Avesiar – Jakarta
Bersepeda adalah salah satu olahraga yang menyenangkan. Kegiatan yang dapat membuat badan bugar ini juga mampu membuat Anda menjangkan jarak yang lebih jauh dan melewati rintangan yang lebih mudah dibandingkan dengan berjalan atau berlari.
Kendaraan yang digunakan yaitu sepeda terdiri dari beberapa bagian (part) yang bisa Anda ketahui nama-namanya. Dikutip dari Review di laman Bukalapak, berikut detilnya.
- Rangka
Ini adalah bagian utama dari sebuah sepeda dan tempat terpasangnya komponen-komponen lain seperti stang, tempat duduk, roda, dan yang lainnya. Penting bagi Anda untuk memilih rangka yang sesuai dengan postur dan kenyamanan saat bersepeda.
Anda juga bisa memilih beberapa jenis bahan rangka sepeda mulai dari baja, alumunium, dan serat karbon. Baja menjadi material yang umum digunakan untuk sepeda-sepeda dasar. Harganya tergolong murah, tapi dari segi bobot menjadi yang terberat.
Sementara itu, alumunium memiliki bobot yang lebih ringan, tapi sedikit keras saat dibawa di jalanan. Serat karbon merupakan bahan yang paling ringan sekaligus kuat dan nyaman saat diajak kencang di jalanan. Namun, harganya tentu saja yang paling mahal.
- Fork
Bagian yang berbentuk seperti garpu yang ompong di tengah ini berfungsi untuk menyambungkan roda depan dengan rangka. Fork memiliki beberapa tipe yang disesuaikan dengan tipe sepedanya. Untuk sepeda gunung, biasanya fork memiliki pegas agar lebih nyaman saat bersepeda.
- Stem dan setang
Kedua bagian ini dibutuhkan sebagai kendali dari sepeda. Ukuran dan kompatibilitas stem dan setang ini sangatlah penting. Jangan sampai lubang di stem terlalu longgar untuk diameter setang dan jangan terlalu sempit karena akan menyulitkan saat ingin memasang setang.
Pada sepeda-sepeda zaman dahulu, kedua bagian ini umumnya hadir dalam satu bagian saja. Namun, pada model sepeda sekarang, keduanya dipisah menjadi dua bagian berbeda. Meskipun terlihat sederhana, pemilihan setang juga perlu mempertimbangkan tuas rem dan shifter gigi agar proporsinya tetap seimbang.
- Dudukan sadel dan sadel
Dudukan sadel (seat post) menjadi rumah untuk menempatkan sadel. Material yang digunakan bermacam-macam. Sadel terdiri dari beragam bentuk dan ukuran. Pemilihan sadel tergantung selera masing-masing.
- Headset
Bagian satu ini terdiri dari tiga bagian, yaitu cups, bearings, dan races. Ketiga bagian ini menghubungkan rangka dengan jari-jari. Pertama, headset dipasangkan ke rangka dengan memasukkan headtube ke dalam rangka. Lalu cups dimasukan ke dalam lubang headtube dan bearing dimasukkan ke dalam cups tersebut.
6.Pelek dan ban
Pelek adalah bagian terluar dari sebuah roda, materialnya terbuat dari alumunium, karbon, atau besi untuk sepeda jenis lama yang menggunakan jari-jari.
Sedangkan untuk ban, pemilihan sangat tergantung dari tipe sepeda apa yang ingin dimiliki. Selain itu, Anda perlu mengetahui akan dipakai ke mana dan seberapa sering sepeda tersebut akan digunakan. Pertimbangan inilah yang perlu menjadi prioritas saat membeli satu buah set ban sepeda.
Untuk kenyamanan bersepeda Anda memerlukan sepasang roda yang cocok. Roda memiliki hub, pelek, dan jari-jari. Hub adalah bagian yang terletak di tengah roda dan berisi satu set bantalan. Bagian inilah yang akan membuat seberapa ringan roda sepeda akan berputar saat digunakan.
- Rem
Merupakan bagian terpenting dari setiap jenis sepeda, termasuk fixie sekalipun agar lebih aman. Ada tiga jenis rem yang bisa dipilih, yaitu rim brakes, hub brakes, dan dics brakes.
Rim brakes umum digunakan pada road bikes karena mudah digunakan dan suku cadangnya bisa didapatkan dengan mudah. Disc brakes atau rem cakram memiliki daya penghentian yang kuat dan harganya cukup mahal. Terakhir, hub brakes memiliki kualitas yang terbaik karena terbuat dari material yang tahan terhadap berbagai macam cuaca.
- Bracket dan crankset
Kedua bagian berfungsi sebagai penggerak utama dari sebuah sepeda. Bracket terletak di bagian belakang sepeda, sedangkan crankset terletak di tengah-tengah rangka sekaligus tempat pedal berada. Bracket dan crankset umumnya memiliki berbagai macam ukuran yang menentukan seberapa ringan Anda menggowes.
Jika melewati turunan tajam, Anda bisa mengganti putaran rantai ke mode paling tinggi agar putarannya tidak terlalu cepat. Sementara saat melewati medan yang mendaki, pilihlah gigi pada putaran yang rendah agar tarikan saat menggowes lebih mudah dan tidak berat.
Bagian-bagian rangka sepeda untuk pemula
Secara tradisional rangka sepeda terbuat dari baja. Kebanyakan rangka zaman sekarang terbuat dari aluminium. Khusus bahan rangka dari serat karbon dan titanium digunakan pada sepeda denga harga yang mahal.
