• Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home World Politic

Seteru China-AS Kian Memanas, Beijing Bersiap Kerahkan 2 Kapal Induk

by Avesiar
27 Mei 2020 | 22:07 WIB
in Politic, World
Reading Time: 2 mins read
A A
Seteru China-AS Kian Memanas, Beijing Bersiap Kerahkan 2 Kapal Induk

Kapal induk Liaoning milik militer China. Foto/REUTERS via sindonews.com

BEIJING

Beijing dilaporkan bersiap untuk mengerahkan dua kapal induk ke lepas pantai Taiwan. Laporan ini muncul di tengah ketegangan yang memanas antara China dan Amerika Serikat (AS), di mana kedua pihak sudah di ambang Perang Dingin baru.

Kapal Liaoning dan Shandong saat ini (27/5/2020) terlibat dalam pelatihan kesiapan tempur di Teluk Bohai yang dikontrol ketat, di Laut Kuning. Menurut laporan media pemerintah China, Global Times, kedua kapal tempur raksasa itu selanjutnya akan bergabung dengan latihan perang invasi di dekat Pulau Pratas.

Ini akan menjadi yang pertama kalinya bagi China untuk mengerahkan dua kapal induk sekaligus dan langkah ini memicu kekhawatiran di pihak Taiwan akan kemungkinan invasi ke pulau Pratas, yang kemudian dapat digunakan sebagai titik pementasan untuk serangan di daratan Taiwan.

Manuver ini dilakukan Beijing setelah mengancam akan menyatukan kembali Taiwan dengan China ketika Presiden AS Donald Trump mengatakan dia bisa memutuskan seluruh hubungan Amerika dengan China.

Ketegangan telah memanas antara AS dan China tentang asal-usul virus corona SARS-CoV-2 penyebab Covid-19 yang saat ini menjadi pandemi global.

AS mengatakan pada Jumat pekan lalu bahwa mereka akan melarang perdagangan dengan 33 perusahaan China.

Tetapi Menteri Luar Negeri China Wang Yi mengatakan bahwa tindakan AS itu akan berisiko pecahnya Perang Dingin baru. Dia menolak tuduhan Washington bahwa Beijing berbohong terkait penanganannya terhadap pandemi Covid-19. Dia juga menegaskan bahwa Beijing terbuka untuk upaya internasional dalam menemukan sumber pandemi Covid-19.

Bacaan Terkait :

Menyayat Hati, 8.000 Jenazah Masih Terperangkap di Puing-puing Reruntuhan di Gaza di Tengah 72.000 Jiwa Korban Genosida Israel

Mencermati Hukum Shalat Fardhu di Akhir Waktu Beralasan Menjaga Wudhu

Mengklaim Perang Telah Berakhir, Lebih Baik Tidak Membuat Kesepakatan Sama Sekali dengan Iran

Jadwal Rencana Keberangkatan Jemaah Haji 1447 H, Puncak, dan Kepulangan ke Indonesia

Cara Agar Tidak Terkena PHK, Mengatasi Stress Jika Terkena PHK, dan Tips Move On

Persediaan Rudal dan Drone Iran Cukup untuk Perang Selama Bertahun-tahun, Kata Anggota Parlemen

Kepiawaian Vivi Herlambang, Pasang Surut Kehidupan Single Parent Tempa Sukses 30 Tahun di Perhotelan

Load More

Wang Yi mengatakan Amerika Serikat telah terinfeksi oleh “virus politik” yang memaksa tokoh-tokoh di Amerika untuk terus menyerang China.

“Ini telah menjadi perhatian kita bahwa beberapa kekuatan politik di AS mengambil sandera hubungan China-AS dan mendorong kedua negara kita ke ambang Perang Dingin baru,” katanya.

Sebuah laporan baru dari Council on Foreign Relations, sebuah lembaga think tank AS, mengatakan latihan perang bisa mengambil risiko konfrontasi militer di Laut China Selatan yang melibatkan Amerika Serikat dan China. “Yang bisa meningkat secara signifikan dalam 18 bulan ke depan,” bunyi laporan tersebut.

Merebut pulau-pulau terpencil akan mewakili eskalasi permusuhan yang serius dan dapat menyeret AS yang berkomitmen membela Taiwan.

Taiwan memisahkan diri dari China pada tahun 1949, tapi Beijing menganggap pulau itu sebagai provinsi China yang membangkang dan telah berjanji akan mengambilnya kembali dengan paksa jika perlu pada tahun 2050.

Media-media yang dikontrol pemerintah China dalam laporannya mengatakan ada gelombang dukungan publik untuk invasi militer ke Taiwan.

Salah satu contohnya adalah serangkaian gambar pertempuran yang membangkitkan semangat yang dikeluarkan oleh Sichuan Fine Arts Institutedi media sosial yang menggambarkan pertempuran di luar Istana Kepresidenan Taiwan. Dalam gambar-gambar itu, para marinir AS terlihat terkapar di tanah.

