Avesiar – Jakarta
Taipan di balik SK Hynix diperintahkan pengadilan Korea Selatan untuk membayar uang perceraian 644 juta dolar AS kepada mantan istrinya.
Dikutip dari TRT World, Jum’at (24/7/2026), pria tersebut adalah Chey Tae-won, 65 tahun, ketua SK Group, yang memiliki perusahaan chip memori terkemuka dunia SK Hynix, pilar ekonomi berbasis teknologi Korea Selatan.
Pada tahun 2024, Pengadilan Tinggi Seoul telah memerintahkannya untuk membayar 1,38 triliun won (940 juta dolar AS) kepada mantan istrinya, Roh Soh-yeong, putri dari mantan presiden Korea Selatan.
Uang cerai tersebut setara dengan lebih dari 1 miliar dolar AS pada kurs saat putusan, membuat media lokal menyebutnya sebagai “perceraian abad ini”.
Meskipun demikian, ia mengajukan banding ke Mahkamah Agung, yang memerintahkan Pengadilan Tinggi untuk mempertimbangkan kembali keputusan tahun 2024 dan menyebabkan pengurangan tagihan perceraian taipan tersebut menjadi 944 miliar won (644 juta dolar AS).
Penyelesaian tersebut belum final, karena kedua pihak dapat mengajukannya kembali ke Mahkamah Agung.
Definisi dan penilaian aset bersama pasangan tersebut, termasuk saham Chey yang menguntungkan di SK Group, membuatnya jadi kasus yang penuh perselisihan.
Hingga pada hari Jum’at, Pengadilan Tinggi Seoul memutuskan bahwa Roh berhak atas pembayaran tunai senilai sepertiga dari aset perkawinan pasangan tersebut.
“Kepemilikan saham tergugat meningkat secara substansial selama pernikahan melalui aktivitas manajemennya Penggugat berkontribusi pada peningkatan tersebut melalui pekerjaan rumah tangga, pengasuhan anak, dan aktivitas publik yang terkait dengan SK Group,” kata pengadilan.
Salah satu pengacara Chey mengatakan kepada wartawan bahwa taipan tersebut “sangat menyesali kekhawatiran yang ditimbulkan” oleh kasus ini, tetapi belum memutuskan apakah akan mengajukan banding.
Pengadilan mengatakan pada saat itu bahwa dana tersebut dapat dihitung sebagai kontribusinya terhadap aset bersama pasangan tersebut.
Saham SK Group telah meningkat lebih dari tiga kali lipat nilainya sejak Desember 2015, ketika Chey secara terbuka mengungkapkan perselingkuhannya.
Mahkamah Agung sebelumnya telah memerintahkan Chey untuk membayar tunjangan kepada Roh sebesar 2 miliar won ($1,4 juta). (ard)











Discussion about this post