• Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Syar'i Harmoni Keluarga

Tidur Siang Membuat Anak Lebih Bahagia, Performa Akademik Lebih Bagus

by Ave Rosa
5 Oktober 2021 | 22:23 WIB
in Harmoni Keluarga
Reading Time: 5 mins read
A A
Tidur Siang Membuat Anak Lebih Bahagia, Performa Akademik Lebih Bagus

ILUSTRASI. freepik

Avesiar.com

Orang tua tidak perlu khawatir anaknya akan sulit tidur di malam hari bila sudah tidur siang. Ada banyak manfaat tidur siang bagi anak. Bahkan, tidur siang disebut-sebut bisa meningkatkan kecerdasan anak.

Pertumbuhan dan perkembangan yang dialami anak akan menguras banyak energi. Oleh karena itu, selain mencukupkan asupan dan kebutuhan nutrisinya, anak juga butuh tidur lebih banyak daripada orang dewasa. Nah, salah satu cara nya adalah dengan tidur siang.

Manfaat Tidur Siang untuk Anak

Selain mencukupi kebutuhan tidur harian anak, membiasakan anak untuk tidur siang juga akan memberikan beragam manfaat, yaitu:

1. Mengembalikan energi anak

Sama seperti orang dewasa, tidur siang juga bisa membantu mengisi ulang energi anak. Terlebih lagi, anak kerap merasa kelelahan karena aktivitas fisik, termasuk anak bermain di luar rumah, dan proses belajar yang ia lakukan.

Dengan tidur siang, anak menjadi lebih rileks dan segar, sehingga bisa kembali melanjutkan aktivitasnya.

Bacaan Terkait :

No Content Available
Load More

2. Mempermudah anak tidur di malam hari

Tidur siang dapat membantu mengurangi rasa lelah akibat seharian bermain dan beraktivitas. Kelelahan adalah salah satu faktor yang dapat memicu anak lebih sulit tidur di malam hari. Itulah sebabnya, tidur siang justru akan membuat anak lebih mudah tidur di malam hari.

3. Mendukung proses belajar anak

Tidur siang dapat membantu anak mengingat hal-hal yang sudah mereka pelajari. Tak hanya itu, mereka pun akan lebih mampu untuk fokus.

Penelitian juga menunjukkan bahwa anak-anak yang tidur siang lebih unggul dalam permainan yang mengandalkan ingatan. Manfaat ini akan semakin optimal bila tidur siang dilakukan secara rutin.

4. Menjaga berat badan anak tetap sehat

Penelitian menunjukkan bahwa anak yang tidak cukup tidur atau memiliki pola tidur yang tidak teratur akan lebih mudah mengalami obesitas. Hal ini dikaitkan dengan munculnya kecenderungan anak untuk makan lebih banyak saat ia lelah.

Ketika anak mengalami peningkatan nafsu makan, mereka juga cenderung memilih makanan dengan kandungan nutrisi yang kurang baik. Selain itu, kelelahan juga akan membuat anak kurang aktif, sehingga berat badan pun lebih mudah naik.

5. Memperbaiki suasana hati anak

Anak-anak yang tidur siang dinilai memiliki suasana hati lebih baik daripada anak-anak yang tidak tidur siang. Penelitian pun menyatakan bahwa anak usia di bawah lima tahun (balita) yang tidak tidur siang, lebih sering gelisah dan memberikan reaksi yang lebih buruk terhadap peristiwa kurang menyenangkan.

6. Tidur siang bisa mencegah anak mudah marah.

Dilansir dari laman St. Louis Children’s Hospital, anak yang tidur siang setiap hari cenderung tidak mudah tersinggung dibandingkan dengan yang tidak tidur siang.

Berapa Lama Sebaiknya Anak Tidur Siang?

Durasi tidur siang yang disarankan adalah sekitar 90 menit. Bila dirasa kurang, Bunda bisa menjadwalkan 2 kali waktu tidur siang. Hal ini tergantung kebutuhan tidur yang diperlukan oleh anak.