Top Tube
Bagian teratas dari rangka sepeda yang berada di antara dudukan (sadel) dengan setang (handlebars).
Head Tube
Head tube adalah tabung pendek di bagian depan bingkai, yang menghubungkan setang ke fork roda. Ini Berisi headset yang memungkinkan Anda untuk mengarahkan roda depan melalui setang.
Down Tube
Down tube adalah tabung panjang yang membentang dari head tube hingga ke pedal. Biasanya bagian paling tebal dari bingkai. Di situlah Anda akan menaruh botol air saat bersepeda.
Seat Tube
Seat tube adalah tabung tempat masuknya tiang duduk atau seatpost. Ketinggian sadel disesuaikan dengan menambah atau mengurangi tiang kursi turun ke dalam tabung kursi.
Seat Stays
Seat stays adalah dua tabung tipis yang berjalan dari bawah pelana, ke hub roda belakang. Setiap seat stay berakhir pada “rear drop out”. Dan setiap drop out belakang terhubung ke salah satu sisi poros roda belakang.
Bagian Kursi Sepeda
Sadel
Sadel adalah tempat Anda duduk. Ada banyak sekali bentuk dan ukuran sadel sepeda. Mereka semua memiliki rel sadel di bagian bawah, yang digunakan untuk menghubungkan sadel ke tiang kursi melalui penjepit sadel.
Seat Post
Seat post dimasukkan ke dalam seat tube dan digerakkan ke atas dan ke bawah untuk menyesuaikan ketinggian sadel.
Bagian-Bagian Sepeda Lainnya
Pedal
Adalah pijakan yang berputar antara kaki dan sepeda. Secara umum ada dua jenis pedal yaitu, pedal datar/platform tempat Anda meletakkan kaki di atasnya dan pedal clip-in yang digunakan dengan sepatu khusus yang memiliki gerigi di sol (cleat) untuk menempelkannya ke pedal dengan lebih aman.
Bottom Bracket
Bagian sepeda yang lengan engkolnya berputar. Terdiri dari spindel (yang melekat pada crankset), dan bantalan (yang memungkinkan rotasi spindel yang mulus).
Rantai
Adalah bagian yang menyalurkan tenaga kaki ke roda belakang. Melingkar di sekitar cincin crankset dan di sekitar sproket kaset di roda belakang.
Front Derailleur
Pemindah gigi depan (front derailleur) adalah bagian sepeda yang menggerakkan rantai dari satu cincin rantai ke cincin lainnya saat Anda memindahkan gigi.
Cassette/Cogset
Kaset atau cogset adalah tumpukan sprocket (roda gigi) dengan ukuran berbeda yang dipasang pada hub roda belakang. Roda gigi kaset adalah roda gigi belakang sepeda.
Stem
Ini adalah bagian sepeda yang menghubungkan steerer tube dari garpu ke setang (handle bar). Pada dasarnya stem adalah bagian yang menonjol ke depan dari bagian atas head tube.
Rear Derailleur
Pemindah gigi belakang (rear derailleur) adalah bagian sepeda yang menggerakkan rantai dari satu roda gigi kaset ke roda gigi lainnya di roda belakang saat Anda memindahkan gigi. Komponen ini bekerja bersama dengan jockey wheel.
Jockey Wheel
Jockey wheel mempertahankan ketegangan pada rantai dan membuatnya tetap bergerak mulus saat Anda mengganti gigi.
Istilah dalam Bersepeda
- Peloton
Pernah lihat iring-iringan road bike melintas di jalan raya? Walaupun melaju dengan kecepatan tinggi, umumnya formasi pesepeda ini terlihat rapi dengan 1-2 baris. Kadang-kadang, dikawal juga oleh petugas. Ini yang biasa disebut sebagai peloton. - Cadence
Istilah lain yang sering diucapkan para pesepeda, terutama road bike, adalah cadence. Ini adalah hitungan putaran pedal alias kayuhan dalam satu menit. - TTB
Belakangan, banyak sekali ditemukan kasus pesepeda kolaps atau meninggal saat berusaha menaklukkan tanjakan. Denyut jantung yang meningkat drastis di tanjakan kadang-kadang melewati batas kemampuan fisik seseorang, sehingga memicu serangan jantung. - Agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diharapkan seperti ini, seorang pesepeda dituntut untuk bijak mengenali dan mendengarkan kemampuan tubuhnya sendiri. Jika sekiranya tanjakan terlalu terjal untuk digowes, maka pilihannya adalah singkirkan gengsi lalu lakukan ‘TTB’ atau Tun Tun Bike, yaitu dituntun.
- Matador
Hampir mirip dengan TTB, matador (manggihan tanjakan dorong) adalah istilah untuk para pesepeda yang berani mengorbankan gengsinya dengan tidak memaksakan diri jika sekiranya tanjakan yang dihadapi terlalu terjal. Daripada kolaps, orang Sunda menyarankan ‘manggihan tanjakan dorong’. - Gocapan
Tren gowes yang ngehits belakangan ini turut mengangkat potensi wisata kuliner. Banyak rombongan pesepeda yang mengarahkan rute gowesnya ke tempat-tempat makan yang menarik sembari berwisata kuliner.
7. Loading dan unloading
Loading dan unloading memiliki arti umum ‘kegiatan bongkar muat barang’. Maksudnya, jika ingin bersepeda di lokasi yang cukup jauh dari rumah, sepeda bisa dibawa dengan mobil agar lebih menghemat tenaga dan baru digunakan ketika sudah sampai di tempat tujuan. (adm/dikutip dari berbagai sumber)








Discussion about this post