Avesiar – Jakarta
Semua komunikasi internet dan telepon rumah di Gaza, menurut Otoritas Palestina (PA) yang berpusat di Tepi Barat pada hari Rabu, terputus setelah serangan Israel terhadap kabel serat optik terakhir yang tersisa di wilayah itu, menyebabkan pemadaman internet total kini telah melanda seluruh Jalur Gaza, dikutip dari The New Arab, Jum’at (13/6/2025).
Di tengah pembantaian di stasiun bantuan dan krisis kelaparan yang terus berlanjut di seluruh Gaza oleh zionis Israel, kejahatan tersebut menjadi senjata bagi penjajah Palestina itu untuk terus mengisolasi warga Gaza.
“Semua layanan komunikasi internet dan telepon rumah di Jalur Gaza telah terputus setelah penargetan jalur serat optik utama terakhir yang tersisa di Gaza,” kata kementerian telekomunikasi PA dalam sebuah pernyataan, menuduh Israel mencoba mengisolasi Gaza dari dunia.
Sementara itu. Kantor berita Safa juga melaporkan pemadaman komunikasi penuh di seluruh wilayah kantong itu, dengan wilayah utara, termasuk Kota Gaza, telah terputus selama beberapa hari.
Kondisi tersebut membuat warga Palestina tidak bisa melaporkan keadaan di lapangan, termasuk serangan mematikan Israel terhadap warga sipil yang mencari bantuan dan menghambat pekerjaan petugas tanggap darurat.
Tidak hanya itu, Petugas Pertahanan Sipil Palestina juga mengatakan mereka kesulitan menemukan korban karena terputusnya konektivitas.
Zionis Israel telah kejahatan pemadaman internet secara berkala di Gaza sejak mereka melancarkan perang di wilayah tersebut pada Oktober 2023.
Disebutkan pula bahwa negosiasi tidak langsung antara Israel dan Hamas terus berlanjut tetapi belum membuahkan hasil. Israel menyampaikan tanggapan terbarunya terhadap usulan Hamas melalui mediator. (ard)













Discussion about this post