• Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT!
    • Kanal Kamu Kuat
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home World Freedom for Palestine

Genosida Israel ke Gaza Tidak Berhenti, Blokade Bantuan Dikuatirkan Akan Membuat 14.000 Bayi Meninggal dalam 48 Jam

by Ave Rosa
20 Mei 2025 | 21:12 WIB
in Freedom for Palestine
Reading Time: 3 mins read
A A
Genosida Israel ke Gaza Tidak Berhenti, Blokade Bantuan Dikuatirkan Akan Membuat 14.000 Bayi Meninggal dalam 48 Jam

Ilustrasi. Menahan kepedihan. Foto: Freepik

Avesiar – Jakarta

Lebih dari 60 warga Palestina sepanjang malam dan pagi hari di seluruh Jalur Gaza, dibunuh oleh pasukan Israel pada hari Selasa, dikutip dari The New Arab.

Tidak hanya itu, serangan hebat menargetkan rumah dan sekolah yang menampung orang-orang terlantar di utara Gaza, menewaskan sedikitnya 22 orang, sebagian besar dari mereka adalah wanita dan anak-anak, menurut laporan kementerian kesehatan Palestina.

Tragisnya lagi, serangan juga menargetkan kamp pengungsi Nuseirat dan Khan Younis yang menewaskan puluhan lainnya. PBB menyatakan lebih dari 28.000 wanita dan anak perempuan telah dibunuh oleh Israel sejak perang dimulai pada Oktober 2023, menambahkan bahwa angka tersebut setara dengan “rata-rata satu wanita dan satu anak perempuan terbunuh setiap jam dalam serangan oleh pasukan Israel”.

UN Women menyoroti dampak yang ditimbulkannya pada anak-anak dan keluarga sebelum menyerukan gencatan senjata segera.

Menurut Kepala Bantuan PBB Tom Fletcher ia khawatir 14.000 bayi akan meninggal dalam 48 jam ke depan jika pasokan tidak sampai ke mereka. Ia juga menambahkan bahwa bantuan terkini yang mengalir ke Gaza hanyalah “setetes air di lautan” dari apa yang dibutuhkan untuk memberi makan 2,3 juta penduduk.

Kelaparan yang dijadikan Israel sebagai senjata pembunuh tersebut meningkatkan kekhawatiran atas kondisi di Gaza, di mana 761 kelompok bantuan dan LSM di seluruh dunia mendesak Israel untuk menghentikan “kelaparan yang dibuat-buat” di Gaza. Mereka juga menuntut diakhirinya pengepungan selama lebih dari dua bulan di daerah kantong itu.

Seorang anggota staf yang bekerja untuk lembaga amal Medical Aid for Palestinians (MAP) menyuarakan kekhawatiran atas situasi tersebut, dengan mengatakan: “Kami melihat pekerjaan kami dibakar menjadi abu,”. Direktur organisasi tersebut di Gaza juga mengatakan: “Tim kami di Gaza telah bekerja tanpa lelah untuk mengirimkan pasokan medis ke rumah sakit, dan memastikan perawatan bagi mereka yang sangat membutuhkan, hanya untuk melihat mereka dilenyapkan oleh serangan militer Israel. Sungguh memilukan.”

Bacaan Terkait :

Inggris Pertimbangkan untuk Melarang Import dan Ekspor Empat Bagian Perdagangan dengan Pemukiman Ilegal Israel di Palestina

Pabrik Senjata Israel di Inggris Didemo dan Diterobos Aktivis pro-Palestina Karena Berperan dalam Genosida di Gaza

Serangan Israel terhadap Rumah Sakit Dikecam Uni Eropa

Sanksi AS Terhadap Pelapor Khusus PBB Atas Genosida Israel di Gaza Adalah Tanda ‘Rasa Bersalah’

Gaza Blackout dari Internet Akibat Kejahatan Zionis Israel Memutus Jaringan Internet yang Tersisa

Paus Fransiskus Dikecam Israel Karena Mengutuk Pemboman Anak-anak Gaza

Perang Israel di Gaza adalah Genosida yang Nyata, Kata Menteri Pertahanan Spanyol

Load More

Kritik dan ancaman sanksi terhadap Israel dari Inggris, Prancis, dan Kanada yang menuntut diakhirinya perang malah dikecam Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. Ketiga negara tersebut pada hari Senin menerbitkan pernyataan bersama, mendesak Israel untuk mengakhiri perang dan menyebut operasi militernya “tidak proporsional”.

Pernyataan tersebut selanjutnya menyatakan bahwa mereka tidak dapat berdiam diri dalam menghadapi “tindakan memalukan” pemerintah Netanyahu di Gaza, dengan memperingatkan bahwa mereka harus melakukan “tindakan konkret”.

Setali tiga uang, Adam Boehler, utusan Trump untuk Urusan Penyanderaan menanggapi pernyataan dari Prancis, Inggris, dan Kanada, dengan mengatakan: “AS selalu mendukung Israel dan selalu mempertimbangkan cara menyeimbangkan kepentingan, tetapi jika saya seorang politikus Eropa, saya akan berpikir hati-hati tentang cara mengkritik Israel.”

