• Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Nasional & Opini Edukasi

Antisipasi Kekerasan di Pesantren, 11 Juni MUI Gelar Halaqah Pesantren Aman dan Ramah Anak

by Avesiar
9 Juni 2026 | 19:19 WIB
in Edukasi
Reading Time: 2 mins read
A A
Antisipasi Kekerasan di Pesantren, 11 Juni MUI Gelar Halaqah Pesantren Aman dan Ramah Anak

Ilustrasi. Santri penghafal Al Qur'an berprestasi. Foto: dok. Avesiar.com

Avesiar – Jakarta

Kasus kekerasan yang terjadi di lingkungan pesantren yang jumlahnya meningkat mendapat respons khusus dari Majelis Ulama Indonesia (MUI). Komisi Pesantren MUI akan menggelar Halaqah Pesantren bertema “Pesantren Aman dan Pesantren Ramah Anak” pada Kamis, 11 Juni 2026, di Pondok Pesantren Al-Amin, Kediri, Jawa Timur.

Halaqah tersebut, dikutip dari laman Majelis Ulama Indonesia, Selasa (9/6/2026), menjadi bagian penting dari rangkaian Pra Kongres Umat Islam (KUI) VIII yang akan digelar pada Juli mendatang.

Fenomena kekerasan di lingkungan pesantren, ditegaskan Wakil Sekretaris Jenderal MUI Bidang Pesantren, KH Chaerul Shaleh Rasyid, tidak bisa dipandang sebagai persoalan biasa dan membutuhkan perhatian bersama dari seluruh pemangku kepentingan.

“Agenda ini dilakukan dalam rangka merespons fenomena kekerasan di lingkungan pondok pesantren yang cukup marak akhir-akhir ini sehingga menjadi urgensi nasional yang menuntut perhatian secara serius,” ujar Kiai Chaerul.

Ia menyebut berbagai kasus yang muncul umumnya berkaitan dengan kehidupan santri di lingkungan asrama atau peseramaan pesantren.

Komisi Pesantren MUI menilai diperlukan langkah konkret untuk memperkuat kembali tradisi pengasuhan pesantren yang berorientasi pada perlindungan, pendidikan, dan kemaslahatan santri.

“Halaqah ini akan menjadi ruang diskusi mendalam bagi para pengasuh pesantren untuk mereaktualisasi nilai-nilai pengasuhan dalam perspektif maqashid syariah, khususnya menjaga keselamatan jiwa dan kehormatan para santri,” terangnya.

Bacaan Terkait :

No Content Available
Load More

Kiai Chaerul  menjelaskan bahwa forum tersebut tidak hanya menjadi ruang refleksi, namun juga diharapkan mampu melahirkan gagasan dan rekomendasi strategis bagi penguatan sistem pendidikan pesantren di Indonesia.

Aspek yang akan dibahas mencakup termasuk kemungkinan penguatan kurikulum, sistem pengasuhan, serta mekanisme perlindungan santri agar pesantren semakin aman, nyaman, dan ramah bagi peserta didik.

Sejumlah tokoh dan pengasuh pesantren dijadwalkan hadir sebagai narasumber dalam halaqah tersebut. Komisi Pesantren MUI juga mengundang unsur pemerintah untuk terlibat dalam pembahasan, termasuk pejabat Kementerian Agama dari Direktorat Jenderal Pendidikan Islam hingga Direktorat Pesantren.

Halaqah tersebut, lanjutnya, merupakan bagian dari ikhtiar MUI menghimpun aspirasi dan masukan dari kalangan pesantren untuk dibawa ke forum Kongres Umat Islam VIII.

MUI berharap pesantren tidak hanya terus menjadi pusat pendidikan dan kaderisasi umat, tetapi juga menjadi lingkungan yang mampu menjamin keselamatan, kehormatan, dan tumbuh kembang santri secara optimal. (adm)

Tags: Kekerasan di PesantrenKomisi Pesantren MUIPesantren Aman
ShareTweetSendShare
Previous Post

Proses Penuaan Mempengaruhi Kerja Pencernaan, Cara Mengimbanginya Agar Tetap Optimal

Mungkin Anda Juga Suka :

TikTok Lapor Tutup 780 Ribu Akun Anak dan Roblox Belum Dianggap Patuh PP TUNAS, Beberapa Menyatakan Patuh

TikTok Lapor Tutup 780 Ribu Akun Anak dan Roblox Belum Dianggap Patuh PP TUNAS, Beberapa Menyatakan Patuh

14 April 2026

...

Pembatasan Penggunaan Ponsel di Bawah 16 Tahun Dimulai 28 Maret Sebagai Gerakan Nasional Melindungi Anak Indonesia

Pembatasan Penggunaan Ponsel di Bawah 16 Tahun Dimulai 28 Maret Sebagai Gerakan Nasional Melindungi Anak Indonesia

13 Maret 2026

...

Perpres Sekolah Unggul Garuda Baru dan Transformasi Sudah Ditandatangani Presiden, Cek Informasinya

Perpres Sekolah Unggul Garuda Baru dan Transformasi Sudah Ditandatangani Presiden, Cek Informasinya

24 Februari 2026

...

Komisi Perempuan, Remaja dan Keluarga (KPRK) MUI Luncurkan Program Literasi Keuangan Syariah “Si Cantik”

Komisi Perempuan, Remaja dan Keluarga (KPRK) MUI Luncurkan Program Literasi Keuangan Syariah “Si Cantik”

16 Februari 2026

...

Masih Dibuka Hingga 30 Januari, Syarat dan Tahapan Pendaftaran Beasiswa PBNU ke Maroko 2026

Masih Dibuka Hingga 30 Januari, Syarat dan Tahapan Pendaftaran Beasiswa PBNU ke Maroko 2026

27 Januari 2026

...

Load More

Discussion about this post

TERKINI

Antisipasi Kekerasan di Pesantren, 11 Juni MUI Gelar Halaqah Pesantren Aman dan Ramah Anak

9 Juni 2026

Proses Penuaan Mempengaruhi Kerja Pencernaan, Cara Mengimbanginya Agar Tetap Optimal

8 Juni 2026

Total Jemaah Haji Tiba di Tanah Air per 8 Juni 47.012 Orang, Kloter Terakhir Dijadwalkan Tiba 1 Juli

8 Juni 2026

Menua dengan Baik, Ada 7 Tanda Menurut Para Ahli Geriatri

7 Juni 2026

Piala Dunia Dimulai Seminggu Lagi, Timnas Iran Masih Menunggu Visa Masuk ke AS

6 Juni 2026

“Ajegnya” Santo Kadarusman Jadi Humas, Mulai Memimpin Humas Polytron, Sampai VP di Consumer Goods

6 Juni 2026

Perang Sudah 4 Tahun Lebih, Zelenskyy Kirim Surat ke Putin Minta Ketemu dan Negosiasi

5 Juni 2026

Selain Utamanya Sebagai Tempat Shalat, Inilah Cara Memakmurkan Masjid

5 Juni 2026

Serunya Hadiansyah Lubis, Antara Memimpin Sebagai VP Public Relations Trans TV & Juragan Sop Kambing

5 Juni 2026

Jaga Paspor dan Kesehatan di Fase Kepulangan, Dam Hadyu Diserahkan Secara Simbolik ke Konjen Palestina di Jeddah

4 Juni 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© 2017 Avesiar.com - All Rights Reserved

  • Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video