Avesiar – Jakarta
Gugur dan syahidnya pemimpin Hamas Yahya Sinwar semakin membangkitkan semangat membela penjajahan atas tanah Palestina. Dikutip dari Iran News Daily, Sabtu (19/10/2024), Panglima Tertinggi Garda Revolusi Iran Mayor Jenderal Salami menyampaikan belasungkawa atas gugurnya pemimpin Hamas Yahya Ebrahim Hasan al-Sanwar.
Dikatakannya, ia menyampaikan ucapan selamat dan belasungkawa yang tulus kepada rakyat Palestina yang pemberani, khususnya para pejuang Hamas dan Front Perlawanan Islam. “Kami menghormati pengorbanan dan gugurnya Yahya Ibrahim Hassan al-Sinwar, kepala biro politik Hamas dan tokoh legendaris dalam perjuangan melawan rezim Zionis yang brutal,” katanya dikutip.
Menurut Salami, nama Martir Yahya al-Sinwar kini bersinar bersama nama-nama pejuang Palestina yang terhormat seperti Ahmed Yassin dan Ismail Haniyeh, yang gugur dalam upaya pembebasan al-Quds yang suci.
“Warisan ini mengobarkan api kemarahan dalam perlawanan anti-Zionis, dan atas karunia Tuhan, dalam waktu yang tidak terlalu lama lagi, para perampas dan penjajah tanah suci akan dilenyapkan menjadi abu,” tegasnya dalam keterangannya.
Mayjen Salami mengatakan bahwa bersama para pemimpin perlawanan lainnya, Yahya Sinwar memainkan peran penting dalam memperkuat Hamas sebagai organisasi yang kuat. Setelah Ismail Haniyeh syahid, hingga saat ia sendiri syahid, namanya menjadi mimpi buruk yang mengerikan bagi kaum Zionis, yang menyebabkan pasukan pendudukan dan pendukung mereka gemetar ketakutan.
Ditambahkannya, Yahya Sinwar muncul sebagai simbol perlawanan anti-Zionis, bersinar terang tidak hanya di dunia Islam tetapi juga di seluruh wilayah Arab.
“Semangat revolusioner dan ketajaman strategisnya, yang ditunjukkan oleh kepemimpinannya yang sukses dalam operasi bersejarah “Seif al-Quds” dan “Banjir al-Aqsa,” secara signifikan melemahkan aparat keamanan dan intelijen rezim Zionis yang tampaknya kebal. Operasi-operasi ini menanamkan rasa kebingungan strategis yang mendalam di antara masyarakat Zionis,” katanya. (ard)












Discussion about this post