• Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Nasional & Opini

Bursa Ketua Umum PBNU Diikuti 5 Tokoh Ini

by Avesiar
10 Oktober 2021 | 17:47 WIB
in Nasional & Opini
Reading Time: 4 mins read
A A
Bursa Ketua Umum PBNU Diikuti 5 Tokoh Ini

ILUSTRASI. Foto : nu.or.id

Avesiar – Jakarta

Kegiatan akbar lima tahunan Muktamar NU akan digelar pada 23-25 Desember di Lampung. Dalam kegiatan tersebut, akan dipilih Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) untuk periode 2022-2027.

Sejauh ini ada lima nama yang masuk dalam bursa Ketua Umum PBNU. Masing-masing KH Marzuki Mustamar, KH Hasan Mutawakkil Alallah, KH Said Aqil Siraj, KH Bahaudin Nursalim atau Gus Baha, dan KH Yahya Cholil Staquf. 

Berikut ini profil singkat lima nama yang masuk dalam bursa Ketum PBNU:

1. KH Ahmad Bahauddin Nursalim

sindonews

Ahmad Bahauddin Nursalim adalah ulama NU yang biasa disapa Gus Baha. Lahir di Rembang, 29 September 1970, Gus Baha merupakan putra pengasuh pesantren Alquran di kota asalnya yakni Kiai Nursalim.

Melansir laman ‘Ngaji Bareng Gus Baha’, sejak kecil ia sudah diharuskan menghafal Alquran oleh sang ayah. Bahkan, dirinya sudah khatam Alquran di usia yang masih sangat belia. Ayahnya memerintah Gus Baha untuk belajar di pondok pesantren Al Anwar, Rembang dan berada dibawah didikan KH Maimoen Zubair. Sejak belajar di sana, Gus Baha terlihat memiliki minat yang besar dalam ilmu tafsir, hadits dan fiqih. Meskipun sudah terkenal memiliki wawasan yang sangat luas sejak masih menjadi santri, namun Gus Baha tak pernah sombong dan tetap tampil sederhana. Penampilannya yang khas anak pesantren itu menjadi cirinya hingga kini. Banyak masyarakat yang meneladani penampilan dan perilakunya.

2. KH Marzuki Mustamar

Bacaan Terkait :

No Content Available
Load More
sindonews

Marzuki Mustamar adalah tokoh NU kelahiran Blitar, 22 September 1966. Mengutip informasi dalam situs PWNU (Pengurus Wilayah) NU Jawa Timur, ayah Marzuki merupakan seorang kiai yang dihormati di wilayahnya. Marzuki sudah mendapat pendidikan agama Islam yang sangat intens sejak kecil. Bahkan, ia sudah diminta mengajar Alquran saat dukuk di bangku kelas 3 SMP. Pada jenjang perguruan tinggi, Marzuki menuntut ilmu di IAIN Sunan Ampel, Surabaya. Ia juga melanjutkan pendidikan tingkat magisternya di Universitas Islam Lamongan, Jawa Timur.

Di tubuh PWNU Jatim, Marzuki dipecaya mengemban amanah sebagai ketua Tanfidziyah periode 2018–2023, dan merupakan pimpinan Pondok Pesantren Sabiilul Rosyad.

3. KH Hasan Mutawakkil Alallah

sindonews

Pendakwah Jawa Timur, Hasan Mutawakkil Alallah juga merupakan salah satu dari 5 calon Ketua PBNU yang baru. Hasan lahir di Probolinggo, 22 April 1959. Ia masuk ke dalam jajaran pengurus PWNU Jatim.

Hasan sempat menimba ilmu di pesantren wilayah Serang, Rembang. Kemudian, melanjutkan pendidikannya ke Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri dan berada di bawah asuhan KH Mahrus Ali. Saat belajar di pondok pesantren itu, ia sudah sangat tertarik denagn ilmu tafsir, hadits, fiqih dan nahwu. Pendidikan sarjananya itu tempuh di UII Yogyakarta. Namun, di tengah perjalanan Hasan mendapat kesempatan untuk belajar di Universitas Al Azhar, Mesir pada 1983.

Melansir laman NU Jatim, Hasan resmi sebagai ketua MUI Jawa Timur di 2020. Dirinya terpilih secara aklamasi melalui Musda MUI Jatim ke-10, yang dihelat pada 22 hingga 23 Desember 2020.

4. KH Said Aqil Siradj

sindonews

Said Aqil Siradj yang saat ini menjabat sebagai Ketua Umum PBNU kembali masuk dalam daftar calon di periode berikutnya. Said Aqil lahir di 3 Juli 1953 di Cirebon, Jawa Barat. Ia merupakan putra dari pendiri pondok pesantren Kempek, KH Soleh Harun. Tumbuh di keluarga cendikiawan muslim, Said Aqil sudah mempelajari dasar-dasar ilmu sejak kecil.

Said berangkat ke Makkah untuk kuliah di Universitas King Abdul Aziz dan Universitas Umm Al-Qura bersama sang istri, di tahun 1980. Pendidikan sarjana hingga doktoral ia tempuh di universitas itu. 
Berbagai sumber menyebut, Said Aqil sempat bekerja di toko karpet, karena butuh lebih banyak biaya untuk keluarganya. Meskipun ia mendapat beasiswa dari pemerintah Saudi, namun tetap dirasa kurang karena Said Aqil harus pula membiayai anak-anaknya. Pendidikan doktoralnya ia selesaikan di 1994.

Pada 2010, ia terpilih sebagai ketua umum PBNU dalam Muktamar NU ke-32 di Makassar. Said Aqil memimpin PBNU hingga 2015. Ketika itu, ia yang mendapat 294 suara mengalahkan Slamet Effendi Yusuf dengan 210 suara.

