• Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT!
    • Kanal Kamu Kuat
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Nasional & Opini

Virus Corona Makin Merebak, Kemnaker Hentikan Pengiriman Tenaga Kerja ke China dan Sekitarnya

by Avesiar
5 Februari 2020 | 15:00 WIB
in Nasional & Opini, Sosial
Reading Time: 2 mins read
A A
Virus Corona Makin Merebak, Kemnaker Hentikan Pengiriman Tenaga Kerja ke China dan Sekitarnya

Direktur Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Luar Negeri (PPTKLN) Kementerian Ketenagakerjaan Eva Trisiana. (Foto : via tribunnews.com)

Kementerian Tenaga Kerja memperketat pengiriman tenaga kerja atau Pekerja Migran Indonesia (PMI). Hal ini dilakukan sebagai upaya pencegahan dan perlindungan tenaga kerja Indonesia dengan adanya novel corona.

“Yang jelas ke Tiongkok sudah di-stop, karena WNI sendirikan juga sudah tidak boleh, jadi kita stop pengirimannya,” jelas Direktur PPTKLN Kemnaker RI, Eva Trisiana dalam tayangan Metro TV, Rabu (5/2/2020).

Eva menjelaskan, beberapa daerah di luar daratan China diberlakukan pembatasan pengiriman. “Untuk wilayah di luar daratan Tiongkok, seperti Taiwan, Hongkong, kita lakukan pengetatan. Yang semula jumlahnya agak banyak, kita kurangi untuk antisipasi,” tuturnya.

Upaya memperketat pengiriman PMI itu, salah satunya dilakukan dengan tes kesehatan. “Screening kesehatan, kita lihat juga dari jabatannya kalo itu rentan dengan penularan pasti akan kita batasi.”

Menurut Eva, jumlah PMI di dataran Tiongkok terhitung kecil dari total keseluruhan WNI yaitu sebanyak 1921 jiwa. “Itu mungkin kurang dari 10 persen, saya bisa katakan 7-8 persen (PMI).”

“Mayoritas dari 1921 WNI itu adalah pelajar, bisa dikatakan jumlah pekerja imigrannya itu di bawah 100 (orang),” ujarnya. Sampai saat ini, belum ada keluhan dari tenaga kerja yang berada di China. Eva menjelaskan, tenaga kerja Indonesia tersebar di beberapa daerah di luar Provinsi Hubei

Sejumlah daerah ini memiliki kondisi keamanan lebih tinggi dari serangan virus corona. “Di dataran Tiongkok sendiri kan ada 15 titik yang menjadi pusat karantina, termasuk Provinsi Hubei itu.” “Itu (Pekerja Migran Indonesia) nggak ada di situ, jadi di luar itu, jadi relatif aman,” tutur Eva.

Kemnaker dalam hal ini terus memonitor tenaga kerja Indonesia lewat kedutaan setempat. “Ibu Menteri Tenaga Kerja, Ida Fauziyah sudah melakukan teleconference dengan para tenaga kerja kita, dibawah koordinasi kedutaan, mereka sudah ada SOP yang baik untuk tindakan preventif.”

Bacaan Terkait :

Iran Tetap Menegaskan Keberadaannya Atas Selat Hormuz, Kapal Tanker Diserang di Lepas Pantai Qatar

Hukum Honorarium Pengacara atau Advokat Sesuai Pembelaaannya

Beban Biaya Jemaah Haji Turun Rp3,4 Juta, Pemerintah-DPR Sepakati BPIH 2027

Laporan Kongres Sebut Kerugian Militer Besar dari AS Atas Perang yang Dipaksakan Terhadap Iran

Tentara dan Warga Israel Terganggu Kejiwaannya Sejak Perang Gaza, Hampir Satu Juta Telpon ke Layanan Kejiwaan

Lima Emas, 11 Perak, dan 23 Perunggu, Jadi Oleh-oleh Membanggakan Kontingen Indonesia dari Asian Games Aichi-Nagoya

Berkilaunya 7 Jenderal di HUT ke-81 TNI Ketika Presiden Prabowo Anugerahkan Bintang Mahaputera

Load More

“Jadi walaupun, jumlah PMI kita di Hongkong maupun Taiwan cukup banyak, tapi relatif aman,” kata Eva. Sampai saat ini belum ada permintaan evakuasi dari para tenaga kerja di China jelasnya.

“Kebetulan kedutaan, Atnaker (Atase Ketenagakerjaan) kita membagikan masker kepada PMI kita.” Eva juga menghimbau agar Pekerja Migran Indonesia (PMI) melapor ke kedutaan agar mudah didata terutama di saat-saat seperti ini “Semua pekerja migran Indonesia di luar negeri mendatakan dirinya di perwakilan, agar jika terjadi hal seperti ini kita cepat penangannya,” jelasnya.

238 WNI dari Wuhan Dievakuasi
Sebelumnya, pemerintah telah mengevakuasi sebanyak 238 WNI dari Wuhan, China. Mereka dikarantina selama 14 hari untuk memastikan tidak ada yang terjangkit virus corona. Selain itu, 42 orang penjemput juga turut diobservasi kesehatannya. Proses karantina ini dilakukan di hanggar milik Lanud Raden Sadjad, Kabupaten Natuna.

