Avesiar – Jakarta
PHK atau pemutusan hubungan sering terjadi akhir-akhir ini. Banyak karyawan yang takut terkena PHK karena akan berpengaruh pada stabilitas keuangan rumah tangga dan psikologi karena tidak bekerja dan menerima gaji seperti biasa.
Namun, bagaimana menjaga kualitas kerja agar terhindar dari PHK?
Selain mendapatkan pekerjaan di sebuah perusahaan, risiko yang mengikutinya adalah kehilangan pekerjaan itu sendiri kapan saja karena beberapa hal. Jika melakukan sebuah keputusan PHK, maka tentu hal itu sudah dipertimbangkan dengan matang oleh pejabat berwenang di perusahaan.
Lalu bagaimana cara menghindari PHK, cara mengatasi stress jika terlanjur terkena PHK, dan move on? Dikutip dari berbagai sumber, berikut yang dapat Anda ketahui.
Agar Terhindar dari PHK
1. Meningkatkan Kualitas Kinerja Kerja
Meningkatkan kualitas kinerja kerja dapat membuat Anda terhindar dari PHK atau pemutusan hubungan kerja. Menunjukkan kinerja kerja yang berkualitas cenderung dapat membuat perusahaan menghargai dan mempertahankan Anda, meskipun ada PHK besar-besaran.
Anda dapat melakukan peningkatan kualitas kerja ini dengan terus meningkatkan keterampilan, mempertahankan tingkat kehadiran hingga produktivitas dalam perusahaan.
Hal ini akan membuat perusahaan memberikan nilai tambah bagi anda dan mempertahankan pekerjaan, hingga mendapatkan kenaikan gaji. Hal inilah yang dapat anda lakukan sebagai karyawan untuk terus meningkatkan kualitas kerja agar terhindar dari PHK.
2. Memiliki Kontribusi dalam Perusahaan
Memberikan sebuah kontribusi pada perusahaan juga dapat membuat anda terhindar dari PHK. Hal ini dapat dilakukan dengan selalu memberikan gagasan atau ide untuk membantu perusahaan dalam meningkatkan efisiensi dan produktivitas.
Dari sikap yang ditunjukkan oleh karyawan dengan memberikan ide atau gagasan tersebut, perusahaan akan jauh lebih memperhatikan Anda, serta selalu memantau kualitas kinerja. Selain itu karyawan yang terlibat dalam suatu Project akan dapat memperluas jaringan membangun hubungan yang lebih baik.
Hal ini akan membuat Anda terhindar dari PHK karena perusahaan mengetahui bahwa anda memiliki jaringan yang cukup luas. Sehingga meskipun dalam keadaan terburuk perusahaan pun Anda masih dapat dipertahankan, karena memiliki kontribusi yang besar dan membantu perusahaan.
3. Memiliki Komunikasi yang Baik
Memiliki komunikasi yang baik juga dapat membuat anda terhindar dari PHK. Komunikasi yang baik ini dimaksud komunikasi secara terbuka untuk memberikan sebuah saran dan masukan untuk meningkatkan produktivitas perusahaan. Komunikasi yang baik ini juga dapat anda lakukan dengan sesama rekan kerja hingga atasan.
Hal inilah yang dimaksud dengan membangun jaringan agar anda lebih diperhatikan oleh perusahaan. Selain itu, karyawan yang memiliki komunikasi yang baik cenderung lebih mudah mengatasi masalah di tempat kerja. Hal ini yang akan membuat perusahaan memperhatikan karyawan yang memiliki komunikasi baik dan terbuka. Karena dianggap memiliki kemampuan interpersonal yang baik.
4. Terus Mengembangkan Diri
Tips lainnya untuk dapat terhindar dari PHK yaitu terus mengembangkan diri. Pengembangan diri ini tentunya akan membuat anda lebih berguna dan terlihat bahwa serius dalam pekerjaannya. Anda dapat mengembangkan diri dengan cara mengikuti seminar atau pelatihan hingga membaca buku untuk memperluas pengetahuan.
Perusahaan akan melihat anda sebagai sosok karyawan yang sangat bertanggung jawab dan memiliki prinsip yang besar dalam pekerjaannya. Karyawan yang memiliki keterampilan dan tingkat mengembangkan dirinya dengan sungguh-sungguh, akan mendapatkan nilai tambah dan peluang untuk terus mempertahankan pekerjaan dalam perusahaan.
