Avesiar – Jakarta
Persahabatan antara Indonesia dan Tailan semakin hangat melalui pemberian cenderamata khusus dari Perdana Menteri (PM) Kerajaan Tailan, Anutin Charnvirakul, kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
Dikutip dari laman Sekretariat Negara, Rabu (5/8/2026), dalam kunjungan resminya ke Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin (03/08/2026), PM Tailan tersebut memberikan tanda kehormatan militer dari Kerajaan Tailan berupa Medali Special Warfare Command, Royal Thai Army.
Tidak hanya itu, Presiden Prabowo juga menerima dekorasi pendamping lainnya berupa baret merah yang melambangkan Pasukan Khusus Tailan dan airborne aiguillette atau tali ornamen yang menjadi simbol keberanian, kesiapan tugas, dan kehormatan. Ini menjadi kali pertama seorang Kepala Negara asing dianugerahi baret merah Pasukan Khusus Tailan.
Melalui pernyataan pers bersama, PM Anutin menyampaikan bahwa Presiden Prabowo merupakan sosok prajurit yang dipuji oleh angkatan bersenjata Tailan. Tanda kehormatan militer tersebut, kata PM Anutin, diberikan kepada Presiden Prabowo sebagai bentuk penghormatan atas pengabdiannya kepada bangsa dan negara.
“Oleh karena itu, angkatan bersenjata Tailan menyerahkan cenderamata kepada Bapak Presiden Prabowo sebagai bentuk penghormatan,” ucap PM Anutin.
Prabowo pun menyampaikan apresiasi tinggi kepada pemerintah Kerajaan Tailan atas kehormatan yang diberikan. Presiden Prabowo menilai bahwa penghargaan ini menjadi cerminan atas kepercayaan dan eratnya hubungan kedua negara.
“Penghargaan ini di luar dugaan saya dan saya anggap sebagai cerminan dari kepercayaan, persahabatan, saling menghormati dan eratnya hubungan antara Indonesia dan Tailan,” tegasnya.
Kedekatan hubungan Indonesia dan Tailan yang terus berkembang, semakin mesra melalui penganugerahan tanda kehormatan tersebut. Hubungan bilateral itu tidak hanya dalam bidang diplomasi dan ekonomi, namun juga melalui kerja sama pertahanan dan militer yang dilandasi semangat saling menghormati, saling percaya, dan persahabatan yang telah terjalin erat selama puluhan tahun. (ard)











Discussion about this post