Misalnya, anak usia 1-2 tahun membutuhkan tidur 14 jam. Nah, Bunda bisa membagi waktu tidurnya menjadi 11 jam untuk tidur malam dan 3 jam tidur siang. Tidur siang pertama bisa dilakukan di pagi hari setelah sarapan, kemudian yang kedua dilakukan siang hari setelah makan siang.

Durasi tidur siang yang dibutuhkan anak akan semakin berkurang seiring bertambahnya usia. Anak berusia 6 tahun ke atas biasanya hanya membutuhkan waktu tidur siang sekitar 30 menit.

Cara Mudah Membantu Anak Tidur Siang

Ketika sedang bermain atau melakukan aktivitas, tak jarang anak-anak menolak tidur siang. Bila hal ini terjadi, ada beberapa trik bisa Bunda lakukan, yaitu:

1. Menjadikan tidur siang sebagai rutinitas

Bunda bisa mengatur jadwal tidur siang pada waktu dan tempat yang sama setiap hari. Mengatur jadwal yang sama setiap harinya akan menjadikan tidur siang sebagai rutinitas, sehingga anak akan lebih mudah mengikutinya.

2. Memberlakukan “waktu diam”

Bunda bisa memberi “waktu diam” sebelum tidur sebagai masa transisi dari bermain ke waktu tidur. Misalnya, Bunda bisa membawa anak ke tempat tidur saat waktu tidur siang tiba dan membiarkan Si Kecil tertidur dengan sendirinya.

Sebisa mungkin jangan memaksa anak untuk tidur, karena akan memicu perlawanan dari anak dan mempersulit mereka untuk tidur.

3. Memperbanyak aktivitas di pagi hari

Bunda juga bisa meperbanyak aktivitas Si Kecil di pagi hari, misalnya mengajaknya jalan ke pasar, lari pagi, atau memasukkannya ke playgroup. Anak yang banyak beraktivitas di pagi hari biasanya akan merasa lebih lelah di siang hari dan lebih mudah diajak tidur siang.

4. Membuat suasana ruang tidur yang nyaman

Ruangan dan suasana yang nyaman dan sejuk juga dapat membuat anak lebih mudah tertidur. Oleh karena itu, Bunda sebaiknya mengatur agar kamar tidur Si Kecil dalam keadaan bersih, sejuk, dan dengan pencahayaan yang redup atau gelap.

Penelitian Menyatakan Anak yang Tidur Siang Lebih Bahagia

Penelitian terbaru dari Universitas Pennsylvania dan Universitas California mencoba mempelajari dampak tidur siang bagi anak yang beranjak remaja. Hal ini dilakukan di Cina, di mana warganya memiliki kebiasaan tidur siang yang dilanjutkan pada sekolah menengah, bahkan hingga dewasa.

Hasilnya didapatkan bahwa anak yang sering tidur siang akan lebih bahagia, memiliki performa akademik yang lebih baik, dan lebih sedikit mengalami gangguan tingkah laku.

Sekitar 3000 anak sekolah dasar kelas 4, 5, dan 6 di Cina dilibatkan dalam penelitian ini. Data yang dikumpulkan berupa frekuensi dan durasi tidur siang, tolak ukur psikologis seperti tingkat kebahagiaan, serta pengukuran fisik berupa indeks massa tubuh dan kadar gula darah.

Para guru juga dilibatkan dalam mencari data mengenai tingkah laku dan performa anak di sekolah.Setelah data tersebut diolah, ditemukan adanya hubungan kuat antara tidur siang selama 30-60 menit setidaknya 3 kali dalam seminggu dengan hasil positif pada area tertentu.

Anak yang tidur siang akan lebih bahagia, memiliki kontrol diri yang baik, dan lebih sedikit memiliki masalah tingkah laku. Selain itu, rata-rata anak memiliki nilai IQ yang lebih tinggi.

Hubungan tidur siang yang paling kuat tampak pada performa akademis anak. Anak yang tidur siang sebanyak 3 kali atau lebih dalam seminggu mengalami peningkatan performa akademis sebesar 7,6 persen.

