Avesiar – Jakarta
Pembukaan seleksi beasiswa sarjana Al-Azhar jalur PBNU oleh Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) Nahdlatul Ulama (NU) dengan menyediakan kuota sebanyak 30 peserta berlangsung mulai 10-17 Juni mendatang. Kuota tersebut dibagi pada jurusan adabi (keagamaan) dan jurusan ilmi (non-keagamaan).
Dilansir laman Nahdlatul Ulama, Rabu (10/6/2026), tahapan seleksi meliputi administrasi hingga wawancara seputar ke-NU-an dan jurusan yang dipilih.
“Beberapa hal di antaranya tentu wawasan tentang turats atau kitab kuning. Jadi, nanti kemampuan untuk membaca, meng-i’rab, memaknai sampai menjelaskan tentunya,” kata panitia program beasiswa Muhammad Tabrani Basya.
Selain jurusan keagamaan yang dites, lanjutnya, Soal-soal lain yang berhubungan dengan jurusan ilmiah seperti kedokteran, teknik, farmasi dan lain-lain itu juga akan dites bahasa Inggrisnya.
Persyaratan yang perlu disiapkan untuk mengikuti seleksi beasiswa adalah:
* Ijazah/Surat Keterangan Lulus (Madrasah Aliyah/Madrasah Diniyah Ulya/Pendidikan Diniyah Formal) dengan Umur Ijazah maksimal 3 tahun (2026, 2025, 2024)
* Transkrip Nilai Ijazah/Surat Keterangan Lulus
* KTP/Paspor
* Akte Kelahiran
* Surat Rekomendasi Pesantren/Madrasah
* Surat Rekomendasi dari PCNU (Sesuai KTP)
* Pas foto 4×6 (background merah)
* Curriculum Vitae (Format tersedia)
* Surat pernyataan pelamar beasiswa (Format tersedia)
* Sertifikat Prestasi (Opsional)
*Memiliki akun digdaya pesantren yang bisa diakses melalui tautan berikutdiakses melalui tautan berikut, https://digdaya.nu.id/pesantren
(adm)











Discussion about this post