Avesiar – Jakarta
Anjloknya wisatawan yang berkunjung ke Dubai akibat keterlibatan kota tersebut dalam perang AS-Israel melawan Iran, membuat pemerintah setempat harus mengakali agar dikunjungi kembali.
Dikutip dari The Guardian, Kamis (23/7/2026), Dubai menawarkan imbalan manfaat kepada warga yang mengajak keluarga dan teman untuk mengunjungi emirat tersebut senilai lebih dari 3000 dirham UEA.
Kebijakan itu berupa skema Dubai Invite, sebuah inisiatif dari departemen ekonomi dan pariwisata, memungkinkan warga Uni Emirat Arab untuk menominasikan teman dan kerabat mereka, dan kemudian menerima manfaat yang dijanjikan jika mereka berkunjung.
Warga akan menerima “paket manfaat” termasuk penginapan hotel, penawaran makan, dan tiket masuk tempat wisata, seperti dinyatakan situs web Visit Dubai
Persyaratan kelayakan menyatakan bahwa setiap penduduk berhak atas maksimal tiga paket manfaat untuk pengunjung yang tiba sebelum 31 Oktober, tetapi manfaat dapat ditebus hingga Desember.
Pengunjung harus bukan penduduk UEA, tiba dengan visa turis yang sah, dan hanya dapat dinominasikan sekali.
Sejak bulan Februari, Dubai terpuruk ketika Iran membalas dengan menembakkan rudal dan drone yang menghantam hotel Fairmont yang terkenal di dunia dan bandara internasional Dubai, menghancurkan citra kota yang telah dijual kepada para influencer dan kaum ultra-kaya sebagai tempat bermain mewah, aman dari gejolak di wilayah yang lebih luas.
Tahun sebelumnya, Dubai menyambut hampir 20 juta wisatawan, sebuah rekor. Namun, sejak konflik tersebut, jumlah maskapai penerbangan yang beroperasi di bandara Dubai telah berkurang setengahnya karena banyak pesawat yang diputar balik akibat rudal dan wisatawan menghindari rute di atas Timur Tengah.
Terdapat laporan mengenai banyaknya kamar hotel yang kosong dan bisnis yang mengalami penurunan pendapatan lebih dari 50 persen.
Skema baru pemerintah tersebut dimanfaatkan oleh hotel dan bisnis lain yang menawarkan diskon 45 persen dan malam menginap gratis.
Dalam 48 jam pertama, media lokal pada Kamis (23/7/2026), diklaim melaporkan skema tersebut telah menarik lebih dari 10.000 aplikasi. (ard)











Discussion about this post