Avesiar – Jakarta
Maskapai penerbangan untuk secara otomatis diwajibkan mengeluarkan pengembalian uang tunai untuk hal-hal seperti penerbangan yang tertunda dan untuk mengungkapkan biaya bagasi atau pembatalan reservasi dengan lebih baik. Pemerintahan Biden mengeluarkan aturan akhir pada hari Rabu (24/4/2024), dikutip dari The Huffington Post.
Disebutkan juga bahwa Departemen Perhubungan AS mengatakan maskapai penerbangan akan diminta untuk memberikan pengembalian uang tunai otomatis dalam beberapa hari untuk penerbangan yang dibatalkan dan penundaan yang “signifikan”.
Maskapai penerbangan, berdasarkan peraturan saat ini, memutuskan berapa lama penundaan harus berlangsung sebelum melakukan pengembalian dana. Pemerintah menghilangkan ruang gerak tersebut dengan mendefinisikan penundaan yang signifikan sebagai penundaan yang berlangsung setidaknya tiga jam untuk penerbangan domestik dan enam jam untuk penerbangan internasional.
Maskapai penerbangan masih diperbolehkan menawarkan penerbangan lain atau kredit perjalanan, namun konsumen dapat menolak tawaran tersebut.
Hal itu juga berlaku untuk pengembalian biaya bagasi terdaftar jika tas tidak dikirimkan dalam waktu 12 jam untuk penerbangan domestik atau 15 hingga 30 jam untuk penerbangan internasional. Dan akan dikenakan biaya untuk hal-hal seperti pemilihan kursi atau koneksi internet jika maskapai gagal menyediakan layanan tersebut.
Selama pandemi Covid-19 keluhan mengenai pengembalian dana melonjak, ketika maskapai penerbangan membatalkan penerbangan dan, meskipun tidak melakukan hal tersebut, banyak orang merasa tidak aman berbagi kabin pesawat dengan penumpang lain. (ard)













Discussion about this post