Avesiar – Jakarta
Wabah campak melanda Kanada seiring menurunnya tingkat vaksinasi anak dan penyebaran virus yang sangat menular ini di Amerika Utara dan Selatan, dikutip dari The Guardian, Selasa (11/11/2025).
Para pakar kesehatan internasional mengatakan bahwa Kanada tidak lagi bebas campak karena wabah yang terus berlanjut, Senin (10/11/2025). Hilangnya status eliminasi campak di negara ini terjadi lebih dari setahun setelah virus yang sangat menular ini mulai menyebar.
Negara tersebut mencatat 5.138 kasus campak tahun ini dan dua kematian. Keduanya adalah bayi yang terpapar virus campak di dalam rahim dan lahir prematur.
Campak biasanya dimulai dengan demam tinggi yang diikuti ruam yang muncul di wajah dan leher. Kebanyakan orang sembuh, tetapi campak merupakan salah satu penyebab utama kematian pada anak-anak, menurut Organisasi Kesehatan Dunia. Komplikasi serius, termasuk kebutaan dan pembengkakan otak, lebih umum terjadi pada anak-anak dan orang dewasa di atas usia 30 tahun.
Penyakit ini dicegah dengan vaksin yang diberikan secara rutin dan aman kepada anak-anak di seluruh dunia.
“Ini perkembangan yang sangat menyedihkan. Ini perkembangan yang sangat mengkhawatirkan. Dan, sejujurnya, ini perkembangan yang memalukan. Tidak ada negara dengan sumber daya sebesar Kanada – atau bahkan negara lain di Amerika Utara – yang seharusnya kehilangan status eliminasi campak mereka,” kata Jennifer Nuzzo, pakar penyakit menular dari Universitas Brown.
Kanada berhasil mengeliminasi campak pada tahun 1998, diikuti oleh Amerika Serikat dua tahun kemudian. Setelah kampanye vaksinasi yang sangat sukses, Amerika menjadi wilayah pertama di dunia yang bebas campak pada tahun 2016. Para pejabat kesehatan memperkirakan vaksin campak telah mencegah 6,2 juta kematian di Amerika antara tahun 2000 dan 2023.
Para ahli dari Organisasi Kesehatan Pan Amerika, sebuah badan kesehatan independen, membuat keputusan tersebut setelah menganalisis data wabah di Kanada yang menunjukkan bahwa virus tersebut telah menyebar terus menerus selama setahun.
Pejabat kesehatan Kanada mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa mereka bekerja sama dengan mitra pemerintah dan masyarakat untuk meningkatkan cakupan vaksinasi, berbagi data, dan menyediakan panduan berbasis bukti. (ard)











Discussion about this post