Said Aqil kembali terpilih lagi sebagai ketua PBNU periode 2015–2020 saat Muktamar ke-33 NU di Jombang, Jawa Timur. Said unggul dengan menghimpun 287 suara. Sementara, calon lainnya As’ad Said Ali memiliki 107 suara, dan Salahudin Wahid dengan 10 suara.

5. KH Yahya Cholil Staquf

sindonews

Tokoh NU asal Rembang, Yahya Cholil Staquf atau Yahya Cholil Bisri masuk ke dalam daftar calon ketua PBNU. Ia lahir pada 16 Februari 1966, dan merupakan putra dari tokoh NU Jawa Tengah yang juga salah satu pendiri Partai Kebangkitan Bangsa, Cholil Bisri. Yahya yang lahir dan besar di kalangan pesantren, sudah digembleng ilmu agama sejak dini. Dirinya pernah mengenyam pendidikan di Madrasah Al Munawwir, Krapyak, Yogyakarta dan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) Universitas Gadjah Mada/UGM. Selain itu, ia juga menimba ilmu di Makkah.

Yahya pernah menjadi Juru Bicara (Jubir) Presiden ke-4 RI, Abdurrahman Wahid atau Gus Dur. Ia membacakan dekrit presiden, menjelang lengsernya Gus Dur pada 2001. Setelahnya, Yahya aktif di partai besutan ayahnya pada 2005. Namun, silang pendapat yang ada di dalam kubu partai menyebabkan keretakan. Yahya pun mundur dan memiliki menekuni lebih dalam dunia pendidikan.

Demikian nama-nama tokoh NU yang masuk dalam bursa calon Ketua Umum PBNU seperti dilansir sindonews. (ard)

Tags: 5 tokoh NU yang masuk bursa calon ketua umumbursa calon ketum PBNU diikuti 5 tokohBursa Ketua Umum PBNU
ShareTweetSendShare
Previous Post

Permainan Tradisional yang Kerap Mewarnai Masa Bermain Anak (Bagian 2 – Habis)

Next Post

Bareng Hari Pahlawan, Acara Mlaku-mlaku Tunjungan Akan Digelar

Mungkin Anda Juga Suka :

Pemerintah Tetapkan LGBTQ sebagai Ancaman Negara Setara dengan Terorisme, Perpres Nomor 111 Tahun 2025 Disahkan

Pemerintah Tetapkan LGBTQ sebagai Ancaman Negara Setara dengan Terorisme, Perpres Nomor 111 Tahun 2025 Disahkan

6 Juli 2026

...

Warga Nahdliyin Diminta Gelar Munajat dan Riyadhoh Jelang Muktamar Ke-35 NU

Warga Nahdliyin Diminta Gelar Munajat dan Riyadhoh Jelang Muktamar Ke-35 NU

4 Juli 2026

...

Perilaku LGBT Tidak Normal dan Ilegal, Ketum MUI Merespons Menteri HAM Pigai

Perilaku LGBT Tidak Normal dan Ilegal, Ketum MUI Merespons Menteri HAM Pigai

2 Juli 2026

...

Para Jemaah Haji Asal Aceh yang Terlilit Utang Akibat Banjir Menerima Bantuan Saat Kepulangan

Para Jemaah Haji Asal Aceh yang Terlilit Utang Akibat Banjir Menerima Bantuan Saat Kepulangan

1 Juli 2026

...

Pemerintah Didesak Agar Menindak Tegas Fenomena serta Gerakan LGBT Mencontoh Rusia

Pemerintah Didesak Agar Menindak Tegas Fenomena serta Gerakan LGBT Mencontoh Rusia

30 Juni 2026

...

Load More
Next Post
Bareng Hari Pahlawan, Acara Mlaku-mlaku Tunjungan Akan Digelar

Bareng Hari Pahlawan, Acara Mlaku-mlaku Tunjungan Akan Digelar

Rekomendasi Tempat Wisata Jakarta yang Buka di PPKM Level 3 Oktober Ini

Rekomendasi Tempat Wisata Jakarta yang Buka di PPKM Level 3 Oktober Ini

Discussion about this post

TERKINI

Pemerintah Tetapkan LGBTQ sebagai Ancaman Negara Setara dengan Terorisme, Perpres Nomor 111 Tahun 2025 Disahkan

6 Juli 2026

Pemakaman Pemimpin Iran Ali Khamenei Dihadiri Jutaan Orang dan Teriakan “Matilah Amerika dan Israel”

5 Juli 2026

Daftar Kebiasaan Kecil yang Membantu Jalani Hidup Lebih Bahagia dan Sehat, Nomor 8 Cukup Menantang

4 Juli 2026

Warga Nahdliyin Diminta Gelar Munajat dan Riyadhoh Jelang Muktamar Ke-35 NU

4 Juli 2026

Aplikasikan 11 Tips Keuangan di Masa yang Tidak Menentu

3 Juli 2026

Perilaku LGBT Tidak Normal dan Ilegal, Ketum MUI Merespons Menteri HAM Pigai

2 Juli 2026

Kembali Rampas Tanah Palestina, Pemukim Israel Ilegal Bangun Pos Pemukiman Ilegal di Khan al-Ahmar

2 Juli 2026

Tiga Tanda Kucing Sedang Mengalami Tekanan Emosional yang Parah, Menurut Para Ahli

1 Juli 2026

Para Jemaah Haji Asal Aceh yang Terlilit Utang Akibat Banjir Menerima Bantuan Saat Kepulangan

1 Juli 2026

Porak-porandanya Venezuela, Lebih dari 58.000 Bangunan Rusak dan Hancur Menurut Penilaian Awal NASA

30 Juni 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© 2017 Avesiar.com - All Rights Reserved

  • Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video