• Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT!
    • Kanal Kamu Kuat
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Nasional & Opini Daerah

Gempa M7,7 Flores Akibatkan 47 Meninggal dan 157 Rumah Rusak, BMKG Catatkan 235 Gempa Susulan serta Kordinasinya

by Ave Rosa
15 Agustus 2026 | 22:55 WIB
in Daerah
Reading Time: 4 mins read
A A
Gempa M7,7 Flores Akibatkan 47 Meninggal dan 157 Rumah Rusak, BMKG Catatkan 235 Gempa Susulan serta Kordinasinya

Foto: via laman BMKG

Avesiar – Jakarta

Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 dengan kedalaman 15 km terjadi di utara Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merilis total jumlah korban meninggal dunia mencapai 47 orang, berdasarkan data sementara pada Sabtu (15/8), pukul 18.48 WIB. Sebaran korban tersebut, dalam update laman resmi BNPB, teridentifikasi di Kabupaten Manggarai 24 orang, Manggarai Timur 17 orang, Sikka 3 orang, Mamggarai Barat 1 orang, Ngada 1 orang dan Ende 1 orang.  Selain korban ini, petugas mengevakuasi dan melakukan perawatan medis terhadap para korban luka-luka.

Sedangkan total rumah rusak berat, sesuai data sementara sore tadi, pukul 17.00 WIB, Sabtu (15/8), mencapai 157 unit, rusak sedang 41 unit dan rusak ringan 148 unit. Kerusakan juga terjadi pada fasilitas umum, seperti fasilitas Pendidikan 87 unit, kesehatan 18 unit, tempat ibadah 5 unit, kantor 6 unit dan sejumlah fasilitas umum lain.  

Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), melalui siaran persnya, mencatat sebanyak 235 kali aktivitas gempa bumi susulan (aftershocks) hingga pukul 14.00 WIB pasca gempa tektonik utama di utara Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur. Aktivitas gempa susulan tersebut terdistribusi di sebelah utara Pulau Flores dengan kisaran magnitudo M2,5 hingga M6,2. Grafik pemantauan mengindikasikan bahwa tren rekaman gempa susulan saat ini belum mengalami peluruhan yang signifikan.

Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, mengonfirmasi bahwa BMKG terus memantau pergerakan sesar secara real-time. Berdasarkan histori dan karakteristik wilayah tersebut, proses stabilisasi sesar membutuhkan interval waktu tertentu sebelum aktivitas seismik benar-benar kembali normal.

“BMKG mengestimasi proses peluruhan alami memerlukan waktu berkisar antara 2 hingga 3 minggu, sebagaimana pola rekaman gempa bumi merusak di Maluku Utara sebelumnya,” ujar Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, dalam Rapat Koordinasi Penanganan Darurat Bencana Gempa Bumi Provinsi NTT di Gedung MHEWS BMKG, Jakarta, Sabtu (15/8).

Sebelumnya, BMKG mengonfirmasi pemutakhiran data gempa bumi tektonik dangkal tersebut menjadi M7,7 dengan kedalaman 15 km. Sistem pemantauan gempa BMKG merespons kejadian secara cepat dengan mengeluarkan peringatan dini tsunami hanya dalam waktu 2 menit 16 detik pasca gempa utama. Petugas pemantau kemudian memutakhirkan peringatan dini tsunami setelah parameter gempa stabil dan presisi 10 menit setelahnya.

Bacaan Terkait :

No Content Available
Load More

Guncangan gempa tersebut sempat memicu gelombang tsunami yang menerjang beberapa kawasan pesisir. BMKG menguji sistem running model multi-skenario dan membagi status ancaman ke dalam kategori ‘Siaga’ (potensi tinggi 0,5 meter hingga 3 meter) serta ‘Waspada’ (ketinggian di bawah 0,5 meter).

Jaringan observasi muka air laut (tide gauge) mencatat gelombang tsunami tiba di Reo Manggarai dan Manggarai Timur dengan ketinggian puncak mencapai 1,61 meter, Maurole Ende setinggi 0,94 meter, serta Bulukumba dan Sape Bima melampaui 0,5 meter. BMKG resmi mengakhiri seluruh Peringatan Dini Tsunami pada pukul 07.30 WIB setelah pemantauan muka laut mengonfirmasi kondisi air laut telah aman kembali.

Ia menjelaskan bahwa gempa bumi ini tergolong jenis gempa bumi dangkal yang timbul akibat aktivitas sesar naik busur belakang Flores (Flores Back Arc Thrust).

Struktur Flores Back Arc Thrust, secara histori, menyimpan rekam jejak gempa merusak yang panjang, termasuk gempa M7,8 pada kedalaman 28 km yang melanda kawasan tersebut pada tahun 1992. Bedanya, gempa kali ini berpusat pada kedalaman yang jauh lebih dangkal (15 km), sehingga menimbulkan dampak kerusakan fisik yang relatif berat pada bangunan infrastruktur serta memicu tsunami yang terobservasi hingga pesisir Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara.

Berdasarkan peta intensitas guncangan (intensity map), BMKG mencatat guncangan terbesar mencapai skala VII MMI di daerah Aesesa (Kabupaten Nagekeo), Riung (Kabupaten Ngada), Kota Ambai, serta hasil observasi langsung mikro di kawasan Manggarai dan Ruteng. Skala VI MMI terukur di Wolowae (Nagekeo) dan Kota Bajawa, sementara skala V MMI dirasakan di sejumlah kawasan sekitarnya.

