Avesiar – Jakarta
Sekolah dengan berbagai kegiatan yang berlangsung di dalamnya membutuhkan fisik yang baik bagi seorang siswa. Kebugaran ini tentu tidak bisa mengandalkan tenaga tanpa memperhatikan kebutuhan mendasar dari tubuh kita ya, guys!
Nah, tantangan sebenarnya adalah menjaga tubuh tetap sehat. Dan karenanya, lakukan kebiasaan-kebiasaan baik untuk dilakukan di sekolah agar kita terlindung dari penyakit.
Para remaja perlu tahu bahwa kebiasaan baik tidak terbentuk dengan sendirinya, namun perlu ada kesadaran dan berkesinambungan, sehingga kebiasaan baik tersebut bisa menjadi bagian gaya hidup yang tak terpisahkan.
Dikutip dari berbagai sumber, kamu bisa lakukan kebiasan-kebiasaan sehat ini agar fisik tetap fit dan semangat tetap terjaga. Apa saja sih?
1. Jangan Lewatkan Sarapan
Guys, sarapan pagi adalah waktu di mana tubuh mendapatkan asupan makanan pertama setelah berpuasa semalaman. Saat sarapan, otak kembali menerima nutrisi yang diperlukan.
Agar sarapan menjadi sehat, sebaiknya mencakup minimal seperempat dari kebutuhan nutrisi harian kita. Menu sarapan yang baik harus mengandung karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral, dan serat, serta cukup air untuk mendukung proses pencernaan, meningkatkan energi, serta memperbaiki konsentrasi dan daya ingat.
Sarapan sehat dengan gizi seimbang sangat penting bagi kamu. Sarapan sehat tidak hanya memenuhi sekitar 30% kebutuhan gizi harian kamu, namun juga berfungsi untuk meningkatkan energi, mencegah kelelahan, serta meningkatkan konsentrasi dan prestasi akademis.
Tidak hanya itu, sarapan juga dapat menjaga daya tahan tubuh tetap baik dan menghindari konsumsi makanan ringan yang kurang sehat. Sarapan pagi merupakan sumber utama gizi bagi kamu yang sekolah agar tetap fit selama kegiatan sekolah dan ekstrakurikuler.
Sayangnya, banyak keluarga di Indonesia yang kurang memperhatian kebiasaan sarapan pagi. Padahal sederhananya, nasi dengan telur ceplok atau semisal, sudah cukup untuk menjadi bekal mengawali hari-hari kamu untuk sekolah.
Untuk kebiasaan ini, kamu tentu harus bangun lebih awal agar bisa sarapan setelah mandi dan berpakaian sekolah. Ingat, sarapan modal utama kamu di pagi hari. Fix, No Debat! Karena manfaatnya untuk diri kamu sendiri yang perlu aktif, semangat, dan berprestasi ya. Kamu lebih berenergi.
Harvard Medical School menyatakan bahwa sarapan secara rutin akan mengurangi risiko terjadinya obesitas. Selain itu, sarapan yang tinggi serat dapat menurunkan risiko diabetes dan penyakit jantung.
Cek Manfaat Sarapan Pagi Untuk Kamu
1. Menambah energi bagaikan mengisi bensin pada mobil, sarapan pagi berfungsi sebagai bahan bakar yang memberi tenaga untuk beraktivitas. Pada pagi hari, energi seseorang biasanya menurun akibat tidak makan selama beberapa jam semalam. Maka dari itu, sarapan bisa membantu meningkatkan energi kamu untuk mendukung aktivitasmu, termasuk belajar sepanjang hari. Sebaliknya, jika kamu tidak sarapan, kamu bisa merasa lelah dan lesu, yang dapat mengganggu kegiatan belajarnya di sekolah.
2. Meningkatkan konsentrasi dan daya ingat. Telah terbukti bahwa seseorang yang rutin sarapan pagi umumnya memiliki kemampuan fokus dan konsentrasi yang lebih baik serta daya ingat yang lebih tajam dibandingkan dengan yang tidak sarapan. Energi dan nutrisi dari sarapan membantu kamu memiliki rentang perhatian yang lebih panjang.
3. Meningkatkan prestasi akademik. Seseorang yang secara teratur sarapan setiap pagi cenderung menunjukkan prestasi akademik yang lebih unggul dibandingkan dengan mereka yang tidak sarapan. Sarapan pagi memberikan manfaat dengan membantu kamu menyelesaikan tugas dan ujian sekolah dengan lebih efektif, yang pada akhirnya berdampak positif pada nilai akademik mereka. Selain itu, siswa yang rutin sarapan juga cenderung memiliki hubungan yang lebih baik dengan guru dan orang dewasa di sekolah, yang dapat berkontribusi pada hasil akademik yang lebih memuaskan.
