KAMU KUAT – Avesiar
Jauh dari rumah sering membuat seseorang merasakan ada sesuatu yang “hilang”. Perasaan yang disebut sebagai homesick tersebut akan membuat sedih dan ingin kembali pulang. Homesick bagi anak-anak yang jauh dari orang tuanya, remaja dan anak muda yang merantau karena pendidikan di luar kota, bahkan bagi orang dewasa yang jauh dari rumah.
Dikutip dari laman Alodokter, homesick adalah perasaan sedih, cemas, atau gelisah yang muncul saat berada jauh dari rumah atau keluarga. Kondisi ini wajar kok dialami. Namun, supaya tidak larut dalam kesedihan, ada beberapa hal yang bisa dilakukan.
Homesick biasanya ditandai dengan perasaan sedih, rindu, kesepian, gugup, kehilangan, hingga merasa tidak aman. Homesick juga bisa membuat tubuh mudah sakit, tidak nafsu makan, dan sakit kepala. Jika dibiarkan, kondisi ini akan berujung pada penurunan fokus dan produktivitas, bahkan bisa memicu stres dan depresi.
Terdapat Beberapa Tips agar Homesick Cepat Berlalu
• Aktif bergerak dan rutin berolahraga untuk meningkatkan suasana hati.
• Bertemanlah dengan orang-orang baru agar terhindar dari rasa kesepian.
• Jalin interaksi dengan penduduk sekitar untuk membantumu beradaptasi dan mengenal budaya setempat.
• Berhenti membandingkan kondisi di perantauan dan di rumah.
• Sibukkan diri dengan kegiatan positif, misalnya menekuni hobi, menjadi sukarelawan, atau bergabung dalam komunitas.
• Jadwalkan komunikasi dengan keluarga, contohnya 2 atau 3 kali seminggu lewat telepon atau panggilan video, agar kehangatannya tetap bisa kamu rasakan meski berada jauh dari rumah.
Seperti apa perasaan homesick yang pernah dilalui, beberapa remaja dan anak muda ini berbagi pengalaman mereka kepada kanal remaja dan anak muda berdaya KAMU KUAT! Avesiar.com. Mari kita simak kisahnya.
Amelia Rahma Agata, Mahasiswi semester 3, Universitas Sains Al-Quran Jawa Tengah di Wonosobo

MenurutMahasiswi semester 3, Universitas Sains Al-Quran Jawa Tengah di Wonosobo, ia pernah merasakan homesick saat masih duduk di kelas 10.
“Awalanya karena kangen adek sepupu yang tinggal di luar kota Wonosobo. Jadi memutuskan untuk tinggal di sana lumayan lama. Tapi semakin lama semakin kangen rumah sendiri, karena emang susananya beda banget,” jelasnya.
Yang membuat Amelia mengalami hal tersebut karena suasana rumah yang beda. Meskipun di sana ramai, tetap saja baginya tidak senyaman rumah sendiri.
“Kangen sama masakan Ibuk dan bisa ngobrol santai tiap hari sama bapak ibuku. Cara aku ngatasinnya biasanya telpon orang rumah, biar rasa kangennya agak reda. Terus aku juga nyibukin diri main, bantu-bantu di sana juga,biar nggak terlalu kepikiran pengen pulang aja sih,” bebernya.
Sulthan Muhammad Ikrar, siswa Kelas 11, SMA Negeri 71 Jakarta

Sedangkan Sulthan siswa kelas 11 mengakui juga pernah mengalami homesick. “Pernah, waktu itu 2 tahun yang lalu ada acara pergi bersama teman-teman, selama 3 hari. Saat itu ya aku happy-happy aja karena sedang bersama tema-teman sekolah. Yang saya rasakan waktu itu hanya kangen kasur saja,” ujarnya.
Ia mengatakan bahwa homesick yang dialami karena menurut Sulthan kangen dengan omelan Bunda, berantem saudara, dan dilarang pergi. Dan biasanya untuk menghilangkan homesick Sulthan main game, nonton TV, dan olahraga.
Shafwa Hisana Ramafira, Gap Year, SMA Negeri 71 Jakarta

Shafwa yang kini tengah menjalani gap year usai lulus SMA mengakui pernah merasakan homesick 1 tahun yang lalu. Ia mengakui selama 7 hari ia pergi.
“Saat itu ada Lomba Internasional di Surabaya. Suasananya asyik saja, kangen dengan keluarga, sama makanan rumah juga. Nggak bisa curhat-curhat sama Bunda. Gak bisa jailin adik-adik dan Abang. Cara aku mengatasinya ya dengan menelpon atau video call dengan keluarga,” ucapnya.
Davy Ali Alhafizh, siswa kelas XI, SMA Negeri 1 Ngamprah Ciamis, Jawa Barat

“Pernah, dulu pas masih SD. Aku pergi ke Sumatera lama banget hampir 2 bulan,” ujar Davy siswa kelas 11.
Ia mengakui kangen suasana rumah dan teman-teman rumahnya. Namun, ia mengatakan bahwa cara mengobatinya dengan tetap chat dengan teman rumah.
Nah, bagaimana versi homesick yang pernah kamu alami, Guys? Yuk ceritakan juga di kolom komentar yang tersedia di akhir artikel ini! (adam/rizka)











Discussion about this post