Avesiar – Jakarta
Perilaku dan hubungan antara suami dan istri dalam rumah tangga sangat jelas dituliskan dalam Al Qur’an dan hadits untuk membimbing menuju pemahaman syariat Islam dan bagaimana dengan menjalankannya dapat menciptakan keteraturan dan kebaikan.
Berikut adalah beberapa hadits yang disampaikan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam kepada umatnya sebagai panduan menuju kebaikan dalam rumah tangga, baik bagi suami, maupun istri, dikutip dari berbagai sumber.
Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda:
“Dari Hushain bin Muhshan, bahwa sang bibi bercerita kepadanya, “Saya datang kepada Rasulullah karena satu keperluan, Kemudian Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bertanya, “Siapakah Anda, apakah Anda memiliki suami?” Saya menjawab, “Benar.” Nabi berkata, “Bagaimana Anda melayaninya?” Saya menjawab, “Saya melayaninya dan patuh kepadanya kecuali di saat saya capek.” Nabi berkata, “Lihatlah, bagaimana kepatuhanmu kepadanya. Sesungguhnya dia adalah surgamu dan nerakamu.” (HR. Imam Ahmad dan Nasa’i).
Abu Hurairah (ra dengan dia) meriwayatkan bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda:
“Sebaik-baik orang beriman adalah yang terbaik dalam akhlaknya. Dan sebaik-baik dari kalian adalah orang-orang terpilih (secara akhlak) kepada para wanita” (At-Tirmidzi).
“Sebaik-baik kalian adalah yang terbaik sikapnya terhadap keluarga (istrinya). Dan aku adalah yang terbaik di antara kalian terhadap keluargaku (istriku)” (HR Ibnu Majah).
Abu Hurairah meriwayatkan bahwa Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda:
“Pria mukmin tidak boleh membenci perempuan mukmin (istrinya). Jika dia membenci suatu perilaku pada perempuan tersebut, dia tentu menyukai perilakunya yang lain yang ada dalam diri perempuan itu”(HR Muslim).
Abdullah bin Amr bin Al-Ash meriwayatkan bahwa Nabi Muhammad Shalllallahu Alaihi Wasallam bersabda:
“Dunia hanyalah kenikmatan (yang berlalu cepat); dan kenikmatan dunia yang paling baik adalah (memiliki) istri yang saleh.” (HR Muslim).
Anas meriwayatkan bahwa Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam ditanya:
“Wahai Rasulullah, siapa di antara orang-orang yang paling engkau cintai?’ Beliau menjawab: “Aisyah.”
Beliau ditanya, “Dan di antara laki-laki?”
Beliau berkata: “Ayahnya”. (Ibnu Majah).
Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda:
Aisyah: “Rasulullah biasa membantu pekerjaan keluarganya di rumah. Jika telah tiba waktu salat, beliau berdiri dan segera menuju salat.” (HR. Bukhari).
Abu Hurairah ra, dia berkata, Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda:
Pernah ditanyakan kepada Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam, “Siapakah perempuan yang paling baik?” Jawab beliau, “Yaitu yang paling menyenangkan jika dilihat suaminya, menaati suami jika diperintah, dan tidak menyelisihi suami pada diri dan hartanya sehingga membuat suami benci.” (HR An-Nasai dan Ahmad)
Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda:
“Maukah aku beritakan kepadamu tentang sebaik-baik perbendaharaan seorang lelaki, yaitu istri salihah yang bila dipandang akan menyenangkannya, bila diperintah akan menaatinya, dan bila ia pergi si istri ini akan menjaga dirinya.” (HR Abu Dawud)
Dari Jabir bin Abdillah ra., Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam mengingatkan:
“Apabila kalian pulang dari bepergian di malam hari, maka janganlah engkau menemui istrimu hingga dia sempat mencukur bulu kemaluannya dan menyisir rambutnya yang kusut.” (HR Bukhari)
Dari Abdullah in Umar, Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda:
“Janganlah kalian (para suami) melarang para perempuan bagiannya (istri-istrinya) ke masjid kalau mereka meminta izin kepadamu.” (HR Muslim)
Wallahua’lam. (adm/dari berbagai sumber)











Discussion about this post