Contoh lain adalah di Naval and Merchant Ships Magazine yang dikontrol oleh negara China menjelaskan secara rinci bagaimana serangan terhadap Taiwan. Laporan ini dirilis pada hari yang sama saat Presiden Taiwan Tsai Ing-wen dilantik untuk masa jabatan periode kedua.

“Dalam sekitar empat menit, kekuatan udara Taiwan rusak parah dan pesawat-pesawat Taiwan yang sudah lepas landas, akan ditembak jatuh dengan rudal S-400,” bunyi laporan tersebut.

“Setelah hampir dua jam … semua pangkalan pertahanan anti-udara hancur, dan sebagian besar pesawat tempur Taiwan rusak. Yang menunggu mereka adalah serangan putaran kedua setelah fajar”. (ave/sindonews)

ShareTweetSendShare
Previous Post

Beberapa Provinsi Tunjukkan Tak Ada Penambahan Signifikan Kasus Corona

Next Post

Jasa Marga Catat 171.046 Kendaraan Serbu DKI Jakarta

Mungkin Anda Juga Suka :

Menyayat Hati, 8.000 Jenazah Masih Terperangkap di Puing-puing Reruntuhan di Gaza di Tengah 72.000 Jiwa Korban Genosida Israel

Menyayat Hati, 8.000 Jenazah Masih Terperangkap di Puing-puing Reruntuhan di Gaza di Tengah 72.000 Jiwa Korban Genosida Israel

3 Mei 2026

...

Mengklaim Perang Telah Berakhir, Lebih Baik Tidak Membuat Kesepakatan Sama Sekali dengan Iran

Mengklaim Perang Telah Berakhir, Lebih Baik Tidak Membuat Kesepakatan Sama Sekali dengan Iran

2 Mei 2026

...

Persediaan Rudal dan Drone Iran Cukup untuk Perang Selama Bertahun-tahun, Kata Anggota Parlemen

Persediaan Rudal dan Drone Iran Cukup untuk Perang Selama Bertahun-tahun, Kata Anggota Parlemen

30 April 2026

...

AS Belanjakan 25 Miliar Dolar AS untuk Perang Melawan Iran, Ungkap Pejabat AS

AS Belanjakan 25 Miliar Dolar AS untuk Perang Melawan Iran, Ungkap Pejabat AS

29 April 2026

...

Dijadikan Lelucon ‘Janda yang Sedang Hamil’, Melania Trump Minta ABC Pecat Jimmy Kimmel

Dijadikan Lelucon ‘Janda yang Sedang Hamil’, Melania Trump Minta ABC Pecat Jimmy Kimmel

27 April 2026

...

Load More
Next Post
Jasa Marga Catat 171.046 Kendaraan Serbu DKI Jakarta

Jasa Marga Catat 171.046 Kendaraan Serbu DKI Jakarta

Jokowi Terapkan New Normal, WHO: Gelombang Pertama Covid-19 Belum Berakhir

Jokowi Terapkan New Normal, WHO: Gelombang Pertama Covid-19 Belum Berakhir

Discussion about this post

TERKINI

Menyayat Hati, 8.000 Jenazah Masih Terperangkap di Puing-puing Reruntuhan di Gaza di Tengah 72.000 Jiwa Korban Genosida Israel

3 Mei 2026

Mencermati Hukum Shalat Fardhu di Akhir Waktu Beralasan Menjaga Wudhu

3 Mei 2026

Mengklaim Perang Telah Berakhir, Lebih Baik Tidak Membuat Kesepakatan Sama Sekali dengan Iran

2 Mei 2026

Jadwal Rencana Keberangkatan Jemaah Haji 1447 H, Puncak, dan Kepulangan ke Indonesia

2 Mei 2026

Cara Agar Tidak Terkena PHK, Mengatasi Stress Jika Terkena PHK, dan Tips Move On

1 Mei 2026

Persediaan Rudal dan Drone Iran Cukup untuk Perang Selama Bertahun-tahun, Kata Anggota Parlemen

30 April 2026

Kepiawaian Vivi Herlambang, Pasang Surut Kehidupan Single Parent Tempa Sukses 30 Tahun di Perhotelan

30 April 2026

AS Belanjakan 25 Miliar Dolar AS untuk Perang Melawan Iran, Ungkap Pejabat AS

29 April 2026

Gigihnya Amiruddin Tumanggor, Anak Desa yang Merantau Jadi Cleaning Service, Kini Punya Kampus & SMK

29 April 2026

Tangguhnya Alice Callista, Pernah Hopeless Bangun dari Tidur, Lalu Bangkit, dan Majukan 46 Resto dll

28 April 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© 2017 Avesiar.com - All Rights Reserved

  • Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video