Menurut laporan di Washington Post pada hari Senin, mengutip sumber yang mengetahui diskusi tersebut, pemerintahan Trump memberi tahu Israel bahwa mereka akan meninggalkan mereka jika tidak mengakhiri perang

Berbicara dengan syarat anonim, sumber tersebut mengatakan bahwa tim Trump memberi tahu Israel: “Kami akan meninggalkan Anda jika Anda tidak mengakhiri perang ini”.

Wakil Presiden AS J.D. Vance yang direncanakan berkunjung ke Israel juga batal dengan latar belakang ketegangan, seorang pejabat senior AS mengonfirmasi kepada Axios pada hari Senin.

Vance membuat keputusan tersebut karena ia tidak ingin kunjungannya memberi kesan bahwa pemerintahan Trump mendukung tindakan Israel di tengah upaya AS untuk mendorong gencatan senjata dan mengamankan pembebasan tawanan dari Gaza, kata pejabat tersebut.

Sebagai informasi, dikutip dari The New Arab, perang Israel di Gaza telah menewaskan lebih dari 61.700 warga Palestina sejak Oktober 2023, dan kelompok hak asasi internasional menetapkan bahwa serangan tersebut merupakan genosida. Israel telah menghancurkan seluruh wilayah, menggusur sebagian besar penduduk, dan menjerumuskan Gaza ke dalam krisis kemanusiaan yang mendalam. (ard)

Tags: Blokade BantuanGenosida IsraelGenosida Israel Terhadap Warga GazaNasib Bayi di Gaza
ShareTweetSendShare
Previous Post

Jangan Malu Gagal, Semua Orang Hebat Pun Pernah Gagal

Next Post

Qantharah, Jembatan Qishas Kezhaliman Terhadap Sesama Mukmin yang Berada di Antara Surga dan Neraka

Mungkin Anda Juga Suka :

Buka Kedutaan Besar di Al-Quds yang Diduduki, Iran Kecam Keras Kolombia

Buka Kedutaan Besar di Al-Quds yang Diduduki, Iran Kecam Keras Kolombia

16 Oktober 2026

...

Pemilu Palestina di November 2026 Diundur ke September 2027

Pemilu Palestina di November 2026 Diundur ke September 2027

10 Oktober 2026

...

Diwawancara Piers Morgan, PM Qatar Sebut Netanyahu Penjahat Perang

Diwawancara Piers Morgan, PM Qatar Sebut Netanyahu Penjahat Perang

30 September 2026

...

Diwarnai Walk-out 77 Perwakilan Negara, Kedatangan dan Pidato Netanyahu di PBB Diprotes Ratusan Termasuk Aktor dan Politisi

Diwarnai Walk-out 77 Perwakilan Negara, Kedatangan dan Pidato Netanyahu di PBB Diprotes Ratusan Termasuk Aktor dan Politisi

26 September 2026

...

Israel dengan Brutal Mencegah Masuknya Lebih dari 900 Kursi Roda untuk Anak-anak Luka dan Teramputasi

Israel dengan Brutal Mencegah Masuknya Lebih dari 900 Kursi Roda untuk Anak-anak Luka dan Teramputasi

24 September 2026

...

Load More
Next Post
Qantharah, Jembatan Qishas Kezhaliman Terhadap Sesama Mukmin yang Berada di Antara Surga dan Neraka

Qantharah, Jembatan Qishas Kezhaliman Terhadap Sesama Mukmin yang Berada di Antara Surga dan Neraka

Sebesar Apa Hatimu dalam Menerima Nasihat dari Orang Tua, Guru, dan Orang Lain?

Sebesar Apa Hatimu dalam Menerima Nasihat dari Orang Tua, Guru, dan Orang Lain?

Discussion about this post

TERKINI

Demi Kedaulatan Ekonomi, Jemaah Umrah Diimbau Tidak Naik Maskapai yang Transit Singapura dan Malaysia

26 Oktober 2026

Empat Negara Besar Akhirnya Bertemu di Teheran Membahas Keamanan dan Stabilitas Regional Buntut Agresi AS-Israel

26 Oktober 2026

Awali Abad ke-2, Rais Aam PBNU Tegaskan NU Harus Menunjukkan Perannya sebagai Miniatur Islam

25 Oktober 2026

Surat Pernyataan 12 Negara Termasuk Iran Menuntut Larangan Serangan Terhadap Fasilitas Nuklir

24 Oktober 2026

Strategi Simpel Berbenah Rumah dengan Barang-barang yang Menumpuk Layaknya Permainan

23 Oktober 2026

Uang Curian Dikembalikan Secara Diam-diam, Hukum dan Penjelasannya

22 Oktober 2026

Iran Ancam Serang Kabel Internet Bawah Laut di Selat Hormuz serta Aset-aset AS dan Sekutu Jika Kembali Diserang

21 Oktober 2026

Gelombang Pertama Disusul Kedua Berangkat 11 April dan 26 April 2027, Kepulangan Jemaah Mulai 21 Mei

21 Oktober 2026

Penanganan Karhutla Harus Lebih Masif dan Terpadu, Prabowo Perintahkan Seluruh Unsur Terkait Gerak Cepat

20 Oktober 2026

Warga Prancis Demo dan 2.400 Ditangkap, Macron Kritik Tindakan Anarki

19 Oktober 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© 2017 Avesiar.com - All Rights Reserved

  • Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT!
    • Kanal Kamu Kuat
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video