sebaiknya hindari masalah-masalah sensitif yang bisa menimbulkan konflik. Hindari bergosip dan jangan terlalu menceritakan masalah pribadi ke dalam kantor agar Anda bisa memiliki lingkungan kerja yang sehat.
8. Lupakan Pekerjaan Sejenak
Beban atau target pekerjaan tidak jarang membuat Anda menjadi stres. Bahkan, tidak jarang hal ini berdampak dan menimbulkan masalah lain di kehidupan pribadi. Jika merasa diri Anda sudah berada di tahap ini, cobalah untuk mengistirahatkan diri sejenak.
Lupakan pekerjaan sejenak dan carilah hiburan yang dapat membuat Anda tertawa. Pasalnya, tertawa dapat memberikan dampak positif bagi tubuh dan jiwa Anda.
Jangan lupa bahwa Anda memiliki hak cuti. Jika memang diperlukan, Anda bisa mengambil cuti selama beberapa waktu untuk menenangkan diri dan menjauhi stres kerja.
9. Cobalah Melakukan Meditasi
Mungkin Anda merasa bahwa meditasi atau yoga bukanlah gaya Anda. Namun, aktivitas ini dapat Anda coba untuk mengatasi stres, termasuk akibat pekerjaan. Tips mengatasi stres kerja ini dapat memberikan efek positif bagi kesehatan jiwa dan fisik Anda dengan menumbuhkan rasa keseimbangan, ketenangan, dan kedamaian.
Selama sesi meditasi, Anda dapat lebih memfokuskan perhatian dan menenangkan arus pikiran yang membuat kepala terasa penuh dan stres.
10. Cobalah Stretching
Stretching tak hanya bermanfaat untuk kesehatan fisik, tetapi juga untuk kesehatan mental. Jika dilakukan secara rutin, gerakan ini bisa mengendurkan ketegangan pada otot serta meningkatkan oksigen ke otak sehingga stres dapat terkendali dengan baik.
Untuk mengatasi stres, Anda bisa melakukan gerakan stretching pada area punggung bawah atau bahu.
11. Rutin Olahraga
Sambil menunggu kemacetan yang biasanya terjadi saat pulang kerja, Anda bisa mengisi waktu dengan berolahraga. Rutin berolahraga bisa membantu Anda untuk menurunkan dan mengelola stres dengan baik.
12. Dengarkan Musik
Sebuah penelitian menyebutkan bahwa orang yang mendengarkan musik akan lebih cepat pulih dari stres. Hal ini karena mendengarkan musik dapat mengurangi pelepasan hormone kortisol (hormon stres) dalam tubuh, sehingga stres akan berkurang.
13. Rapikan Meja Kerja
Tips mengatasi stres kerja lainnya adalah merapikan meja kerja. Meja yang tersusun rapi dan terorganisir dapat membuat Anda bekerja lebih efisien. Hal ini tentunya dapat mengurangi risiko Anda mengalami stres kerja.
14. Ciptakan Suasana Kerja yang Nyaman
Suasana kerja yang nyaman dapat membuat Anda lebih berkonsentrasi dan termotivasi. Anda bisa mulai dengan melakukan hal-hal kecil, seperti menggunakan kursi yang ergonomis dan menjaga kebersihan meja kerja.
15. Keluar Kantor Saat Makan Siang
Terkadang banyak pekerja yang malas untuk keluar kantor saat makan siang. Padahal, waktu makan siang juga bisa digunakan sebagai cara mengelola stres dan mencegah rasa bosan yang muncul saat bekerja.
Untuk itu, sebaiknya keluarlah sejenak dari kantor dan pastikan Anda mengonsumsi berbagai jenis makanan yang sehat. Dengan terpenuhinya nutrisi, maka kesehatan fisik dan mental Anda akan menjadi lebih optimal.
16. Istirahat Secara Optimal
Saat libur akhir pekan, sebaiknya hindari untuk melakukan hal-hal yang berkaitan dengan pekerjaan. Pastikan Anda beristirahat dengan tepat. Luangkan waktu untuk melakukan berbagai hal menyenangkan agar stres yang Anda alami bisa dikelola dengan baik.
