Avesiar – Jakarta
Tragedi kecelakaan pesawat menimpa maskapai Air India dengan nomor penerbangan AI171 yang menewaskan 241 dari total 242 penumpang dan awak kabinnya. Seorang warga negara Inggris berusia 40 tahun selamat dari kecelakaan yang terjadi Kamis (12/6/2025), dikutip dari TRT World, berdasarkan laporan media India.
Menurut Direktorat Jenderal Penerbangan Sipil India, pesawat Air India tujuan Inggris itu jatuh di daerah permukiman Meghaninagar, India barat, sesaat usai lepas landas dari Bandara Internasional Sardar Vallabhbhai Patel di negara bagian Gujarat di India barat.
Pesawat yang jatuh menabrak sebuah asrama perguruan tinggi kedokteran tersebut menyebabkan bertambahnya 25 korban jiwa di darat, demikian yang dikonfirmasi polisi India.
Air India mengatakan penumpang di pesawat yang jatuh itu termasuk 169 warga negara India, 53 warga Inggris, tujuh warga Portugis, satu warga Kanada, dua pilot, dan sepuluh awak kabin Korban tewas termasuk sejumlah warga negara asing dan tokoh terkemuka India, termasuk mantan kepala menteri negara bagian Gujarat, Vijay Rupani.
“Saat ini, kami sedang memastikan detailnya dan akan segera membagikan informasi terbaru,” demikian pernyataan pers singkat yang dirilis Air India.
Sementara, pimpinan Air India N. Chandrasekaran menyampaikan “duka cita yang mendalam” atas kecelakaan tersebut. “Fokus utama kami adalah mendukung semua orang yang terkena dampak dan keluarga mereka. Kami melakukan segala daya kami untuk membantu tim tanggap darurat di lokasi dan menyediakan semua dukungan dan perawatan yang diperlukan,” katanya dalam sebuah pernyataan.
Menurut laporan awal, pesawat itu jatuh di dekat daerah Meghani Nagar di kota itu, dengan gambar kecelakaan yang beredar di media sosial yang memperlihatkan asap tebal mengepul dari lokasi kecelakaan.
Disebutkan bahwa pesawat lepas landas pukul 01.38 waktu setempat dan menabrak sebuah gedung di dekat bandara di Ahmedabad pukul 01.40. Pejabat Bandara Gatwick mengatakan pesawat itu dijadwalkan mendarat di London pukul 18.25 waktu setempat.
Menurut saksi mata di dekat bandara. Ia mendengar ledakan keras sebelum melihat pesawat turun dengan cepat. Pemerintah Gujarat telah menjamin tindakan cepat dan dukungan bagi mereka yang terkena dampak insiden tersebut. Pejabat dari Direktorat Jenderal Penerbangan Sipil (DGCA) diperkirakan akan melakukan penyelidikan menyeluruh terhadap penyebab kecelakaan tersebut.
“Tragedi di Ahmedabad telah mengejutkan dan membuat kami sedih. Sungguh memilukan hati yang tak terlukiskan. Di saat yang menyedihkan ini, pikiran saya tertuju pada semua orang yang terkena dampaknya. Telah menghubungi para Menteri dan otoritas yang berupaya membantu mereka yang terkena dampak,” kata Perdana Menteri India Narendra Modi di X, dan mengatakan kecelakaan itu membuatnya terkejut sekaligus sedih.
Perdana Menteri Inggris Keir Starmer juga menyampaikan belasungkawa. “Pikiran saya bersama para penumpang dan keluarga mereka di saat yang sangat menyedihkan ini,” kata Starmer dalam sebuah pernyataan. (ard)













Discussion about this post