Avesiar – Jakarta
Gelombang panas baru yang memecahkan rekor melanda sebagian wilayah Eropa membuat petugas pemadam kebakaran di seluruh Prancis dan wilayah tengah Inggris berjuang memadamkan berbagai kebakaran pada hari Jumat (14/8/2026), dikutip dari TRT World.
Tugas mereka pun semakin dipersulit oleh kondisi lahan yang sangat kering. Hal ini terkait tahun terkering yang pernah dialami Prancis, kebakaran baru berkobar dengan cepat melintasi kawasan hutan di wilayah Landes, pesisir barat daya, pada malam hari.
Kebakaran tersebut memaksa lebih dari 500 orang mengungsi dari rumah mereka di kota Luglon, sementara ratusan petugas pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi kejadian, demikian disampaikan pemerintah daerah setempat pada hari Jumat.
Disebutkan, pihak prefektur Landes menyatakan bahwa kebakaran yang bermula pada hari Kamis itu telah meluas hingga mencakup area seluas 1.100 hektare, namun sejauh ini belum ada rumah warga yang terdampak.
Kepada wartawan, pejabat prefektur mengatakan, bahwa laju kebakaran telah melambat, meskipun 15 jam ke depan akan menjadi masa penentu.
Ini adalah salah satu dari beberapa kebakaran yang melanda hutan di berbagai wilayah Prancis pekan ini, termasuk di wilayah utara dan Brittany yang biasanya berudara lebih sejuk dan basah. Kebakaran hebat bulan lalu telah menghanguskan hutan di dekat Bordeaux dan memaksa seperempat juta orang mengungsi dari rumah mereka.
Di departemen Ille-et-Vilaine, wilayah barat laut Prancis, kebakaran lain di wilayah administratif Saint-Just memicu pengerahan lebih dari 300 petugas pemadam kebakaran.
Meteo-France menetapkan status siaga merah untuk empat departemen—Indre, Indre-et-Loire, Mayenne, dan Deux-Sevres—akibat risiko kebakaran hutan yang “sangat tinggi”.
Sementara itu, 57 wilayah administratif masih berstatus siaga oranye akibat risiko kebakaran hutan yang “tinggi”.
Kebakaran hutan melanda wilayah West Midlands dan menyebabkan sejumlah rumah hangus terbakar, setelah Inggris mencatat hari terpanas tahun ini.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Simon Tuhill menyatakan bahwa peristiwa ini merupakan salah satu insiden “paling signifikan” yang pernah ditangani oleh layanan pemadam kebakaran di wilayah tersebut.
Data National Fire Chiefs Council menyebutkan tercatat sebanyak 1.017 kejadian kebakaran hutan di Inggris dan Wales sepanjang tahun ini.
Kebakaran tersebut terjadi pada hari terpanas tahun ini, saat suhu mencapai 38,1°C di London bagian barat.
Suhu udara di beberapa wilayah negara itu, menurut badan meteorologi nasional Prancis, mulai dari Aquitaine di barat daya hingga lembah Sungai Rhône di timur—mendekati 41°C pada hari Kamis. Suhu diperkirakan akan mencapai tingkat serupa pada hari Jumat sebelum kemudian turun selama akhir pekan.
Suhu ekstrem yang mencetak rekor ini dikaitkan dengan krisis iklim dan berdampak pada negara-negara yang secara infrastruktur lebih terbiasa dengan musim dingin yang panjang, sehingga kurang siap menghadapi panas semacam ini dan memiliki keterbatasan fasilitas pendingin ruangan (AC). (ard)











Discussion about this post