4. Pastikan asupan gizi cukup. Sarapan pagi dapat mendukung pemenuhan kebutuhan gizi kamu, terutama jika menu sarapan mengandung makanan yang kaya nutrisi. Misalnya, sarapan yang baik mencakup karbohidrat, protein, serta vitamin dan mineral.
5. Menghindari penyakit kronis. Tidak hanya itu, kebiasaan sarapan pagi secara teratur juga dapat mengurangi risiko kelebihan berat badan atau obesitas. Kamu yang melewatkan sarapan dan cenderung menggantinya dengan camilan yang tinggi lemak, gula, dan garam, dapat menyebabkan berat badan sulit dikendalikan.
6. Memelihara kesehatan mental tidak hanya melibatkan aspek fisik, tetapi juga sarapan pagi dapat memainkan peran penting dalam hal ini. Seseorang yang mendapatkan energi cukup untuk beraktivitas dan tidak menghadapi kesulitan dalam belajar biasanya memiliki suasana hati yang lebih positif. Dengan demikian, kamu juga cenderung lebih jarang mengalami frustrasi atau stres.
7. Seseorang yang rutin sarapan cenderung lebih stabil dalam perilaku dan disiplin di sekolah. Remaja yang sering kelaparan lebih berisiko terkena skorsing dari sekolah dan menghadapi masalah dalam bersosialisasi. Sebaliknya, remaja yang secara konsisten sarapan pagi menunjukkan penurunan dalam masalah perilaku, serta memiliki tingkat ketidakhadiran dan keterlambatan yang lebih rendah.
8. Makan makanan sehat. Salah satu tantangan saat kamu masuk sekolah adalah memastikan makanan yang dikonsumsi selama sekolah adalah makanan yang bergizi. Cara yang paling baik untuk memastikannya adalah dengan menyediakan bekal dari rumah.
9. Konsumsi air putih
Cairan sangat penting bagi tubuh orang dewasa maupun anak. Bekali diri kamu dengan botol minum yang menarik, bergambar, atau berbentuk karakter kesukaannya dengan volume yang cukup untuk memenuhi kebutuhan cairannya. Ingatkan ia untuk minum air putih setelah makan atau setelah beraktivitas fisik dan tidak membeli minuman tinggi gula seperti soda atau minuman kemasan lainnya.
10. Aktivitas fisik secara rutin. Sering kali aktivitas fisik yang dilakukan anak terbatas hanya saat pelajaran olahraga. Ajarkan diri kamu untuk tetap aktif bergerak selama di sekolah. Selain itu, tetap ingatkan dirimu untuk tidak melakukan aktivitas fisik yang terlampau berat supaya tidak kelelahan dan lemas saat belajar.
11. Tidur cukup
Selama liburan, mungkin kamu akan cenderung kurang tidur dan lebih banyak begadang. Mendekati waktu sekolah, ingatkan dirimu untuk kembali pada rutinitas sebelumnya.
Seseorang tidur di jam yang sama dan bangun di jam yang sama pula setiap harinya. Usahakan agar dirimu mendapat tidur yang cukup. Remaja umumnya memerlukan waktu tidur sebanyak 8–10 jam per hari. Tidur yang cukup akan membuat kamu bangun lebih bugar keesokan harinya dan performa di sekolah pun lebih baik.
12. Jaga kebersihan diri
Satu hal yang tak kalah penting adalah mengajarkan dirimu untuk selalu menjaga kebersihan diri. Kebiasaan yang harus sedini mungkin kamu tanamkan adalah mencuci tangan. Ingat, telapak tangan adalah salah satu area dengan jumlah kuman yang banyak. Oleh karenanya, cuci tangan adalah cara yang efektif untuk mencegah anak terinfeksi kuman pembawa penyakit.
Cuci tangan dengan sabun dan air mengalir sebelum dan setelah makan, setelah menggunakan toilet, dan saat tangannya menyentuh benda-benda kotor.
Meski tampaknya sederhana, tapi bila perilaku hidup sehat di sekolah kuat tertanam dan dilakukan secara rutin, maka kamu dapat belajar dan beraktivitas dengan optimal di sekolah. Tak hanya itu, melakukan kebiasaan sehat juga dapat membantu melindungi dirimu terkena penyakit, baik sekarang maupun bertahun-tahun mendatang. (oya)











Discussion about this post