Kepala BNPB Letjen TNI, Doni Monardo dalam keterangan tertulis mengatakan hanggar yang digunakan untuk observasi WNI dari Wuhan cukup luas sehingga mereka bisa melakukan aktivitas dengan nyaman.

“Bahkan lokasinya juga terbilang jauh dengan bandara sipil, jadi tidak ada yang perlu dicemaskan. Yang terpenting para WNI tersebut bisa berolahraga dengan suasana alam yang masih alami,” ungkap Doni, Sabtu (1/2/2020) dikutip dari Kompas.com.

Menteri Kesehatan menjelaskan, sebenarnya ada 245 WNI yang akan dievakuasi, namun 7 diantaranya tidak lolos pemeriksaan dan memilih untuk tetap tinggal di China.

“Empat orang menyatakan untuk tidak mau berangkat karena lebih nyaman di sana. Meski kita sudah tawarkan semua,” ujar Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto dikutip dari Kompas.com.

Sedangkan 3 orang tidak lolos uji pemeriksaan yang dilakukan Pemerintah China. (ave/dikutip dari tribunnews.com, tayang Rabu (05/02/2020)

ShareTweetSendShare
Previous Post

Turki-Suriah Memanas, Pangkalan Militer Rusia Diserang Bom?

Next Post

Mengapa Udara Dingin Bikin Sering Buang Air Kecil?

Mungkin Anda Juga Suka :

Hukum Honorarium Pengacara atau Advokat Sesuai Pembelaaannya

Hukum Honorarium Pengacara atau Advokat Sesuai Pembelaaannya

8 Oktober 2026

...

Beban Biaya Jemaah Haji Turun Rp3,4 Juta, Pemerintah-DPR Sepakati BPIH 2027

Beban Biaya Jemaah Haji Turun Rp3,4 Juta, Pemerintah-DPR Sepakati BPIH 2027

7 Oktober 2026

...

Berkilaunya 7 Jenderal di HUT ke-81 TNI Ketika Presiden Prabowo Anugerahkan Bintang Mahaputera

Berkilaunya 7 Jenderal di HUT ke-81 TNI Ketika Presiden Prabowo Anugerahkan Bintang Mahaputera

5 Oktober 2026

...

Komdigi Gandeng Polri Investigasi Pengedar Data Pribadi Ilegal, Buntut Kebocoran Data Lama yang Kembali Beredar

Komdigi Gandeng Polri Investigasi Pengedar Data Pribadi Ilegal, Buntut Kebocoran Data Lama yang Kembali Beredar

4 Oktober 2026

...

Resmi Kapolri, Jenderal Suyudi Fokus Pelayanan Publik, Penegakan Hukum yang Adil, Dekat dengan Masyarakat, dan Evaluasi Program

Resmi Kapolri, Jenderal Suyudi Fokus Pelayanan Publik, Penegakan Hukum yang Adil, Dekat dengan Masyarakat, dan Evaluasi Program

2 Oktober 2026

...

Load More
Next Post
Mengapa Udara Dingin Bikin Sering Buang Air Kecil?

Mengapa Udara Dingin Bikin Sering Buang Air Kecil?

Anies Tersenyum Saat Disapa, Prabowo: Hatinya Kira-kira Gerindra

Anies Tersenyum Saat Disapa, Prabowo: Hatinya Kira-kira Gerindra

Discussion about this post

TERKINI

Iran Tetap Menegaskan Keberadaannya Atas Selat Hormuz, Kapal Tanker Diserang di Lepas Pantai Qatar

8 Oktober 2026

Hukum Honorarium Pengacara atau Advokat Sesuai Pembelaaannya

8 Oktober 2026

Beban Biaya Jemaah Haji Turun Rp3,4 Juta, Pemerintah-DPR Sepakati BPIH 2027

7 Oktober 2026

Laporan Kongres Sebut Kerugian Militer Besar dari AS Atas Perang yang Dipaksakan Terhadap Iran

7 Oktober 2026

Tentara dan Warga Israel Terganggu Kejiwaannya Sejak Perang Gaza, Hampir Satu Juta Telpon ke Layanan Kejiwaan

6 Oktober 2026

Lima Emas, 11 Perak, dan 23 Perunggu, Jadi Oleh-oleh Membanggakan Kontingen Indonesia dari Asian Games Aichi-Nagoya

6 Oktober 2026

Berkilaunya 7 Jenderal di HUT ke-81 TNI Ketika Presiden Prabowo Anugerahkan Bintang Mahaputera

5 Oktober 2026

Ada Indikasi AS dan Israel Kembali Menyerang, Jenderal Iran Ancam Akan Balas Lebih Keras Termasuk ke Sekutunya

5 Oktober 2026

Kenali “Dry Begging”, Bentuk Manipulasi Emosional yang Terjadi di Kehidupan Sehari-hari

4 Oktober 2026

Komdigi Gandeng Polri Investigasi Pengedar Data Pribadi Ilegal, Buntut Kebocoran Data Lama yang Kembali Beredar

4 Oktober 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© 2017 Avesiar.com - All Rights Reserved

  • Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT!
    • Kanal Kamu Kuat
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video