Jangan biarkan waktu libur akhir pekan terasa sia-sia. Jika Anda tidak ingin melakukan apapun di akhir pekan, Anda bisa mengoptimalkan saat itu untuk istirahat. Pastikan saat kembali ke kantor di minggu selanjutnya, Anda sudah siap menyambut pekerjaan yang baru.
17. Sadari Seberapa Banyak Stress Memengaruhi Anda
Apakah Anda mulai merasakan kehilangan energi, sakit kepala, kesulitan tidur, tidak memiliki nafsu makan, sakit kepala hingga merasa tidak percaya diri seperti biasanya? Jika ya maka stress di tempat kerja sudah memengaruhi Anda. Paparan jangka panjang dari stress yang tidak diatasi akan mengambil alih tubuh dan kesehatan mental sehingga memiliki hubungan terhadap burnout, depresi dan kecemasan.
18. Menuliskan Sumber Stress
Identifikasi dan catat sumber stress yang memengaruhi Anda. Contohnya setiap ada hal yang menuliskan setiap hal yang mengganggu Anda dan kemudian dicari penyelesaian terhadap sumber stress berikut.
19. Luangkan Waktu untuk Berhenti Sejenak
Luangkan waktu beberapa menit disaat hari yang sibuk untuk mencegah burnout. Hal penting lainnya yaitu berisitirahat di malam hari dengan tidak mengecek handphone ataupun email yang terkait dengan pekerjaan.
20. Mencari Dukungan Sosial
Cari dukungan sosial yang memberi Anda dukungan positif seperti keluarga maupun teman-teman. Habiskan waktu dengan orang yang Anda sayangi. Jika Anda membutuhkan bantuan, Anda dapat menceritakannya ke teman maupun keluarga.
21. Jaga Diri Anda
Luangkan waktu untuk melakukan self-care akan membantu Anda ketika merasa beban kerja yang sangat besar. Self-care seperti memprioritaskan tidur, meluangkan waktu untuk bersenang-senang, makan dengan teratur dan berolahraga.
22. Menjauhi Gosip di Kantor
Konflik di tempat kerja akan mengambil alih kesehatan mental Anda. Jika Anda merasa rekan kerja Anda sering mengosip, maka ada baiknya Anda kurangi waktu berkumpul bersama mereka.
23. Pergi Berlibur
Berlibur dapat membantu Anda untuk berhenti sejenak dari pekerjaan, bersantai dan menikmati hidup Anda.
24. Mencari Konseling
Jika setelah semua tips mencegah stress di tempat kerja tidak membantu Anda, maka saatnya Anda mencari bantuan professional dari seorang psikolog. Merasa kewalahan karena kerja adalah alasan yang tepat untuk mendapatkan bantuan.
Buatlah tabel atau daftar mengenai hal-hal positif dan negatifnya Anda berada di tempat kerja saat ini melalui beberapa pertanyaan, seperti:
• Apa yang membuat saya memilih pekerjaan ini?
• Apa yang bisa saya dapat dari pekerjaan ini?
• Apakah saya dapat belajar banyak hal dari pekerjaan saat ini?
• Bagaimana dengan gaji yang saya peroleh? Setarakah dengan beban pekerjaan? Cukupkah untuk kebutuhan hidup?
• Seberapa jauh lokasi tempat kerja dan rumah?
• Bagaimana lingkungan perkerjaan saya?
• Bagaimana atasan saya? Apakah mampu menjadi pemimpin yang baik atau hanya menjadi seorang bos?
• Bagaimanakah peraturan di kantor saya?
Buat daftar pertanyaan tersebut sehingga Anda bisa tahu seberapa banyak kelebihan dan kekurangan pekerjaan Anda kini dengan objektif. Jika Anda mendapatkan tawaran di perusahaan lain, Anda bisa membandingkan keduanya.
Beban kerja, lingkungan kerja yang tidak menyenangkan, masalah dengan atasan, serta gaji yang kurang layak merupakan komposisi yang paling sering membuat seseorang mengalami stres kerja.
Semoga bermanfaat. (put/dari berbagai sumber)













Discussion about this post