Avesiar – Jakarta
Nama Lebanon disebutkan sebanyak 3 kali dalam nota kesepahaman baru-baru ini yang ditujukan untuk perdamaian antara Iran dan AS.
Dikutip dari TRT World, Senin (15/6/2026), juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, mengatakan bahwa hal itu menunjukkan posisi strategis negara ini dalam proses rekonsiliasi.
Iran menyatakan bahwa tidak ada kesepakatan dengan Amerika Serikat yang akan berkelanjutan tanpa jaminan keamanan dan kemerdekaan teritorial Lebanon, dan menekankan peran Beirut dalam upaya yang lebih luas untuk mengakhiri konflik di seluruh Timur Tengah.
Pembebasan aset Iran yang dibekukan dan kompensasi atas kerugian terkait perang, lanjut Baghaei, tetap menjadi prioritas utama dalam kesepakatan tersebut, sambil menyerukan pencabutan sanksi dan pembatasan AS.
Rincian terkait masalah nuklir dan ekonomi diharapkan akan diselesaikan dalam waktu 60 hari setelah penandatanganan perjanjian, menurut juru bicara tersebut.
Ia menambahkan bahwa pembatasan ekspor minyak dan petrokimia Iran akan segera dicabut setelah memorandum ditandatangani pada hari Jumat.
Terobosan tersebut pertama kali diumumkan oleh Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif, yang pemerintahannya membantu menengahi negosiasi antara kedua belah pihak.
Presiden Lebanon Joseph Aoun menyambut baik kesepakatan tersebut, dengan mengatakan bahwa kesepakatan itu mengakui bahwa stabilitas dan keamanan Lebanon sangat penting untuk setiap penyelesaian regional yang langgeng.
Dalam sebuah pernyataan, Aoun mengatakan memorandum tersebut menegaskan penghentian eskalasi militer di seluruh wilayah, termasuk di Lebanon, dan mencerminkan penghormatan terhadap keadaan unik negara tersebut setelah bertahun-tahun konflik dan kesulitan ekonomi.
Aoun menyatakan harapan bahwa kesepahaman tersebut akan diterjemahkan menjadi langkah-langkah konkret menuju pengakhiran kekerasan, pembangunan kembali komunitas yang terkena dampak, dan peluncuran fase baru pemulihan dan stabilitas.
Disebutkan bahwa memorandum tersebut diharapkan akan ditandatangani secara resmi di Swiss pada hari Jumat. (ard)











Discussion about this post