5. Loyal dan Berkomitmen Baik
Tips berikutnya yaitu dengan menjadi karyawan yang berkomitmen dan loyal terhadap perusahaan. Hal ini akan membuat anda lebih dihargai dan cenderung untuk mempertahankan Anda dalam jangka waktu yang panjang. Hal ini karena perusahaan dapat melihat bahwa anda seorang karyawan yang memiliki dedikasi besar dan tanggung jawab atas pekerjaannya.
keloyalan dan komitmen kerja ini dapat anda tunjukkan dengan selalu memberikan kontribusi yang positif bagi perusahaan, untuk meningkatkan produktivitas. Selain itu bekerja sama dengan tim yang baik tentunya juga akan menunjukkan kemampuan anda dalam bekerja.
Dan masih banyak hal positif lainnya yang dapat membuat anda untuk terus berkomitmen dan loyal terhadap perusahaan, dengan melakukan aktivitas yang positif dan berpengaruh. Berikut beberapa cara menjaga kualitas kerja agar terhindar dari PHK di tempat kerja. semoga informasi ini dapat membantu Anda dalam meningkatkan kinerja kerja yang berkualitas.
Cara Mengatasi Stres Setelah PHK
Menjadi korban atau terkena PHK mungkin bisa membuat Anda merasakan berbagai emosi negatif, seperti sedih, kecewa, marah, hingga merasa tidak berdaya dalam hidup.
Sebenarnya, merasakan emosi tersebut merupakan hal yang wajar. Namun, jangan biarkan hal ini membuat Anda semakin terpuruk. Pasalnya, ini bisa membahayakan kondisi kesehatanmu secara keseluruhan jika dibiarkan berlarut-larut.
Supaya bisa bangkit dari masa sulit, Anda bisa mencoba beberapa cara mengatasi stres setelah PHK berikut ini:
1. Atur Keuangan dengan Baik
Setelah di-PHK, masalah keuangan bisa menjadi salah satu faktor yang membuat Anda stres. Oleh sebab itu, Anda perlu membuat anggaran keuangan yang baru. Karena pendatan Anda sedang terhenti, mulailah mengurangi berbagai pengeluaran yang tidak penting, seperti membeli makanan mahal atau belanja online.
Selain itu, bila Anda punya tagihan bulanan, seperti kartu kredit, Anda juga bisa menjelaskan situasi keuangan saat ini kepada pihak bank atau penyedia jasa kartu kredit. Dengan begitu, mereka mungkin bisa memberi kelonggaran waktu terkait pembayaran tagihan bulanan Anda.
2. Jadwalkan Waktu untuk Mencari Pekerjaan Baru
Mencari pekerjaan yang baru memang penting, tapi jangan lakukan hal tersebut secara berlebihan,, karena justru bisa membuat Anda menjadi lebih stres.
Sebaiknya jadwalkanlah waktu, misalnya 3 jam setiap harinya, untuk mencari peluang pekerjaan baru, memperbarui resume atau CV, dan membuat surat lamaran pekerjaan.
Ingat, jika Anda memang belum siap untuk mencari pekerjaan baru, janganlah memaksakan diri. Pasalnya, stres yang belum terkontrol setelah di-PHK bisa saja menganggu performa dan rasa percaya diri yang Anda miliki, sehingga Anda mungkin bisa lebih sulit untuk mendapat pekerjaan baru.
3. Lakukan Kegiatan yang Positif
Jika jadwal harian untuk mencari kerja telah selesai, Anda bisa mengisi waktu luang Anda dengan melakukan berbagai kegiatan positif yang Anda sukai. Misalnya dengan membaca buku, menulis jurnal, menonton film atau drama Korea, melukis, dan meditasi.
Selain itu, Anda juga bisa mengikuti berbagai webinar gratis untuk menambah skill baru yang mungkin akan berguna untuk pekerjaan Anda selanjutnya.
4. Terapkan Pola Hidup Sehat
Untuk menjaga kesehatan fisik dan mental Anda setelah di-PHK, Anda juga perlu menerapkan pola hidup yang sehat, yakni dengan konsumsi makanan sehat dan bergizi seimbang, istirahat yang cukup atau tidur selama 7 hingga 9 jam setiap malam, berhenti merokok, dan jangan lupa juga untuk berolahraga secara teratur.
Olahraga bisa membantu Anda mengelola stres dengan cara menstimulasi produksi hormon endorfin, yakni hormon penghilang stres dan rasa sakit alami.
5. Jaga Komunikasi dengan Orang-orang Terdekat
Setelah terkena PHK, Anda mungkin merasa ingin menyendiri karena kurang percaya diri, malu, atau menyalahkan diri sendiri. Namun, ingatlah bahwa Anda bukanlah satu-satunya orang yang mengalami hal ini. Banyak juga orang yang mengalami PHK dan mungkin merasakan keluh kesah yang sama seperti Anda.
Oleh karena itu, agar tidak semakin stres dan merasa kesepian, Anda perlu tetap berinteraksi dengan orang di sekitar, misalnya keluarga, kerabat, atau mungkin teman kerja Anda sebelumnya. Anda juga bisa memanfaatkan media sosial untuk berinteraksi dengan orang lain dan mencari lowongan pekerjaan baru.