Peningkatan ini cenderung mencolok pada anak yang duduk di kelas 6 sekolah dasar.Dengan kata lain, semakin banyak tidur di siang hari, semakin banyak keuntungan yang diperoleh anak. Hal ini mudah untuk diterapkan pada anak dan tidak mengganggu kegiatan belajar di sekolah.

Keuntungan lainnya, tidur siang akan mengurangi paparan anak terhadap layar televisi yang juga berpengaruh pada kesehatan dan psikologis anak. (ard/dari berbagai sumber)

Tags: manfaat tidur siang untuk anaktidur siangtidur siang cerdaskan anaktidut siang untuk anak
ShareTweetSendShare
Previous Post

Amnesti untuk Saiful Mahdi Disetujui Presiden, Konfirmasi Mahfud MD

Next Post

Cara Dimudahkan Shalat Subuh Berjamaah

Mungkin Anda Juga Suka :

Menciptakan Keluarga Samawa atau Harmonis ala Imam Al-Ghazali

Menciptakan Keluarga Samawa atau Harmonis ala Imam Al-Ghazali

31 Maret 2026

...

Tuntunan dan Cara Membayar Utang Puasa Ramadhan Bagi Muslimah

Tuntunan dan Cara Membayar Utang Puasa Ramadhan Bagi Muslimah

12 Februari 2026

...

Jenis-jenis Perkawinan yang Bejat di Masa Jahiliyah dan Diganti dengan Pernikahan Suci Islami

Jenis-jenis Perkawinan yang Bejat di Masa Jahiliyah dan Diganti dengan Pernikahan Suci Islami

27 Oktober 2025

...

Apakah Ayah Tiri Wajib Menafkahi Anak Tiri dalam Islam?

Apakah Ayah Tiri Wajib Menafkahi Anak Tiri dalam Islam?

10 Juli 2025

...

Pro-kontra Menambahkan Nama Suami di Belakang Nama Istri, Bolehkah?

Pro-kontra Menambahkan Nama Suami di Belakang Nama Istri, Bolehkah?

5 Mei 2025

...

Load More
Next Post
Cara Dimudahkan Shalat Subuh Berjamaah

Cara Dimudahkan Shalat Subuh Berjamaah

Surga Bagi Istri Sholehah Sesuai Tuntunan Al Qur’an dan Hadits

Surga Bagi Istri Sholehah Sesuai Tuntunan Al Qur’an dan Hadits

Discussion about this post

TERKINI

Paus Leo Tidak Takut pada Trump, Menyebut Dunia Sedang Dihancurkan Segelintir Tiran Saat Berseteru dengan Gedung Putih

16 April 2026

Polemik Alat Vape Disalahgunakan, Menelusuri Hukum Rokok Elektrik

15 April 2026

Saksikan Segera, Podcast Khusus Profesional “Ladders to be Leaders” Mengulas Perjalanan Hidup dan Karir

15 April 2026

AS Repot Berkonflik dengan Iran, Zelenskyy Kecewa Dicuekin Karena Suplai Senjata ke Ukraina Terganggu

15 April 2026

TikTok Lapor Tutup 780 Ribu Akun Anak dan Roblox Belum Dianggap Patuh PP TUNAS, Beberapa Menyatakan Patuh

14 April 2026

Negosiasi Iran dan AS Disebut Akan “Segera” Diadakan Lagi di Islamabad, Iran Menolak Diatur Pengayaan Uranium dan Nuklirnya

14 April 2026

Sufi Wanita yang Akan Menggenggam Tauhid Demi Menagih Janji Allah

13 April 2026

Perundingan di Pakistan Gagal Mendikte Soal Program Nuklir, Trump Ancam Blokade Hormuz dan Serang Infrastruktur Sipil Iran

12 April 2026

Munas XVI IPSI 2026 Dibuka Presiden Prabowo, Pencak Silat Budaya Bangsa Menuju Olimpiade

11 April 2026

Sumber Senior Iran Sebut AS Setuju Cairkan Aset Iran Demi Pembicaraan di Islamabad, Seorang Pejabat AS Membantah

11 April 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© 2017 Avesiar.com - All Rights Reserved

  • Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video