Guna mendukung proses pemulihan dan rekonstruksi pascabencana, BMKG menerjunkan tim ahli untuk mengelola survei pemetaan mikrozonasi dan makroanalisis. Tim BMKG Pusat bersama 14 Unit Pelaksana Teknis (UPT) BMKG se-NTT menyisir wilayah Ngada, Nagekeo, dan titik-titik rawan lainnya di Pulau Flores.

Survei mikro-analisis ini bertujuan mengukur jenis tanah dan respons terhadap gempa bumi. BMKG akan langsung menyerahkan hasil analisis lapangan tersebut kepada stakeholder sebagai rujukan teknis utama dalam meletakkan dasar rekonstruksi maupun retrofitting (penguatan) struktur bangunan tahan gempa.

BMKG mengimbau masyarakat untuk senantiasa mempercayai data rujukan resmi yang bersumber dari jaringan nasional yang ditopang oleh lebih dari 2.000 sensor kegempaan, termasuk 553 sensor seismograf khusus di seluruh Indonesia.

BMKG terus memperkuat koordinasi dan memberikan dukungan penuh di bawah koordinasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Basarnas, TNI, Polri, serta Pemerintah Daerah (Gubernur, Bupati/Wali Kota, BPBD, dan Pusdalops).

BMKG meminta masyarakat untuk tidak terpancing oleh isu bohong (hoaks) yang tidak bertanggung jawab, tetap menjauhi bangunan yang retak atau rusak akibat guncangan, serta aktif mengonfirmasi pemutakhiran informasi kebencanaan melalui kanal resmi BMKG (aplikasi infoBMKG, media sosial @infoBMKG, dan situs resmi BMKG. (put)

Tags: 235 Gempa SusulanBMKG Update Gempa FloresGempa M7.7 FloresGempa M7.7 NTTKorban Gempa Flores 47 MeninggalLaporan BNPB Gempa NTT
ShareTweetSendShare
Previous Post

Lebih dari 1000 Kebakaran Hutan Membara di Eropa, Prancis dan Inggris Alami Rekor Suhu Panas Ekstrem

Next Post

TAU Meluluskan 237 Sarjana serta Magister Berbasis Technopreneurship dan Sustainability di Wisuda Ke-XI

Mungkin Anda Juga Suka :

Hadiri Muktamar ke-35 NU, Warga Jombang Sambut Hangat Presiden Prabowo di Sepanjang Jalan

Hadiri Muktamar ke-35 NU, Warga Jombang Sambut Hangat Presiden Prabowo di Sepanjang Jalan

27 Agustus 2026

...

Pemerintah Berikan 66 Ribu Tiket Gratis dan 841 Kapal untuk Angkut 3,2 Juta Penumpang Lebaran

Pemerintah Berikan 66 Ribu Tiket Gratis dan 841 Kapal untuk Angkut 3,2 Juta Penumpang Lebaran

6 Maret 2026

...

Mendarat di Karawang, Presiden Prabowo Siap Hadiri Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan Nasional

Mendarat di Karawang, Presiden Prabowo Siap Hadiri Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan Nasional

7 Januari 2026

...

Minggu 7 Desember Data Korban Meninggal Banjir Sumatra 921 Jiwa, 392 Hilang, 5000 Terluka, 147.300 Rumah Rusak

Minggu 7 Desember Data Korban Meninggal Banjir Sumatra 921 Jiwa, 392 Hilang, 5000 Terluka, 147.300 Rumah Rusak

7 Desember 2025

...

Serukan Langkah Konkret di Distribusi Pangan Nasional, Tegaskan Musuh Baru Bernama ”Serakahnomics”

Serukan Langkah Konkret di Distribusi Pangan Nasional, Tegaskan Musuh Baru Bernama ”Serakahnomics”

21 Juli 2025

...

Load More
Next Post
TAU Meluluskan 237 Sarjana serta Magister Berbasis Technopreneurship dan Sustainability di Wisuda Ke-XI

TAU Meluluskan 237 Sarjana serta Magister Berbasis Technopreneurship dan Sustainability di Wisuda Ke-XI

Hukum Islam Soal Hormat Bendera Merah Putih Menurut NU dan Muhammadiyah

Hukum Islam Soal Hormat Bendera Merah Putih Menurut NU dan Muhammadiyah

Discussion about this post

TERKINI

Isi Surat Edaran Kemkomdigi Sebagai Pedoman Operator Seluler Laksanakan Putusan MK Soal Kuota

6 September 2026

Para Penasehat Trump Cegah Eskalasi Konflik dengan Iran Sebelum Pemilu November, 63 Persen Warga AS Menentang Perang

5 September 2026

Mendapatkan Ridho Allah Akibat Memudahkan Urusan Orang Lain

4 September 2026

Drone Rusia Obrak-abrik Markas Intelijen Ukraina yang Lagi Kekurangan Rudal Patriot AS

4 September 2026

Berkah Maulid yang Didapatkan Dua Pemuda  yang Menyambut dan Mengagungkannya

3 September 2026

Adu Kuat, Iran Terus Menghantam Pangkalan AS di Kuwait, Bahrain, UEA, dan Yordania, Sementara AS Serang Pesta Pernikahan

3 September 2026

Soal Video Kasus Pejompongan, Tidak Ada Permintaan Takedown dari Kemkomdigi

2 September 2026

Restoran Diminta Transparan Soal Status Halal Tiap Outlet ke Konsumen, Terutama yang Sertifikasi per Lokasi

2 September 2026

Israel Mempersulit Sekolah Kristen, Buntutnya Semua Sekolah Tutup Memprotes Israel yang Menolak Memperbarui Izin Gurunya

1 September 2026

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Diterima Presiden Prabowo, Bahas Usulan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan

1 September 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© 2017 Avesiar.com - All Rights Reserved

  • Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT!
    • Kanal Kamu Kuat
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video