Avesiar – Jakarta
Kegiatan mengirimkan bantuan untuk warga terkena bencana di Sumatera oleh Universitas Mercu Buana kembali berlangsung pada Senin (2/1/2026), usai rangkaian bantuan sebelumnya untuk Sumatera 5 hingga 10 Januari 2026, di kawasan Medan dan Aceh Tamiang.
Total bantuan untuk bencana Sumatera sejumlah Rp200 juta yang dikumpulkan dari sumbangan Civitas Akademika Universitas Mercu Buana. Bantuan berupa sembako dan perlengkapan sholat yang disalurkan langsung di rumah-rumah hunian sementara dan rumah warga terdampak.
Pengawas Yayasan Menara Bhakti, Dr Hadri Mulya, di Jakarta menyampaikan bantuan kemanusiaan untuk saudara-saudara kita yang tertimpa musibah di Sumatera merupakan bentuk pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
“Yayasan Menara Bhakti yang menaungi Universitas Mercu Buana memberikan dukungan bagi kegiatan kemanusiaan agar kehadiran Universitas Mercu Buana dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Yayasan Menara Bhakti memberikan bantuan Rp150 juta dan kawan-kawan dosen dan tenaga kependidikan berhasil mengumpulkan bantuan sejumlah Rp50 juta rupiah,” terangnya.
Sementara itu, Rektor Universitas Mercu Buana Prof Dr Andi Adriansyah M.Eng di kesempatan terpisah di Jakarta, menyampaikan bahwa Universitas Mercu Buana sangat peduli terhadap berbagai musibah yang terjadi di Indonesia. Sepanjang Mei dan April 2019 UMB mengirimkan bantuan senilai Rp900 juta untuk gempa di Palu, Lombok, Wonosobo, Banten dan Lampung.
“Pada 17 hingga 22 Desember 2021, kami mengirimkan bantuan warga kecamatan Candipuro, Lumajang, Jawa Timur yang terkena dampak erupsi Gunung Semeru senilai 170 juta. 13 Februari 2022 UMB menyalurkan bantuan kemanusiaan di Sumur, Selat Sunda senilai 90 juta,” ungkapnya.
Wakil Rektor II Prof Rizky Briandana, Ph.D, menyampaikan harapan, semoga bantuan Universitas Mercu Buana dapat meringankan beban masyarakat yang terkena dampak banjir Bandang. Bantuan berupa kebutuhan mendesak yang sangat dibutuhkan warga terdampak.
“Bantuan langsung dikirimkan ke titik-titik Posko dan diterima warga. Kami mengutus Dr Achmad Jamil dan Moestanuzul Indrawan, MT ke Medan untuk selanjutnya menuju Aceh awal Januari 2026, selanjutnya tanggal 1 sd 2 Februari 2026 ke Agam,” kata Rizky.
Ketua Kegiatan Achmad Jamil di Agam menyampaikan, bantuan dikirimkan di Kecamatan Palambayan, Kanagarian, Salareh Air. Bantuan diantar langsung di rumah hunian sementara dan rumah-rumah warga terdampak. (put)










Discussion about this post