• Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Nasional & Opini

MCCC Tak Ingin Idul Adha dan Kurban Menjadi Klaster Baru Covid-19

by Avesiar
24 Juni 2020 | 20:57 WIB
in Nasional & Opini
Reading Time: 1 min read
A A
MCCC Tak Ingin Idul Adha dan Kurban Menjadi Klaster Baru Covid-19

Ketua MCCC Agus Samsudin. Foto/ist via sindonews.com

JAKARTA

Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC) meminta masyarakat mematuhi protokol kesehatan Covid-19 dalam melaksanakan salat Idul Adha dan kurban.

Ketua MCCC Agus Syamsuddin mengatakan kalau bisa salat Idul Adha tetap dilaksanakan di rumah masing-masing. Tentu pertimbangannya adalah penyebaran Covid-19 yang masih belum mereda. Apalagi saat ini jumlah kasus positif setiap harinya mencapai 1.000 orang.

“Kalau tetap dilakukan di tempat yang jumlahnya tidak banyak. Biasanya pemerintah menerapkan maksimum 30 orang. Sekali lagi, daerahnya di zona hijau. Karena kondisinya masih dalam ketidakpastian, sebaiknya di rumah. Takbir dilaksanakan di rumah dan tidak mudik kemana-mana,” ujarnya dalam konferensi pers daring, Rabu (24/6/2020).

MCCC juga menaruh perhatian pada pelaksanaan kurban yang biasanya mengundang kerumunan orang. Masyarakat biasanya bergotong royong dlaam menyembelih, serta memotong dan membagikan dagingnya.

Agus menerangkan kurban sebaiknya diserahkan kepada orang lain atau melalui lembaga amil zakat, seperti Lazismu. Jika tetap ingin melakukan penyembelihan hewan, harus ada pembatasan orang yang hadir dan hewan pada satu waktu.

Artinya, jika biasanya dalam satu tempat bisa menyembelih 10 sapi dan 25 ekor kambing, maka harus dibatasi. “Yang manageable bisa dilakukan dalam waktu 3 jam. Waktunya sependek dan sepadat mungkin,” ucapnya.

(Baca: Muhammadiyah Anjurkan Salat Idul Adha di Lapangan Tetap Ditiadakan)

Bacaan Terkait :

Google Diduga Memecat Insinyur AI Karena Memprotes Pekerjaan untuk Pemerintah Israel dalam Kejahatan Perang

Tikus ‘Menyerbu ‘Pangkalan Pelatihan AL Israel di Haifa Hingga Bau Busuk, Dapur Dikuasai dan Masuk ke Panci

Penyakit Hati yang Merusak Diri Menurut Al Qur’an dan Hadits

Direktur Pusat Islam San Diego Mengutuk Serangan Islamophobia di Masjid San Diego

Warga AS Menanggung Biaya Bahan Bakar Tambahan Lebih dari  40 Miliar Dolar Setelah Sejak Ikut Israel Perang Menyerang Iran

Berkontribusi Besar Mencetak SDM Unggul, PTS Harus Setara dengan Kampus Negeri

Luwesnya Chintya Dian Astuti, Wakil Ketua Kadin Pelestarian Hutan & Sungai Konsisten Jaga Lingkungan

Load More

Agus memperkirakan penyembelihan di rumah pemotongan hewan (RPH) akan penuh pada Idul Adha tahun ini. Untuk itu, penting untuk mempersiapkan alat pelindung diri, seperti kaos tangan, hand sanitizer, dan face shield.

Dalam pembagian daging tetap menjalankan protokol kesehatan, seperti menjaga jarak, menggunakan masker, dan tidak membuat kerumunan warga. “Kami tidak ingin sholat Idul Adha dan penyembelihan ini menjadi klaster baru Covid-19,” pungkasnya. (ave/sindonews)

ShareTweetSendShare
Previous Post

Khutbah Rasulullah di Pernikahan Ali dan Fatimah

Next Post

Ini Bukti Hantu Resesi Makin Jelas Penampakannya di Indonesia

Mungkin Anda Juga Suka :

Judi Online Makan Korban 200 Ribu Anak Indonesia, Termasuk 80 ribu Anak di Bawah 10 Tahun

Judi Online Makan Korban 200 Ribu Anak Indonesia, Termasuk 80 ribu Anak di Bawah 10 Tahun

16 Mei 2026

...

Fatayat NU Memperingati Harlah Ke-76 dengan Ziarah dan Aksi Sosial Serentak

Fatayat NU Memperingati Harlah Ke-76 dengan Ziarah dan Aksi Sosial Serentak

25 April 2026

...

Pematangan Giant Sea Wall Pantura Dipercepat, Ratas Dipimpin Presiden Prabowo

Pematangan Giant Sea Wall Pantura Dipercepat, Ratas Dipimpin Presiden Prabowo

21 April 2026

...

Wilayah Udara Spanyol Ditutup untuk Pesawat AS yang Terlibat dalam Serangan di Iran

Iran Memaksa AS Akui Sistem Pertahanannya yang Murah dan Efektif

19 April 2026

...

Imbas Naiknya Kekerasan Perempuan di Ruang Digital, Pemerintah Awasi dan Bisa Tutup Platform yang Abai

Imbas Naiknya Kekerasan Perempuan di Ruang Digital, Pemerintah Awasi dan Bisa Tutup Platform yang Abai

18 April 2026

...

Load More
Next Post
Ini Bukti Hantu Resesi Makin Jelas Penampakannya di Indonesia

Ini Bukti Hantu Resesi Makin Jelas Penampakannya di Indonesia

Daftar Zona Hijau dan Zona Kuning Covid-19 di Indonesia

Daftar Zona Hijau dan Zona Kuning Covid-19 di Indonesia

Discussion about this post

TERKINI

Google Diduga Memecat Insinyur AI Karena Memprotes Pekerjaan untuk Pemerintah Israel dalam Kejahatan Perang

22 Mei 2026

Tikus ‘Menyerbu ‘Pangkalan Pelatihan AL Israel di Haifa Hingga Bau Busuk, Dapur Dikuasai dan Masuk ke Panci

21 Mei 2026

Penyakit Hati yang Merusak Diri Menurut Al Qur’an dan Hadits

21 Mei 2026

Direktur Pusat Islam San Diego Mengutuk Serangan Islamophobia di Masjid San Diego

20 Mei 2026

Warga AS Menanggung Biaya Bahan Bakar Tambahan Lebih dari  40 Miliar Dolar Setelah Sejak Ikut Israel Perang Menyerang Iran

19 Mei 2026

Berkontribusi Besar Mencetak SDM Unggul, PTS Harus Setara dengan Kampus Negeri

19 Mei 2026

Luwesnya Chintya Dian Astuti, Wakil Ketua Kadin Pelestarian Hutan & Sungai Konsisten Jaga Lingkungan

18 Mei 2026

Jemaah Lansia dan Risiko Tinggi Akan Ikut Skema Murur, Kurangi Kepadatan di Muzdalifah

17 Mei 2026

Judi Online Makan Korban 200 Ribu Anak Indonesia, Termasuk 80 ribu Anak di Bawah 10 Tahun

16 Mei 2026

Man with Leaps, Guz Reza Syarief yang Kini Tidak Hanya Memotivasi Seni Memimpin, Tapi Juga Berdakwah

16 Mei 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© 2017 Avesiar.com - All Rights Reserved

  • Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video