• Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT!
    • Kanal Kamu Kuat
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Nusantara Guru Kita

Kiai Miftachul Akhyar Rais Aam PBNU Ingatkan Tanda Kiamat yaitu Ruwaibidhah, Biasnya Hak dan Batil

by Avesiar
8 Juli 2025 | 22:30 WIB
in Guru Kita
Reading Time: 2 mins read
A A
Kiai Miftachul Akhyar Rais Aam PBNU Ingatkan Tanda Kiamat yaitu Ruwaibidhah, Biasnya Hak dan Batil

Ilustrasi. Foto: Pexels

Avesiar – Jakarta

Kiamat akan segera datang di saat zaman dalam kebingungan untuk mengarsir yang haq dan batil. Demikian disampaikan Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar saat memberikan taujihat pada acara Pelantikan PCNU Surabaya di Auditorium Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa), Sabtu (5/7/2025), dilansir laman Nahdlatul Ulama.

Salah satu tanda terjadinya kiamat tersebut, menurut KH Miftachul Akhyar, manusia yang terjerembab dalam kubangan bias kebenaran ini sangat sulit menemukan jalan keluarnya.

“Di hadits yang lain disebutkan, kebingungan itu antara lain, yang benar dianggap pengkhianat. Orang yang bisa dipercaya dianggap pengkhianat. Pengkhianat dianggap orang yang bisa dipercaya, dianggap pahlawan,” jelasnya dalam tayangan siaran langsung YouTube Pelantikan PCNU Kota Surabaya.

Dikatakannya, bahwa pada masa seperti itu banyak orang berlomba-lomba bicara soal kepentingan bersama. Padahal, sejatinya untuk kepentingan pribadi dan golongannya saja. Golongan semacam ini, Kiai Miftach menegaskan golonan semacam itu disebut Rasulullah dengan ruwaibidhah.

“Orang yang tidak punya hati, tidak punya perasaan, yang hanya kepentingan pribadi, lalu membicarakan masalah kepentingan umat, kepentingan bangsa,” tegas Pengasuh Pondok Pesantren Miftachus Sunnah, Surabaya itu.

Dalam masa seperti itu, lanjutnya, tidak ada golongan yang selamat kecuali orang-orang yang memiliki pendirian kokoh serta disiplin terhadap keputusan bersama organisasi. Jika tidak demikian, kalangan semacam ini masih terpapar imma’ah (ikut-ikutan arus) atau fomo.

“Yang penting semangat saat sekarang, (yakni) kecerdasan bisa membedakan mana yang hak. Tidak ikut-ikutan situasi yang ada di luar rancangan. Sebuah perilaku yang terus-menerus dilakukan padahal ini sesuatu yang jelek,” tegasnya dalam acara yang dihadiri Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Rais Syuriah PBNU Prof Muhammad Nuh, dan Rektor UNUSA Prof Achmad Jazidie. (adm)

Bacaan Terkait :

Awali Abad ke-2, Rais Aam PBNU Tegaskan NU Harus Menunjukkan Perannya sebagai Miniatur Islam

Siapa Ya’Juj dan Ma’Juj yang Disebutkan Dalam Al Qur’an serta Hadits Sebagai Pertanda Datangnya Kiamat

Load More
Tags: Bias Hak dan BatilKH Miftachul AkhyarRais Aam PBNURuwaibidhahTanda Kiamat
ShareTweetSendShare
Previous Post

Kenaikan Kelas dan Kelulusan Siswa SD Muhammadiyah 8 Cinangka, Diringi Pentas Seni dan Apresiasi

Next Post

Menghadiri KTT BRICS 2025, Presiden Prabowo Tegaskan Memperkuat Posisi Strategis Indonesia di Kancah Global

Mungkin Anda Juga Suka :

Jangan Ketawa, Ini Singkatan-singkatan Pembelajaran Kelas Daring

Jangan Ketawa, Ini Singkatan-singkatan Pembelajaran Kelas Daring

14 Mei 2026

...

Ulama Masyhur Syaikhona Moh Cholil Madura yang Keturunan Sunan Gunung Jati

Ulama Masyhur Syaikhona Moh Cholil Madura yang Keturunan Sunan Gunung Jati

13 November 2025

...

Penjelasan Soal Boleh-Tidaknya Santri Menunduk Tanda Hormat Kepada Kiai dari Komisi Fatwa MUI Jatim

Penjelasan Soal Boleh-Tidaknya Santri Menunduk Tanda Hormat Kepada Kiai dari Komisi Fatwa MUI Jatim

25 Oktober 2025

...

Alhamdulillah, Guru PAI Non‑ASN Naik Rp500 Ribu Tunjangannya dan Pencairan Dirapel Sejak Januari 2025

Alhamdulillah, Guru PAI Non‑ASN Naik Rp500 Ribu Tunjangannya dan Pencairan Dirapel Sejak Januari 2025

10 Juli 2025

...

PKM Fikom Mercu Buana Tingkatkan Kompetensi Siswa SMA dan SMK di Tangerang Selatan

PKM Fikom Mercu Buana Tingkatkan Kompetensi Siswa SMA dan SMK di Tangerang Selatan

25 Februari 2025

...

Load More
Next Post
Menghadiri KTT BRICS 2025, Presiden Prabowo Tegaskan Memperkuat Posisi Strategis Indonesia di Kancah Global

Menghadiri KTT BRICS 2025, Presiden Prabowo Tegaskan Memperkuat Posisi Strategis Indonesia di Kancah Global

Cara Mensucikan Lantai yang Terkena Najis Basah

Cara Mensucikan Lantai yang Terkena Najis Basah

Discussion about this post

TERKINI

Perubahan-perubahan Fisik Saat Mengalami Demensia

8 November 2026

Daftar Segera, Beasiswa Riset Baznas 2026 dengan Pembiayaan Hingga Rp30 juta Dibuka

8 November 2026

Pasukan AS Disebut Mundur Lebih dari 1000 Kilometer dari Perbatasan Iran

7 November 2026

Transaksi Syariah dengan Jenis-jenis Akadnya

6 November 2026

Dibuka pada 5–10 November, Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Daerah 2027

5 November 2026

Akui Kekalahan Partai Republik Imbas Perang dengan Iran, Trump Tidak Menyesali Memulai Perang Tersebut

5 November 2026

Presiden Meminta Proses Hukum Dugaan Penyadapan Berjalan Objektif dan Transparan, KSP Dijabat Letjen TNI Ariyo Windutomo

4 November 2026

Komisi Fatwa MUI Gelar FGD, BPOM Ungkap Bahaya Obat Bius Etomidat dan Ketamin yang Terkandung di Sejumlah Vape

4 November 2026

Pemilu AS Sedang Berlangsung, Pertaruhan Utamanya Adalah Kendali Atas Senat dan DPR AS

3 November 2026

Di Hadapan Komisi Fatwa MUI Wadirtipidnarkoba Ungkap Penggunaan Vape Disusupi THC, Ketamin, hingga Etomidat

3 November 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© 2017 Avesiar.com - All Rights Reserved

  • Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT!
    • Kanal Kamu Kuat
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video