Selain berbagai tips di atas, Anda juga bisa mencoba mencari pendapatan sampingan dengan berjualan di toko online atau mencari pekerjaan yang bersifat freelance. Ini bisa membantu Anda secara finansial dan membangun koneksi agar Anda bisa melamar pekerjaan yang baru.
Cara Move On Jika Terlanjur Kena PHK:
1. Menerima Kenyataan dengan Lapang Dada
Hal pertama yang harus dilakukan setelah di PHK adalah merenung. Menerima kenyataan bahwa kini Anda merupakan pengangguran. Meski pahit, cobalah untuk berpikiran positif. Percayalah pasti ada hikmah di balik setiap musibah.
Anda harus bisa menerima PHK tersebut dengan lapang dada. Yang sudah terjadi, biarlah terjadi. Tak boleh larut dalam kesedihan terlalu lama. Harus tetap semangat menatap masa depan. Merasa pasti akan mendapatkan pekerjaan baru di perusahaan yang lebih baik dan gaji lebih tinggi.
2. Boleh Curhat ke Orang Terdekat
Tak dipungikiri, kena PHK pasti akan membuat sedih dan terpukul. Apalagi dalam kondisi belum siap, terutama belum punya pekerjaan baru. Anda bisa membagi kesedihan itu dengan orang terdekat, seperti orang tua, kakak atau adik, atau sahabat.
Siapa tahu setelah curhat, hati bisa sedikit lega. Orang-orang terdekat yang mengetahui kondisi itu juga dapat membantu mencarikan pekerjaan baru. Jangan malu atau minder untuk bercerita, karena orang terdekat yang tulus dan ikhlas menyayangi akan selalu ada dalam kondisi sesulit apapun.
3. Liburan Sejenak
Perlu waktu untuk menenangkan diri setelah di PHK?. Coba refreshing sejenak. Bisa dengan liburan ke suatu tempat yang ingin Anda kunjungi, mudik ke kampung halaman, melakukan hobi yang sudah lama ditinggalkan, atau kegiatan lain yang menyenangkan.
Cara ini dijamin cukup ampuh untuk meredakan kesedihan Anda. Menjaga kesehatan mental, sehingga saat kembali menghadapi kenyataan, bersiap diri dengan semangat baru, pikiran yang jernih, dan rileks.
Untuk liburan atau kegiatan refreshing ini, jangan sampai khilaf dengan menghambur-hamburkan uang. Ingat, sekarang Anda pengangguran. Tidak ada pemasukan, kecuali saat kegiatan yang dilakukan tersebut mampu menghasilkan uang.
4. Segera Cari Pekerjaan Baru
Begitu kesedihan mereda, semangat sudah terkumpul, segera cari pekerjaan baru. Ingat, melamar pekerjaan juga butuh waktu. Prosesnya cukup lama, mulai dari menebar lamaran kerja hingga ke tahapan wawancara kerja.
Apalagi kalau kandidatnya banyak, sehingga pihak perusahaan lebih selektif dalam memutuskan siapa yang akan diterima.
Dalam proses mencari pekerjaan baru, dapat memanfaatkan situs lowongan kerja terpercaya, menghubungi keluarga, teman, sahabat, atau kerabat dekat.
Bisa juga mendatangi bursa lowongan kerja (job fair) dan mengaktifkan kembali LinkedIn karena saat ini melamar kerja lebih mudah dengan aplikasi tersebut.
Jangan lupa sebelum mengirimkan lamaran kerja, perbarui Curriculum Vitae (CV) maupun resume. Barangkali dokumen itu sudah terlalu lama disimpan dan tidak pernah Anda update.
5. Tetap Optimistis dan Berpikiran Positif
Ketika usaha atau ikhtiar mencari pekerjaan sudah Anda lakukan, tapi belum dapat panggilan kerja, jangan menyerah. Tetap optimistis dan semangat.
Terus berpikiran positif sehingga apa yang kamu pikirkan menjadi doa dan menjadi kenyataan. Tidak ada sesuatu yang tidak mungkin.
6. Atur Kembali Keuangan Pasca PHK
Begitu kena PHK, atur kembali keuangan, terutama pada pos pengeluaran. Sisir rencana belanja satu atau dua bulan ke depan. Jika ada pengeluaran yang tidak terlalu mendesak, lebih baik ditunda.
Prioritaskan pesangon maupun tabungan untuk memenuhi kebutuhan pokok, seperti makan, transportasi, bayar sewa rumah, listrik, dan air. Juga bayar cicilan utang serta keperluan untuk mencari pekerjaan baru.
(put/dari berbagai sumber)












Discussion about this post