Avesiar – Jakarta
Kemenangan tim sepakbola Mexico menumbangkan Afrika Selatan 2 – 0 di pembukaan Piala Dunia di Estadio Azteca, pada hari Kamis (11/6/2026), mengawali edisi terbesar dari ajang sepak bola global ini.
Diansir The New Arab. Jum’at (11/6/2026), kemenangan Meksiko mengawali turnamen besar yang diikuti 48 tim dan akan berlangsung hampir enam minggu.
Pertunjukan spektakuler yang diselenggarakan oleh Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada ini menampilkan 104 pertandingan, yang berpuncak pada final di New Jersey pada 19 Juli.
Julian Quinones mencetak gol pembuka turnamen setelah sembilan menit dan striker berusia 35 tahun, Raul Jimenez, mencetak gol kedua Meksiko melalui sundulan di hadapan 80.000 penonton di stadion bersejarah tersebut.
Afrika Selatan kewalahan dan dua pemain mereka – Sphephelo Sithole dan Themba Zwane – diusir dari lapangan.
Sebelum kick-off, superstar Kolombia Shakira dan penyanyi Nigeria Burna Boy menghibur penonton dengan penampilan “Dai Dai”, lagu resmi turnamen.
Tenor Italia Andrea Bocelli juga tampil untuk menutup upacara pembukaan.
Suasana meriah terasa di dalam stadion, tetapi di luar puluhan demonstran bentrok dengan polisi.
Kelompok guru, kerabat warga Meksiko yang hilang, dan aktivis mahasiswa berkumpul di luar stadion di tengah kehadiran polisi yang ketat.
Beberapa demonstran menerobos barikade dan terlibat baku hantam dengan petugas yang menjaga perimeter stadion, beberapa saat setelah Meksiko mencetak gol pembuka turnamen.
Penggemar yang gembira
Puluhan ribu penggemar memadati zona penggemar di Meksiko tengah untuk menonton pertandingan, yang juga diikuti dengan antusias oleh banyak penggemar dari komunitas Meksiko di Los Angeles melalui layar raksasa di Coliseum.
Korea Selatan dan Republik Ceko akan memainkan pertandingan kedua di hari pembukaan nanti, di Guadalajara.
Dimulainya kembali pertandingan di lapangan akan menjadi kabar baik bagi badan pengatur sepak bola dunia, FIFA, yang telah menghadapi kritik pedas atas harga tiket yang sangat mahal.
Selain itu, tindakan keras imigrasi Donald Trump telah menyebabkan seorang wasit top, pejabat tim Iran, dan penggemar ditolak masuk ke Amerika Serikat.
Berbicara di Mexico City pada hari Rabu, presiden FIFA Gianni Infantino membela penyelenggaraan turnamen tersebut dan menepis kritik terkait masalah visa.
Infantino menegaskan bahwa harga tiket—yang dalam beberapa kasus mencapai lebih dari $30.000—telah ditetapkan dengan tepat, dengan menyebutkan sejumlah kecil tiket seharga $60 yang tersedia sebagai tanggapan terhadap kritik. (ard)











Discussion about this post